Fake Nerd Girl

Fake Nerd Girl
Part 42


__ADS_3

"Vania, ternyata kamu disini." Tanya Dave sambil tersenyum smirk.


Vania yang mendengar suara Dave merasa terkejut, ia lalu membalik kan tubuhnya menghadap Dave.


"D-Dave." Kata Vania tergagap, ia sampai menelan ludahnya beberapa kali.


"Mommy ayo pulang, kita semua udah ngantuk nih." Kata Veno yang tiba tiba menghampiri Dave dan Vania.


"O-oh ayo kita pulang, mommy juga udah capek banget." Kata Vania lalu pergi bersama Veno menuju Vano dan Vino untuk pulang.


Dave tidak menghentikan langkah Vania untuk pergi, menurutnya sudah cukup ia tahu kalau Vania sedang berada di jakarta.


Dave pun akhirnya berpamitan pada Mars dan Ify, dirinya ingin pulang karena tidak bisa lagi menahan rasa penasaran nya untuk mengetahui siapa perempuan yang bersamanya malam itu.


Setelah berpamitan, Dave pun mulai melajukan mobilnya menuju Mansion nya dengan segera, Dave sampai setelah memakan waktu sekitar lima belas menit di perjalanan.


Dave lalu masuk kedalam kamarnya dan segera membuka ponselnya untuk mengecek semua data yang tadi dikirimkan oleh orang suruhan nya itu.


'Penyelidikan di lakukan pada tanggal 21 Juni 2020 dan selesai pada tanggal 17 Juli 2020. Pada malam kelulusan nya ia, seorang pria bernama lengkap DAVE ROCKHELINDS dijebak oleh musuhnya yang bernama Jack.


Dan pada saat yang bersamaan Jack juga menjebak seorang perempuan dengan membiusnya menggunakan suntikan yang berisi cairan perangsang dengan membayar seorang wanita bernama Berlyn untuk melakukan nya di toilet.


Nama perempuan yang dijebak oleh Jack bernama lengkap VANIA REVALINE, anak dari seorang pengusaha nomor 2 terkaya di dunia, alasan Jack memilih Vania untuk dijebak karena tidak lain dirinya sangat dekat dengan Dave.


Sampai keesokan harinya perempuan bernama Vania itu pindah Ke Rusia dan menetap selama hampir lima tahun.


Ada rumor yang mengatakan bahwa perempuan itu telah melahirkan tiga bayi kembar laki laki, namun tidak diketahui siapa ayah kandungnya.'


Dave lalu membanting ponselnya ke lantai, ia tidak habis pikir bagaimana bisa dirinya begitu jahat merusak wanita yang sangat dia cintai itu.

__ADS_1


Ia mengusap wajahnya dengan sangat kasar, tiba tiba ia teringat beberapa tahun yang lalu ia pernah mengalami hal aneh ditubuhnya, dan menurut perkiraan Mars waktu itu ia sedang mengalami masa yang bernama masa ngidam.


Tadinya ia tak percaya bagaimana bisa seorang laki laki bisa mengalami masa ngidam, hingga akhirnya sekarang Dave mengambil ponsel yang baru dari lacinya lalu mencari tau apakah memang bisa, dan ternyata memang bisa.


Dave sekarang berfikir, apakah anak anak yang waktu itu bersama Vania adalah anak nya juga?, jika memang iya Dave merasa menjadi laki laki yang paling bodoh dan brengsek.


Bagaimana bisa ketika Vania menanyakan bagaimana jika wanita yang bersamanya malam itu hamil, dan dengan lantang ia mengatakan bahwa wanita itu pasti sudah menggugurkan nya karena malu.


Itu berarti secara tidak langsung Dave mengatakan bahwa Vania adalah Perempuan kejam dan juga egois terhadap dirinya sendiri.


Jika saja saat itu ia mengetahui bahwa yang bersamanya adalah Vania, Dave pasti akan langsung menikahi nya dan mereka akan hidup bersama dengan bahagia.


Baiklah cukup, Dave akan berusaha mencari tahu dulu apakah ketiga anak laki laki itu memang anak kandungnya, jika iya maka akan lebih mudah bagi Dave untuk membuat Vania bersama nya.


