Ex Bad Boy

Ex Bad Boy
ex bad boy 6 (REVISI)


__ADS_3

"arga liat deh istana punya aku" kata violet dengan bangga.


"yaela, gitu doang mah, aku juga bisa" kata arga.


"liat nih, lebih bagus" tambah arga sambil menunjukan istana nya.


violet yang merasa tersaingi pun kesal. ia memanyunkan bibirnya.


"ihh ga boleh! cuma istana aku doang yang bagus" kata violet sambil menghancurkan istana pasir milik arga.


"ehh vi, aduh jangan di ancurin dong" protes arga kesal. namun violet hanya tertawa kegirangan. ia mengeluarkan lidah nya, meledeki arga.


"sini aku ancurin juga istana kamu" kata arga sambil menghancurkan istana violet.


"ahh, argaa jangan di ancurin" protes violet sambil menangis.


"cup cup., udah jangan nangis. ayo bikin lagi bareng bareng" kata arga sambil menenangkan violet. violet pun menanggukan kepalanya.


setelah 15 menit, akhirnya mereka berdua telah membuat istananya. violet tersenyum puas dengan hasil nya. sesuai dengan ekspetasi.


"bagus banget! kita foto dulu" kata violet sambil membuka kamera nya.


cekrek


cekrek


"ehh, kita foto bareng yu" kata violet keceplosan. ia pun segera menutup mulut nya.


"ayo" kata arga sambil merebut kamera dari tangan violet. violet pun tersenyum senang melihatnya.


"satu.. dua.. tiiiga"


cekrek.


...


setelah puas dengan pasir nya, violet dan arga memutuskan untuk pergi ke bar yang tidak jauh dari pantai.


"arga" panggil violet sambil berjalan.

__ADS_1


"hm"


"kamu, selama ini kemana aja?" tanya violet. arga sempat terdiam lalu menjawab "aku ke london"


"lama banget, emang ngapain aja di sana?" tanya violet sambil menunduk.


"aku, kerja" balas arga singkat.


"ohh"


saat sedang berjalan, tiba tiba arga berhenti. violet pun mendongak dan menatap arga.


"kenapa?" tanya violet. namun arga hanya diam sambil melihat ke arah depan. violet yang penasaran pun ikut melihat nya.


"hah?!! apa?!" ucap violet terkejut saat melihat hansel sedang bercumbu di depan bar.


"arga, jangan bilang itu hansel" kata violet yang sudah berkaca kaca.


"itu, hansel dengan savira" jawab arga.


"dia, yang bareng kamu waktu itu kan?" tanya violet sambil meneteskan air matanya.


"jangan nangis vi" kata arga sambil menghapus air matanya.


"aku pengen liat,, apa reaksi dia ketika ngeliat aku ada disini" kata violet sambil menghampiri hansel.


"vio" panggil arga setengah berteriak.


violet berlari kearah hansel dan menarik kerah baju nya.


PLAK


violet menampar hansel dengan keras.


"aku ga nyangka" kata violet.


"vio.. kamu ngapain vi disini?" tanya hansel dengan heran.


"jadi ini, yang kamu lakuin selama kerja?!" tanya violet dengan sinis.

__ADS_1


"engga vi, aku bisa jelasin" kata hansel.


"kita putus" kata violet dengan penekanan di setiap huruf.


"vi, aku bisa jelasin. ini ga seperti yang kamu liat" kata hansel.


"dia yang goda aku" tambah nya sambil menunjuk savira.


"lah, orang jelas jelas kamu yang nyium aku duluan" protes savira.


"gausah bohong!" bentak hansel.


violet menatap kedua orang itu secara bergantian. ia masih ingat dengan jelas, saat hansel dan savira yang berciuman dengan mesra.


"kita putus" kata violet kembali. lalu berjalan meninggalkan mereka berdua. namun tangannya di tahan oleh hansel.


"ck, lepasin" kata violet. namun, hansel tetap tidak melepaskan nya.


"engga vi. kamu harus dengerin penjelasan aku dulu" kata hansel.


"engga! aku ga butuh penjelasan kamu" kata violet.


"yaela cewe begitu di pertahanin" sahut savira sambil melihat kuku nya yang berwarna itu.


"dasar ******" kata violet.


savira yang mendengar itu pun marah.


"kurang ajar!" kata nya sambil mengangkat tangannya. bersiap untuk memukul violet. violet yang melihat itu pun segera menutup matanya.


"kok ga sakit ya?" batin violet. violet pun memberanikan untuk membuka matanya.


ia menganga saat melihat tangan savira yang ditahan oleh arga.


"kamu gapapa?" tanya arga.


"em.. iya gapapa" jawab violet.


"ayo balik aja" kata arga. violet pun menganggukan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2