Ex Bad Boy

Ex Bad Boy
DUFAN (REVISI)


__ADS_3

sekitar 15 menit mereka sudah sampai di dufan. vio turun dari motor sport milik arga dengan hati hati. mereka berdua pun membeli tiket dan mulai memasuki dufan.


hal yang membuat vio senang adalah ketika melihat eskrim favoritenya ada di sana.


"argaaa mau eskrim ituuuu" teriak vio sambil berlari menghampiri penjual eskrim tersebut.


aksi vio sukses membuat para pengunjung menatapnya geli.


"apa liat liat" batin vio kesal.


"bang beli eskrim rasa coklat ya!" kata vio.


" lo mau rasa apa ga?" tanya vio.


"vanila" jawab nya datar.


"oh yaudah, bang coklas satu, vanila satu"


"siap neng"


tak lama, penjual eskrim itu menyerahakan dua eskrim kepada vio yang sudah kegirangan seperti anak kecil.


vio mengambil kedua eskrim itu dan menyerahkan eskrim vanila kepada arga.


"nih punya lo"


"hm"


"berapa bang totalnya"


"rp xx.xxx"


"nih bang duit nya" kata arga.


"jadi cerita nya lo traktir gue nih ya" kata vio.


"bawel"


"yaudah si santai"


setelah arga membayar eskrimnya, mereka duduk di kursi yang sudah di siapkan.


"arga lo mau naik apa nanti?!"


"apa aja"


"kalo gue ya, mau naik yang itu, yang itu, yang ini, yang itu , dan terakhir gue mau nyoba semua wahana yang ada di sini" ucap nya sambil menunjuk setiap wahana.


arga hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku vio yang sama seperti anak anak.


setelah mereka berdua menghabiskan eskrimnya, vio mengajak arga untuk menaiki wahana wahana yang ada disana.


mereka berdua menghabiskan waktu 2 jam untuk menaiki beberapa wahana yang ada di sana.


wahana tersisa yang belum mereka masuki adalah wahana rumah hantu.


"woy, masuk ke situ kuy"


"gak"

__ADS_1


"ah ayolah, arga kan gans"


"gak"


"eleh, itu buktinya, cewe cewe pada liatin lo" kata vio kesal.


"trus kenapa?"


"yaudah ah cepet"


"hm"


akhirnya violet dan arga masuk setelah berdebat.


saat memasuki wahana hantu, vio sudah dikagetkan oleh hantu yang menyerupai kuntil anak.


vio teriak sekeras keras mungkin. arga hanya tertawa ringan melihat ekspresi yang dikeluarkan oleh kekasihnya itu.


saat di tengah tengah mereka berjalan vio merasakan kaki nya di tarik oleh seseorang. dan dengan nya keras vio berteriak.


arga yang terkejut dengan teriakan vio, segera menendang hantu yang memegang kaki vio itu.


sadar akan yang di lakukan oleh arga, mereka berdua pun berlari meninggalkan tempat tersebut.


arga lupa, kalau hantu tersebut adalah manusia.


"ih arga parah banget nendang orang"


"gua gak sengaja"


"alasan"


"yaudah iya"


akhirnya mereka memutuskan untuk keluar dari dufan.


.


kini mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah vio.


tetapi, di tengah perjalanan vio merasa ketakutan karena masih mengingat hantu hantu yang ia temui di dalam wahana tersebut.


di tambah lagi ia tinggal hanya berdua di dalam rumahnya tersebut.


"arga" pnggil vio lembut.


"ya?"


" gue takut"


"bisa takut juga lu"


"gue kan juga manusia"


"yaudah nginep di rumah gua aja"


"boleh?"


"iyaa"

__ADS_1


"engga lah, boongan doang. masa iya gue nginep di rumah lu"


"udah gapapa, gak gue apa apain kok"


"awas aja ya, kalo lo megang megang gue"


"gue mana pernah sih megang megang lu"


"alasan dasar omes"


"yeuh"


"nanti mama, papa lo marah gak?"


"ortu gua lagi gak di rumah."


"ohh, jadi kita berdua doang dong"


"ada mba gua"


"ohh yaudah"


dan saat itu mereka memutuskan untuk pergi ke rumah arga yang jaraknya lumayan jauh dari lokasinya saat ini.


.


.


sesampainya di rumah arga, vio langsung masuk ke kamar arga mendahului arga tanpa ragu ragu. vio menjatuhkan diri nya di kasur arga yang sangat luas itu.


"vi lo yakin mau tidur di sini?" tanya arga tidak percaya.


"iyalah! udah ya jangan tanya tanya lagi gue capek! sumpa"


"terserah, gue mau mandi dlu. lo mau mandi dlu ga?" tanya arga yang sudah berada di depan kamar mandi.


"hmm iya" balas vio malas.


"eittt tunggu! pijem baju lu dong!" sahutnya sebelum arga masuk ke dalam kamar mandi nya.


"iye" arga pun berjalan menuju lemari dan mengambil baju. nya.


"nih tangkep!" ucap arga sambil melempar baju berwarna hitam yang pastinya kebesaran di tubuh vio yang mungil itu.


"yaudah sana mandi nya cepetan!" teriak vio kepada arga yang sudah masuk ke dalam ke kamar mandi itu.


"iya bawel!"


..


"arga" panggil vio.


"hmm" balas arga yang sedang membelakangi vio.


"lo udah tidur?" tanya vio lembut.


"kalo gue udah tidur, gue gak bakal jawab lo, sayang." ucap arga sambil memutar tubuhnya menghadap vio.


"yaudah gue mau tidur"

__ADS_1


"hmm" balas arga sambil memeluk vio dalam dekapannya.


__ADS_2