
"mama manusia terlicik! mama cuma manfaatin aku kan?!"
"bukan gitu vi, kamu dengerin mama dulu!"
"emang ya, semua orang cuma manfaatin aku doang"
"vi,, dengerin vi"
"mah plis ya ma, mama pulang dari LA setelah bertahun tahun di sana tanpa pulang. dan tiba tiba mama pulang dan ngejodohin aku! apa mama ga mikir?"
"vi,, ini demi masa depan kamu" kata mamanya.
"mama begini biar perusahaan naik daun?! dan rela ngorbanin aku?!"
"kamu kan juga seneng vi, di jodohin begini"
"mah, mama ga tau apa yang aku rasa! aku baru pacaran sama dia belom ada 1 minggu ma! dan asal mama tau juga, temen aku juga ada yang pengen punya hubungan sama dia karena cinta. bukan karna kerjasama demi uang!" kata violet.
"mama licik banget ma! ngejodohin aku sama arga, tapi pas tau aku pacaran sama hansel mama langsung batalin perjodohan ini dan langsung ngejodohin aku sama hansel! mama nganggep aku sebagai anak ga sih?!!" ucap violet yang sudah berkaca kaca.
"aku, bukan orang yang bisa mama manfaatin begitu aja" tambahnya dengan penekanan di setiap kata.
violet masuk ke dalam kamar dengan membanting pintu. violet mengunci kamar nya dan langsung terjatuh menangis.
"vi.. vi dengerin mama dulu vi" kata mama nya di depan pintu kamar.
"mama pergi! vio ga mau liat mama" teriak violet.
violet mengambil hoodie nya dan menjatuhkan dirinya di kasur. violet terus saja menangis sambil memaki semua orang.
Ting
suara notif dari ponsel violet terdengar. violet pun membuka ponsel nya dan melihat notif yang masuk itu.
arga: angkat tlf gue.
violet pun mengelap air matanya dan duduk di kasur nya. ia mengerutkan alisnya saat membaca pesan arga.
drett drettt drett
tiba tiba saja, arga langsung menelfon nya. violet pun sempat kaget. karena ini pertama kalinya arga menghubungi nya setelah kejadian itu.
"halo?" kata violet.
"lo, abis nangis?" tanya nya.
"engga, ada apa?"
"gue cuma mau minta maaf vi. gue salah. gak seharusnya gue manfaatin lo. jujur, gue ga ada niatan untuk manfaatin lo vi. dan satu lagi vi, gue suka sama lo" kata arga.
__ADS_1
"ha?"
"gue tau, setelah perjodohan kita di batalin, lo di jodohin sama hansel kan? Jujur gue ga rela. tapi, bukan dengan begini gue langsung nyerah vi."
"tunggu gue vi.. beberapa tahun lagi gue bakal balik vi. gue yang akan nikahin lo, bukan hansel. gue pastiin, saat gue nemuin lo nanti, gue udah jadi orang no 1. dan siapa pun itu ga akan ada yang bisa menghalangi gue untuk nikahin lo"
"gue tau lo marah banget sama gue dan ga akan maafin gue. gue juga tau lo pasti ga mau nikah sama gue. tapi, gue udah terlanjur cinta sama lo vi. mau ga mau, gue akan dapetin lo lagi vi"
"lo mau ngumpet di manapun itu bareng hansel, gue pasti akan nemuin lo vi. karena saat itu, gue orang no 1. bukan dia."
"jaga kesucian lo vi, inget"
"gue pergi dulu"
"bye"
tut
"halo?!"
"arga!!"
"gue belom ngomong!!!"
arga mematikan panggilan itu. violet pun kebingungan. apa yang ia maksud.
..
violet tambah pusing ketika melihat arga yang semakin jadi. seolah ketika mereka putus, tidak ada penyesalan di hati arga.
vio menambah kecepatan mobil nya. ia sangat ingin bertemu dengan arga. vio merasa, semua itu salahnya. jika saja vio tidak memutuskan hubungan nya waktu itu, pasti kejadian ini tidak akan pernah terjadi.
vio berlari ketika sudah sampai ke sekolah. bahkan mobilnya pun ia parkirkan sembarangan. vio berlari menuju kelas arga. bahkan murid murid yang melihat pun kebingungan.
