
Setelah Vito tidur mereka langsung masuk ke dalam kamar, Dian menarik Harry dan mendorong Harry ke atas tempat tidur. Ia sudah tidak sabar untuk meniduri suaminya.
Harry semakin terkejut saja dengan tingkah istri nya, dian benar-benar sangat agresif sekali. Lebih agresif dari dirinya, memang terasa sangat aneh tetapi begitu lah hidup. Terkadang sesuatu hal yang tidak pernah kita duga dapat terjadi pada diri kita sendiri.
"Hey kamu benar-benar agresif sekali." Harry menahan Dian agar tidak banyak bergerak.
"Sayang aku ingin mencium mu," kata Dian.
"Kamu masih gadis tapi seperti ini," ucap Harry.
"Biar saja, siapa yang tidak suka menikah dengan pria yang di incar." Dian membuka satu persatu kancing baju yang Harry pakai.
"Tubuh kamu sempurna," ucap Dian.
Harry hanya diam membiarkan apa yang Dian lakukan pada nya, ia ingin tau seberapa jauh Dian bisa berbuat.
Dalam waktu yang cepat mereka berdua sudah tidak memakai apa apa lagi, Harry benar-benar kagum dengan tubuh istri nya yang ternyata begitu seksi. Ia pikir tubuh Dian tidak bisa seperti mantan istri nya yang seorang model, ternyata ia salah besar.
"Besar sekali, bagaimana bisa.." Dian sampai tidak bisa berkata apa apa melihat bentuk junior suaminya.
__ADS_1
"Vito dari sini sayang," tanya Dian sambil menyenggol nya dengan satu jarinya.
"Hahaha dari mana lagi, kamu pikir dia datang dari langit," ucap Harry.
Harry menarik Dian dan menyerang nya tanpa ampun. Tidak peduli bagaimana Dian berteriak meminta ampun pada nya, sepanjang malam ini suara Dian benar benar habis, ia tidak tau jika malam pertama semenyakitkan ini.
Satu minggu pun berlalu, keluarga baru ini memutuskan untuk pindah ke sebuah rumah yang lebih besar dari apartemen tempat mereka tinggal. Mereka ingin memulai sesuatu yang baru tanpa adanya masa lalu yang masih tertinggal.
Keluarga Harry juga memberikan dukungan penuh, mereka semua sebenarnya cukup kecewa karena Dian dan Harry menggelar pernikahan secara sederhana. Tetapi melihat mereka berdua begitu bahagia, rasa kecewa itu menghilang. Mereka ikut bahagia menyaksikan Harry yang akhirnya mempunyai pasangan sesuai dengan yang mereka inginkan.
Di rumah itu mereka akan memulai nya dari awal, Harry melupakan masa lalu buruk nya dari mantan istri nya. Sedangkan Dian memulai status baru nya, istri dari Harry dan ibu dari Vito. Ia begitu menyayangi mereka berdua.
"Wah rumah ini begitu besar," ucap Vito.
"Mana adik aku," tanya Vito.
"Sayang mana adiknya Vito?" Harry mengedipkan satu mata nya.
Dian langsung menggelengkan kepala nya, ia masih trauma dengan malam pertama nya dengan Harry. Sampai sekarang ia belum mau di sentuh lagi, sampai sekarang juga Dian masih merasakan sakit di bagian intinya. Entah bagaimana bisa itu terjadi, Dian rasa karena ukuran Harry yang tidak ada tandingan nya.
__ADS_1
"Nanti ya sayang, sabar. Membuat anak tidak bisa terburu buru," ucap Dian.
"Iya mah, aku mau berenang yah. Di sana."
"Ayo.."
Mereka bertiga berjalan menuju kolam renang, segera ke-tiga nya langsung masuk ke dalam kolam renang yang cukup luas itu. Karena Vito suka dengan berenang, Harry sengaja mencari rumah dengan kolam renang yang luas.
"Terimakasih mau hidup bersama dengan kami," bisik Harry pada Dian.
"Iya sayang, aku mencintaimu. Kita memulainya kehidupan yang baru di sini, jangan trauma dengan pernikahan mu, aku aja menjadikan kamu raja dari rumah ini." Dian memeluk Harry dengan erat.
"Kamu ratu nya sayang.. Menikah dengan mu, membuat trauma ku di sebuah pernikahan menghilang dengan sendirinya," ucap Harry.
Begitu lah kehidupan, semua akan bahagia jika menemukan seseorang yang tepat, seperti Harry dengan Dian. Keluarga ini sudah lengkap dan bahagia, tidak ada masalah besar yang datang. Mereka menjalani kehidupan penuh dengan kebahagiaan.
..
Tamat.
__ADS_1
..
S 2 besok ya. Cerita nentang Vito, akan panjang seperti nya..