
Risha Pov
Gue lagi tiduran sambil buka hp ternyata ada notifikasi dari Marecel
Marcel
p
Queen ada yang mau lawan lu
Namanya brayen
paan bang
siapa? brayen?
iya, ntar jam 11 lu kesini ya
iya bawel lu
yaudah jangan lupa oke
Read
Sekarang gue liat jam dah menunjukkan pukul 20:50. Gue memutuskan buat mandi lagi biar seger.
*skipp pukul 22:40
Gue berangkat menuju tempat biasa gue balapan mobil dengan menggunakan topeng yang biasa gue pake dan pas samapai disana, betapa terkejutnya gue liat brayen yang dimaksud itu temen abang gue sendiri.
__ADS_1
" Jadi ini yang di sebut Queen Of Racing" ucap brayen
" To the point aja" datar gue. karena kalau lg balapan sikap gue jadi dingin dan datar
" gue lawan lo. kalau lo kalah gue minta lu buka topeng, kalau gue yang kalah terserah lu mau minta apa" ucap brayen
" mobil lu bagus juga tuh, bisa kali gue angkut kalau lo kalah" ucap gue
ya Allah ini kan mobil kesayangan gue - batin brayen
gue yang mendengar batin dia hanya tersenyum sinis kearan brayen
"kenapa? ga bisa? karna ini mobil kesayang lo" tanya gue
"ngga, yaudah okr" ucap brayen
Balapan berlangsung di mulai, hingga finish. Balapan itu dimenangkan oleh gue tentunya lah, mana mungkin si brayen yang menang.
"nih" ucap brayen sambil ngasih kunci mobilnya ke gue. Dan langsung gue ambil kuncinya
Setelah itu gue menyuruh bang marcel buat bawain mobil itu ke mansion pribadi gue yang di jalan xxxx gue karna ga mungkin gue suruh bawa ke mansion keluarga Morgan, bisa ketahuan gue kalau gue itu QR. Dan akhirnya gue pulang kerumah karna udah malam banget
" Bang gue pulang dulu yah" ucap gue
"iya princess, hati hati yah'ucap marcel
" iya bang" ucap gue langsung pergi dari tempat balapan
*skipp rumah
Gue baru sampe rumah dan masuj kedalam rumah diam diam karena takut ketahuan ama abang abang gue
__ADS_1
Sampai dikamar gue langsung ganti baju dan pergi untuk tidur
*skipp pagi
Hari ini adalah hari weekend, dimana kebanyakan orang sedang menikmati libur dari aktivitasnya masing masing. Sama seperti gadis cantik ini, yang masih bergelut di dalam dunia mimpinya. Tapi itu tidak bertahan lama, karena ada yang mengusik tidur cantik ini. Siapa lagi kalau bukan abang abangnya.
"Dek bangun, udah siang. Masih ngebo aja lu, ga baik anak gadis bangun siang siang" ucap bang dika
" tau nihh, sha bangun sha" sambung bang diki yang masih mencoba mambangunkan risha. yah gadis cantik itu adalah risha
setelah berulang kali mencoba membangunkan risha, akhirnya risha bangun juga.
"eugh... ada apaan sih bang?" tanya risha yang masih mencoba mengumpulkan nyawanya
"Bangun dek, temenin kita ke mall yuk" ucap bang diki
" hmm yaudah deh tunggu dulu, gue mau siap siap" ucap risha
" iya dek, jangan lama lama" ucap bang dika, laludika dan diki pergi ke kamarnya masing masing untuk siap siap juga
25 menit kemuadian
Risha sudah siap dengan menggunakan celana jeans berwarna putih dan tangtop berwarna putih dengan jaket berwarna hitam dan sepatu kets hitam, dengan rambut digerai dengan memakai sati jepitan diatas kepala. Ia menarik sedikit rambut dari atas telinga kanan dan kiri yang disatukan dibelakang dan sisanya dibiarkan digerai. Dan juga tas selempang kecil.
Setelah selesai risha turun ke bawah untuk menemui abang abangnya yang sudah menunggu nya sejak tadi.
"Yuk bang berangkat " ucap risha ketika sampai di bawah
" yaudah ayok" ucap bang dika dan bang diki berbarengan
mereka pun akhirnya pergi keluar dan segera menaiki mobil dika dengan dika sebagai penyetir, diki duduk disebelah dika dan risha di kursi belakang
__ADS_1