"dimana arga?" tanya vio dengan nafas yang terburu buru.
"arga,, arga belum dateng dari kemarin kamerin." jawab stevani, ketua kelas 12 ips.
violet melihat jam yang ada di tangannya. sudah jam delapan, tapi arga belum datang. apa arga tidak masuk ya?
violet kembali berlari, melewati tangga menuju atap sekolah. violet yakin arga pasti berada di sana. tapi realita berbeda dengan ekspetasi. tidak ada tanda tanda makhluk hidup di sana.
violet sangat panik saat ini. ia membuka ponsel nya dan mulai mengirimkan pesan kepada arga. awalnya violet ragu, tapi pada akhirnya violet mengirimkan pesan.
arga
violet: arga
violet: lo gak papa kan?
__ADS_1
violet: gue minta maaf arga.
violet: lo di mana sekarang
violet: jangan di baca doang arga
violet: gue ke rumah lo ya.
violet membuang nafas nya kasar saat melihat arga hanya membaca pesannya. dengan langkah yang cepat violet kembali menuruni tangga dan masuk ke dalam mobil nya.
dengan kecepatan di atas rata rata violet menjalankan mobil nya. kebetulan, jalanan sedang sepi.
violet langsung memarkirkan mobil nya di sembarang tempat ketika berada di depan rumah arga. ada motor arga disana, violet kembali yakin arga ada di dalam sana.
dengan langkah yang terburu buru violet masuk ke dalam. mbak nina yang sedang merapihkan pecahan beling terkejut dengan kedatangannya.
violet menghampiri mbak nina dan ikut membantu membersihkan pecahan beling yang berserakan dimana mana.
"non vio, gausah bantuin. nanti tangan nya berdarah" nasihat mbak nina sambil mengangkat tangan violet.
"non, cari arga ya?" tanya mbak nina. violet menganggukan kepalanya.
"iya mbak, arga dimana sekarang?" tanya violet.
"em,, arga,,," balas mbak nina dengan ragu.
"dimana mbak?"
"arga udah pergi sama ibunya non." jawab mbak nina.
"kemana mbak? lama?"
"saya kurang tau non, tapi tadi arga bawa koper gede banget"
"hah?!! trus ini kenapa bisa ada pecahan gini?"
"tadi ibu nya arga berantem sama arga, karena arga terus melawan, ibu arga emosi dan menghancurkan semua barang barang yang ada di sini. bahkan tadi lebih parah."
"oh ya, saya juga nemuin ini" tambah mbak nina sambil menyodorkan sebuah ponsel yang sudah tidak layak di pakai. kondisinya sudah sangat hancur, bahkan sudah tidak bisa digunakan.
violet mengambil ponselnya dengan lemah. berarti, saat ia ngechat arga, ponsel nya berada di tangan ibunya. pikirnya.
...
6 bulan kepergian arga,
hari ini adalah hari kelulusan kelas 12 angkatan 42. semua berjalan dengan lancar. para murid murid pun ikut senang karena hari kelulusannya telah tiba. begitu juga dengan murid yang tadi nya kelas 11 akan naik ke kelas 12. dan yang kelas 10 akan naik ke kelas 11. semua nya terlihat begitu bahagia.
tapi tidak dengan violet. di kenaikan kelasnya ia justu bersedih. sudah enam bulan arga pergi tanpa kabar. bahkan, di hari kelulusannya arga tidak datang. violet tahu, arga tidak perlu memberi kabar kepadanya. karena sekarang ia bukan siapa siapa nya lagi.
__ADS_1
tapi violet kecewa. seolah dirinya tak pernah jadi bagian besar dalam hidup nya. violet juga menyesal, sangat sangat menyesal, tidak seharusnya ia memutuskan hubungannya.
sangat sulit untuk melupakan berbagai kenangan yang tercipta di dalam hidupnya.