
"vi... udah vi jangan nangisin cowo kaya gitu.. dia ga pantes untuk lo tangisin" ucap hansel sambil memeluk violet.
"hiks.... hiks.... ini semua salah lo! kenapa si lo ga bilang dari awal kalo selama ini arga cuma manfaatin gue?!!" protes violet sambil memukul dada hansel.
"bukan gitu vi.... gue... gue takut ngerusak hubungan lo sama dia"
"hiks... arga cowo brengsek.., berarti dia udah ngerencanain semua ini kan?!!! dia rela pindah ke indonesia cuma buat manfaatin gue doang.. dasar brengsek!"
"cup cup..."
"gue mau laporin dia ke polisi sekarang juga" kata violet sambil melepas pelukannya dan berhenti menangis.
"jangan vi... terlalu beresiko"
"maksudnya?"
"arga itu punya banyak kekuasaan di asia tenggara. keluarganya punya perusahaan yang paling berpengaruh ke 3 di asia tenggara. keluarganya punya banyak cara untuk membebaskan diri." jelas hansel.
"tunggu, maksudnya nyogok gitu?" tanya violet.
hansel menganggukan kepalanya.
"gila! ck! tapi kan keluarga juga gue lebih dari dia! keluarga gue kan juga punya perusahaan lebih berpengaruh dari pada dia! itu juga belom termasuk rengking global" ucap violet.
"lo juga kan? keluarga lo punya perusahaan nomer 1? kenapa lo ga laporin dia aja?! nama perusahaan keluarga lo louis grub kan?" tambahnya.
hansel kembali menganggukan kepalanya.
"gini ya vi... masalah nya, emang keluarga lo
mau repot repot turun tangan juga?! trus ya, perusahaan keluarga kita berdua sama sama kerja sama dengan perusahaan bramasta grub. kalo lo laporin dia, bisa bisa hubungan kerja sama nya jadi putus."
__ADS_1
"bisa bisa bangkrut deh perusahaan latief's enter groub" tambah nya sambil membuang muka.
"kok bisa?" tanya violet heran.
"bramasta groub itu, produksi alat alat pengeboran. nah, perusahaan keluarga kita berdua sama sama perusahaan bidang tambang dan pengeboran. kalo perusahaan ga kerjasama dengan bramasta groub, jadi nya bakal bangkrut" jelas hansel panjang lebar.
"trus kenapa arga manfaatin gue? padahalkan perusahaan nya lebih berpengaruh. bisa aja gue yang manfaatin arga" ucap violet.
"nah itu karena, perusahaan nya lagi krisis dana. jadi, kaya kurang uang gitu. ada dua kemungkinan kenapa dia manfaatin lo. pertama, dia pengen perusahaan keluarga nya jadi naik di rengking global"
"trus yang ke dua?"
"dia pengen nikah sama lo, dengan gitu, dia bisa bebas jadi penguasa bramasta groub dan
juga latief's enter groub"
"hah? serius lo? yang bener ah"
"engga bukan gitu, maksudnya kenapa dia mau jadi penguasa bramasta groub dan latief's enter groub?"
"biasa lah, dia saingan"
"maksudnya?"
"dia saingan sama sodara tiri nya. dia pengen jadi penguasa di kedua perusahaan tinggi. sama kaya gue dulu, dia saingan sama gue untuk jadi ketua mafia. akhirnya dia yang kepilih jadi ketua mafia karena waktu itu tangan gue patah"
"dan saat itu juga gue pergi dari dunia hitam, akhirnya gue memutuskan untuk belajar jadi Boss perusahaan dan mengelola perusahaan dengan baik. dan sampai lah gue bisa naikin perusahaan keluarga gue jadi perusahaan no 1. padahal sebelum nya ketinggalan jauh." tambahnya.
"ohh gitu.. eh jadi maksudnya lo udah jadi CEO?" tanya violet.
hansel menganggukan kepalanya.
__ADS_1
"gila, keren banget lo" kata violet memuji. hansel hanya tersenyum miring.
"kok lo bisa? kerja sambil belajar? apalagi lo masih sma tapi udah jadi CEO"
"sebenernya gue udah tamat kuliah"
"hah?"
"gue sama arga udah tamat kuliah dari satu tahun yang lalu"
"hah? maksudnya?"
"iya, jadi gue sama dia udah umur 21 tahun"
"tapi kok lo keliatan masih muda?" tanya violet sambil menyentuh wajah hansel. hansel hanya tersenyum.
"trus kalian ngapain balik ke sma?"
"itu... karena lo vi"
"hah?"
"arga balik ke sma demi manfaatin lo"
"trus, kalo lo?"
"gue... mau nolongin lo vi, gue ga mau lo jadi korban dia yang selanjutnya" ucap hansel sambil menyentuh pipi violet.
"emm... kayaknya lo perhatian banget sama gue" kata violet dengan percaya diri.
"karena... gue... gue suka sama lo vi"
__ADS_1