Fake Nerd Girl

Fake Nerd Girl
12


__ADS_3

Ya! Dia adalah Devan yang bertemu dengan Sonya di bus waktu itu. Dan juga yang bertemu dengan Sonya di bioskop. Sonya tidak menyangka ia akan bertemu dengannya disini, di sekolah barunya.


"Baik Devan kamu boleh duduk di tempat kosong" ucap Bu Shinta.


Saat Devan melewati Sonya ia berbisik.


"Hai Nya" lalu ia pun duduk tetap di belakang Sonya.


Wait , Kok Devan bisa tau gua ?Kan gua lagi nyamar jadi nerd?


Saat pelajaran selesai,Sonya segera menghampiri teman-temannya untuk pergi ke kantin . Sebelum ia berhasil menuju pintu, Devan menepuk bahunya yang membuat Sonya sontak kaget dan langsung menoleh.


"Hai Nya nggak nyangka kita satu sekolah hehe" ucapnya.


"Lu kok bisa tau ini gua?" tanya Sonya curiga.


"Hahaha ya bisa lah gua kan temen baik lu dulu udah hafal gua sama muka lu" ucap Devan.


"Yaudah deh gua mau ke kantin dulu ya Dev" ucap gue lalu pergi ke kantin bersama Retta dan Chel.


"Eh itu Devan yang ketemu sama kita bioskop kan?" tanya Chel.


"Iya wah si Sonya utang banyak penjelasan nih sama kita" kata Retta sambil mslirik gua penuh arti.


"Apaan sih kalian , orang dia cuman temen juga" ucap gua lalu melewati mereka.

__ADS_1


Dan saat itu juga gua menabrak seseorang.Saat gua mendongak, mata gua pun bertemu dengan matanya.Kita pun saling berpandangan selama 5 detik.Lalu gua memutuskan tatapan itu.


"Sorry ya" ucap gua. Lalu dia pun memasang senyum dan mengangguk.


"Sans aja kali kayak sama siapa aja lu" kata Angga . Gak tau kenapa nih jantung udah mau copot.


Astaga Angga kalo senyum cakep banget.


"Woi Nya sadar woi jadi ke kantin gak?" seru Retta yang kecapean mengejar Sonya yang sudah lari tadi


"Eh iya kuy!" ucap gua lalu kita pun ke kantin.


Aneh! Kenapa mata Sonya bisa mirip banget sama Lea.Gak habis pikir nih gua.




"Woi Ga denger gak sih? Gua tuh baru putus sama si Caroline lo kok gak dengerin sih?! Ucapnya kencang sehingga Angga sadar dari lamunannya.



"Sorry Louis" lalu Angga pun hanya cengengesan. Louis melihat sikap sahabatnya itu pun cemberut.Wkwk sikap Louis emang kekanak\-kanakan.


__ADS_1


"Eh gua ke toilet dulu ya gais"ucap Angga lalu jalan menuju toilet.



Gua abis dari kantin langsung ke toilet untuk buang air . Pada saat gua ingin keluar dari toilet sebuah tangan menarik gua ke belakang.


"Woi cupu lu jangan sekali-kali deket-deketin Angga lu itu enggak pantes tau gak sih?" ucapnya membentak. Orang itu adalah Indah entah kemana perginya Agatha.


Siapa yang deket-deketin coba ? Terus lu pantes deket sama Angga gituh? Hello? Ngaca keles.


"Awas sampe sekali lagi lu ketauan sama gua ngelirik-lirik Angga lagi" lalu ia pun pergi.


Ish apa-apaan coba mata-mata gua kenapa lu yang repot?


Keluar dari toilet gua pun melihat adegan yang entah membuat jantung gua seakan berhenti.


Deg!


Indah sedang berpelukan dengan Angga di depannya.


"Kalian" gumam gua keceplosan.Mereka pun menoleh dan Indah senyum ke arah gua dengan senyum kemenangan.Sontak Angga melepaskan pelukannya.


"Sonya-" belum selesai ia bicara Sonya pun sudah meninggalkannya.


"Apaan sih lo pake meluk-meluk gua segala risih tau gak? kata Angga ketus.

__ADS_1


"Ih bebeb gitu ah" saat ia hendak memeluk gua lagi gua pun pergi meninggalkannya.


"Awas lu Sonya gua benci sama lu!" ucap Indah bergumam pelan.


__ADS_2