
"makasih ya han" kata violet sambil membuka pintu mobil.
"iyaa" balas hansel sambil mengelus rambut violet.
violet hanya tersenyum dan keluar dari mobil. ia sempat melambaikan tangannya sebelum ia masuk ke dalam rumahnya itu.
violet masuk kedalam dan sudah disambut hangat oleh keluarga nya.
"vio.. ayo cepat siap siap! kita mau ketemu dengan keluarga hansel" kata mamanya sambil menyentuh pundak violet.
"hah? mau ngapain?" tanya violet heran.
"sudah kamu siap siap saja! pakai pakaian yang bagus."
"oh ok" jawab violet.
"tumben banget, ini mau ngajakin jalan jalan ya.. cih gue ga tertarik sama sekali" batinnya kesal.
violet masuk ke dalam kamarnya. ia melempas semua barang yang ia bawa ke sekolah. ia melepas semua pakaian nya dan masuk kedalam kamar mandi.
hanya membutuhkan waktu 15 menit, untuk violet keluar dari kamar mandinya. violet memilih baju yang ada di lemari nya.
"heem... pake yang mana ya?" gumamnya sambil melihat baju baju yang ada di dalam lemari.
"ah.. ini aja deh" tambahnya lagi. ia mengambil dress berwarna hitam selutut dengan model baju ketat.
violet akhirnya mengaca. ia merasa pakaiannya tidak cocok di tubuhnya. padahal ia terlihat sangat cantik saat menggunakan dress itu.
"apa ganti aja ya?" gumamnya.
"Vii... cepetan ya, lima belas menit lagi berangkat" teriak mamanya.
"ya" balasnya singkat.
mau tidak mau, ia harus memakai pakaian itu. ia pun menuju meja rias. ia memakai hanya memakai bedak dan liptint untuk merias wajahnya. ia terlihat sangat cantik meskipun hanya menggunakan kedua mace up itu.
violet keluar kamar dengan membawa tas kecil yang berisikan hp dll nya.
ia menghampiri keluarga nya yang sudah menunggu nya di halaman rumah.
"lama banget si!" protes kakanya.
"heh" kata mama nya sambil menyenggol lengan kakanya itu.
"aduh, anak mama cantik banget deh" kata nya basa basi.
violet memutar bola matanya malas.
"ayo cepet, berangkat" kata violet.
"ah, iya ayo cepat."
violet dan keluarga nya pun masuk ke dalam mobil yang berbeda. violet dan mamanya satu mobil. sedangkan kaka dan papanya beda mobil.
__ADS_1
violet membuka ponsel nya dan melihat jam yang sudah ditunjukan.
"udah jam setengah tujuh. cepet banget" batinnya.
ia pun memilih untuk membuka notif notif yang belum sempat ia baca itu.
tepat jam setengah delapan, violet sampai ke masion megah yang ia sendiri tidak tau masion milik siapa.
"ini??"
"iya, ini masion keluarga hansel. besar banget ya" kata mamanya. violet pun memutar bola matanya malas.
"gede juga ya" batinnya.
"ayo kita turun" ajak mamanya. violet pun menganggukan kepalanya.
violet turun setelah bodyguard keluarga nya membukakan pintu mobil.
ia dan juga keluarga nya di sambut baik oleh pelayan pelayan keluarga louis yang berbaris di depan pintu sambil membungkukan badannya.
violet pun menundukan sedikit kepalanya kepada pelayan pelayan itu. ia berjalan masuk di dampingi mama di sampingnya. dan papa serta kakanya berada di belakang violet.
"woah bagus banget" ucap kakanya saat melihat isi dari masion itu.
"nora" sindir violet. kakanya itu pun memutar bola matanya malas.
"yoo, lihat siapa yang datang kemari" ucap firdaus, papa nya hansel.
"hahaha, anda terlihat lebih tampan kali ini" kata papa violet sambil berjabat tangan.
semua nya pun ikut duduk di sofa yang ada di sana. tapi tidak dengan violet. violet hanya fokus dengan sofa yang harga nya sangat fantasis mahalnya.
"vi??"
"ah iya"
violet pun duduk di samping mamanya.
"tunggu sebentar ya, hansel dan mamanya sebentar lagi akan turun"
"iya, santai aja" kata papa violet.
"kalian mau minum apa?" tanya papa hansel.
"apa aja" jawab mamanya.
"mau itu dong, sirup." kata kakanya dengan percaya diri. mamanya yang mendengar itu pun menyenggol lengannya.
"hehehehe"
"bi.. ambilin sirup ya bi" teriak papa hansel.
"baik pa" balas bibi itu.
__ADS_1
tak lama dari itu, mama violet berdiri saat melihat hansel dan mamanya yang baru saja turun. dan saat itu juga yang lain nya menyadari kehadiran hansel dan juga mamanya.
semua ikut berdiri kecuali violet yang hanya menunduk.
"ah maaf ya, hansel rempong banget tadi" kata mama hansel, syanaz.
"lah ko jadi hansel! orang mama yang dandan nya lama" balas hansel.
violet yang mendengar itu pun langsung mendongak. hal yang pertama kali ia lihat adalah, hansel yang sangat tampan bak malaikat.
hansel dari awal turun pun sudah memandangi violet yang terlihat sangat cantik. kedua nya saling bertatap tatapan hingga akhirnya violet tersadar.
violet ikut berdiri dan menyambut mereka dengan senyuman.
"ayo duduk" kata mama hansel.
dan saat itu semuanya kembali duduk. violet duduk berhadap hadapan dengan hansel. ia menjadi salting sendiri.
tidak kalah dengan kakanya yang dari tadi terpesona dengan ketampanan hansel.
"ma, itu hansel?" bisik kakanya.
"iya"
"kalo gitumah, aku aja yang di jodohin"
"em.. jadi violet yang mana ya?" tanya syanaz.
"maklum, belom pernah ketemu" tambahnya.
"ah iya, ini dia violet" kata mamanya sambil menghadap violet. violet hanya tersenyum sambil menundukan kepalanya.
"ah, cantik sekali dia" ucap syanaz.
violet kembali salting untuk yang kedua kalinya. ia pun melirik ke arah hansel yang sedang menatap nya. violet kembali tersenyum kepada hansel. begitu juga sebaliknya. tapi kali ini, hansel tersenyum dengan miring.
"jadi kalian ini udah pacaran ya" kata syanaz.
"hehe, iya tan" balas violet.
"ohh"
"silahkan di minum, minumannya" kata bibinya sambil menaro nya di meja.
"iya makasih" kata kakanya yang langsung mengambil nya.
"engga tau malu!" batin mama violet.
"hahah, iya jadi gimana?..."
"iya begini..."
di saat semua orang mengobrol, hanya violet dan hansel yang diam. meski terkadang mereka membuka suaranya. hansel sangat sibuk memandangi violet. dan hal itu lah yang membuat violet menjadi salting sekaligus kesal.
__ADS_1
...