Dave lalu menelpon orang suruhan nya kembali untuk meminta semua alamat tempat tinggal Vania yang masih dihuni.


Lalu setelah memakan waktu hampir satu jam akhirnya orang suruhan nya mengirimkan semua alamat tempat tinggal Vania dan anak anaknya.


"Cepat katakan, aku tidak punya banyak waktu." Kata Dave dengan tegas.


"Tuan, saat kami ingin mengambil senjata senjata yang baru saja diantarkan lewat jalur air disana ternyata sudah ada sekitar enam puluh lima polisi yang sudah menjaga di sekitar pelabuhan untuk menangkap kami, akhirnya dengan terpaksa kami menyuruh salah satu awak kapal untuk berbalik arah agar polisi tidak menyita senjata senjata itu." Jelas Orang itu dengan panjang dan juga lebar.


"Baiklah, kirimkan saja senjata senjata itu di pulau pribadi ku yang berada di California. simpan semuanya disana dan juga jangan bawa banyak orang kesana, bawa saja sekitar empat puluh orang untuk berjaga di pulau itu." Kata Dave dengan nada yang terbilang tegas sekaligus marah.


"Baik tuan, akan saya laksanakan." Kata Orang itu, lalu dengan cepat menutup sambungan telpon nya karena takut mendengar suara Dave.


"Akhh..." Teriak Dave lalu membanting kembali ponselnya yang baru.


'lihat saja, para polisi itu tidak akan kubiarkan membongkar semua rahasia milik ku, mereka akan kusiksa hingga lebih memilih untuk mati.' Batin Dave lalu menyeringai, ia lalu berjalan masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan dirinya.

__ADS_1


*/*/*/


Berbeda dengan Dave yang pikiran nya saat ini sedang kacau, Vania justru panik setelah mengetahui Dave ternyata datang ke acara pernikahan Mars dan Ify.


Sebenarnya acara pernikahan Ify dan Mars di gelar selama dua hari, namun Vania dan anak anaknya sudah bersiap siap untuk pergi ke jogja keesokan harinya.


Malam ini Vania tidak bisa tidur dengan tenang setelah bertemu kembali dengan Dave, ia takut kalau sampai nanti Dave tau bahwa Triplets juga anak nya, Vania takut Dave tidak terima dan mencoba untuk mencelakai anak anaknya.


Ia masih teringat dengan kejadian di Rusia ketika Dave dengan enteng mengatakan ia tidak peduli dengan wanita itu dan juga Dave mengira wanita itu pastinya sudah menggugurkan kandungan nya karena tidak mau menanggung malu.


Vania akhirnya mengambil ponselnya ingin menelpon Ify untuk memberi tahu bahwa Vania akan langsung pulang ke jogja besok, namun Vania tidak jadi menelpon Ify karena takut mengganggu malam pernikahan Ify.


Akhirnya ia hanya mengirimkan pesan ke Ify bahwa jika besok Vania tidak ada itu berarti Vania dan Triplets sudah kembali pulang ke Jogja, dan mengatakan untuk menelpon Vania saja jika ingin menanyakan alasan nya.


Vania lalu berusaha untuk tidur setelah mengirimkan pesan itu, ia berusaha untuk merilekskan pikiran nya dengan tidur.


*/*/*/


Pukul 01.25 AM


Dave baru keluar dari kamar mandi setelah berendam di dalam air hangat selama sepuluh menit, ia lalu memakai piyama berwarna hitam untuk tidurnya.


Entahlah, biasanya Dave tidak memakai piyama untuk tidur, bahkan Dave biasanya tidur dengan bertelanjang dada dan hanya memakai celana pendek karena Dave merasa gerah setelah seharian bekerja.


Pikiran Dave telah jernih setelah berendam di dalam air hangat, ia memutuskan besok ia akan pergi ke Apartement Vania pagi pagi sekali.


*/*/*/


Guys segini dulu nih cerita nya ya, dukung Author terus ya biar semangat buat kelanjutannya, Author akan berusaha membuat alurnya semenarik mungkin.

__ADS_1


See you :*


__ADS_2