
"lepaskan violet, maka akan ku lepaskan kau" kata arga sambil menodong senjata tapat di kepala hansel.
saat ini, tubuh hansel sudah tumbang. ia terjatuh dengan rasa sakit di tubuhnya. arga terus saja menghajar hansel tanpa ampun.
"sampai kapan pun, kau tidak bisa mendapatkan violet kembali" kata hansel sambil menahan rasa sakit di perut nya.
"nyali mu besar juga. ingat han, sekarang kau bukan lagi orang no1. kekuatan mu tidak sebanding dengan ku. aku bisa saja menghancurkan segala yang kau punya" kata arga sambil tersenyum miring.
"apa kau masih yakin dengan perkataan mu itu?" tambah arga.
"kau manusia licik! seberapa besar kekuatan mu, kau tidak bisa mendapatkan violet. violet miliku. hanya milikku" kata hansel.
BUGH
arga yang mendengar itu sangat marah. ia menendang hansel sehingga hansel terpental.
arga kembali menodongkan sejata kepada hansel dengan rahang yang mengeras.
"lepaskan dia, atau nyawa mu akan hilang. tidak, maksudku, nyawa mu dan nyawa keluarga mu" kata arga tersenyum.
hansel hanya diam sambil menahan rasa sakit.
"ck, kau di butakan oleh cinta hansel. bahkan kau merelakan nyawa mu juga nyawa keluarga mu demi violet" kata arga.
prok prok prok
"menarik" tambahnya.
"baik lah, kau sendiri yang minta" kata arga sambil menarik peluru.
__ADS_1
"kuberi kau satu kesempatan, lepaskan dia" kata arga.
hansel pun langsung mengangguk ketakutan. ia tidak boleh egois. ia harus rela melepaskan violet demi nyawanya juga nyawa keluarga nya.
"biarlah, banyak wanita yang lebih tulus dan cantik lebih dari nya" batin hansel.
"hahahhaha, tak kusangka kau menyerah secepat itu. dimana kata kata berani mu barusan hah?" ledek arga.
"sudahlah, kita akan bertemu tiga hari lagi" tambah arga sambil menaruh kembali senjatanya.
"berbahagialah tanpa gadis ku. bye bye"
arga meninggalkan ruangan dengan hati yang bergembira. ia sangat puas dengan jawaban hansel.
"ahhahhahahha"
sedangkan hansel, hanya bisa menahan sakit nya. hansel tau, dirinya sangat bodoh.
tanpa ia sadari, hansel mengeluarkan air matanya. tanpa diikuti isakan.
hansel memukul dadanya, menahan rasa sakit di hatinya.
"maafkan aku vi..."
....
arga memasuki masion mewah nya dengan senyum mengembang di bibir sexy nya. arga merasa, semua akan terlihat mudah.
"hansel.. hansel" gumamnya sambil menggelengkan kepala.
__ADS_1
"manu" panggil arga saat ia berada di tangga.
"iya tuan?" jawab manu.
"aku ingin semua nya berjalan dengan lancar. kau tau harus melakukan apa kan?" kata arga dengan bahagia.
manu kagum dengan arga hari ini. biasanya ia akan menyuruhnya dengan dingin. berbeda dengan hari ini.
"tuan sudah dibutakan oleh cinta" batinnya.
"iya tuan" jawab manu.
"baik lah, kau boleh beristirahat. aku ingin bersenang senang dengan gadis ku malam ini" kata nya.
"oh ya, dimana lidya?" tanya arga.
"sedang di belakang tuan. mau saya panggil?" tanya manu.
"tidak usah. apa, violet sudah memenuhi semua kebutuhan yang ia perlukan?"
"sudah tuan, awalnya nona menolak, tapi pada akhirnya nona menerima nya. ia juga meminta peralatan menggambar tuan"
"menggambar?" tanya arga dengan alis yang di naikan.
"iya tuan"
"baiklah, kau boleh pergi"
arga berjalan menuju kamar nya. ia sangat tidak sabar untuk melihat gadisnya itu. arga membuka pintu dan melihat violet yang sedang tertidur pulas di kasur nya itu.
__ADS_1
arga menghampirinya dan mengelus wajah violet. arga menatap violet dengan tatapan tajam.
"mine" bisik arga sambil menyingkirkan rambut violet yang menutupi wajah cantik nya itu.