
"Em itu-"
"Itu apa?" tanya Melvin penasaran.
"Eh itu Devan" ucap gua lalu Melvin pun hanya mengangguk.
"Yaudah gua ke kamar gua dulu ya dek" lalu Melvin pun balik ke kamarnya sendiri.
Keesokan harinya~~
"Ma, Pa, Sonya berangkat dulu ya" pamit gua ke orangtua gua.
"Iya hati-hati ya" ucap Mama.
Di sekolah~~
Saat sampai di kelas pun sudah terlihat Angga yang sedang bersama Indah.
Indah sedang bergelayut manja di lengannya, gak tau kenapa hati gua berasa teriris.Indah melihat gua pun tersenyum mengejek.
"Angga nanti pulang sekolah anter aku ya" ucap Indah namun ditolak sama Angga.
"Gak!" ucap Angga membentak.
"Ih Angga kok gitu sih sama pacar sendiri" ucapnya dengan nada menjijikan.
"Pacar palelu udah lu balik ke kelas gih! Ganggu banget sumpah!"
Lalu Indah pun cemberut dan meninggalkan kelas.Setelah adegan itu selesai, gua pun duduk di sebelah Angga karena itu tempat dudukku.
"Nya lo gak marah kan kemaren?" tanya Angga khawatir.
"Eh gak ngapain gua marah hehe" ucap gua berbohong.
"Oh bagus deh oiya nanti gua mau ngajak lo jalan bisa gak?" tanyanya.
"Mau gak?" tanya Angga lagi.
"Yaudah" ucap gua. Lalu Angga tersenyum dan berkata.
"Okei nanti pulang sekolah berarti bareng ya " ucapnya dibalas dengan anggukan gua.
Skip ke pulang sekolah~~
"Eh Nya, Ret nanti ke rumah gua kuy! Bosen bonyok ke luar kota" ucap Michelle.
"Eh gua gak bisa ada acara hehe, maap Chel lain kali deh" ucap gua menolak.
__ADS_1
"Yah yaudah Retta bisa gak?" tanya Chel penuh harap.
"Gak bisa gua ada janji sama Melvin hehe maap" ucap Retta dengan senyum termanisnya.
"Yaelah jomblo mah bisa apa" ucap Chel lalu kita bertiga tertawa bersama sampai seseorang menepuk pundak gua.
"Nya kuy!" ucap Angga.
"Ehem-ehem"ucap Chel dan Retta.
"Apaan sih" ucap gua lalu pergi bersama Angga menuju parkiran.
"Ga, kita mau jalan kemana?" tanya gua.
"Ehm rahasia" ucapnya yang membuatku ketakutan.
"Eh gak niat ngapa-ngapain kan?" ucap gua penuh selidik.
"Ya nggak lah Nya wkwk lu lucu" ucapnya sambil mengacak-acak rambut gua.
"Ih rambut guaaa" teriak gua. Ya mau gimana lagi gua pun melepaskan kepangan gua lalu menguncirnya jadi ponytail.
"Lu cantik kalo nggak pake kacamata" katanya sambil membuka kacamata tebel yang gua pake.
"Eh" ucap gua salting lalu langsung mengambil kacamata gua dari Angga dan memakainya kembali, takut ketauan.
"Jangan buka mata dulu" ucap Angga yang sedang menutup mata Sonya.
"Ih kok lama sih nyampenya" gerutu Sonya.
"Udah sampai!" teriak Angga.
"\*\*\*\*\* bagus banget Ga makasih" ucap gua dan tanpa sadar gua pun memeluk Angga.
"Eh iya sama\-sama" ucap Angga blushing.
__ADS_1
"HAHAHA Angga blushing wkwk" tawa gua.
"Ish awas ya lo Nya!" Lalu Angga pun menyipratkan air laut ke muka gua.Dan kita pun berkejar\-kejaran di pinggir pantai sambil menyipratkan air ke sesama. Setelah cukup capek lari\-lari , kita lun duduk di pasir sambil
memandang sunset.
Tanpa Sonya sadari, Angga mengambil fotonya yang sedang duduk memperhatikan sunset.
"Nya lu cantik" gumam Angga pelan namun masih bisa didengar sonya.
"Apa?" tanya Sonya.
"Enggak" ucap Angga.
Karena sudah cukup malam dan mereka berdua sudah basah bajunya, Angga pun mengantarkan Sonya pulang.
"Makasih ya Angga buat hari ini" ucap Sonya.
"Sama\-sama Nya" ucap Angga tersenyum.
Saat Sonya ingin turun dari mobil, Angga pun menarik Sonya ke dalam pelukannya.Mereka berpelukan sekitar satu menit kemudian Angga melepaskan pelukannya dan berkata
"Good night Nya" dan Sonya , ia sudah merah mukanya akibat ulah Angga.
__ADS_1
"E\-Eh i\-iya Ga good night juga" ucap Sonya membuat Angga tertawa. Lalu Sonya pun turun dari mobil .