Fatrher'S Will

Fatrher'S Will
BAB 16 : Investigasi


__ADS_3

Anggota utama tim satu berkumpul di ruang rapat mereka membahas mengenai kasus Zoe Lusy dan stefan, dari kelola TKP terdapat banyak benda yang bisa dijadikan barang bukti bahwa itu adalah kasus pembunuhan, dari rekaman cctv terlihat pria berjaket kulit masuk kedalam kamar Zoe dengan memaksa dia mendorong tubuh zoe hingga terjatuh kedalam.


"Tapi itu buntu, bukti itu berhenti saat mereka masuk ruangan dan kita tidak bisa melihat kejadian selanjutnya, apa yang terjadi didalam kita tidak mengetahui nya"


"apakah tidak ada cctv yang terpasang di kamar 052"


"tidak komandan pemilik apartemen hanya memasang nya diluar untuk kamar itu sendiri menjadi hak pribadi setiap penghuni"


Rivaldi mengecek semua rekaman cctv beberapa hari sebelum dan sesudah kejadian namun dia belum menemukan sesuatu yang mencurigakan, Yuma datang dengan membawa beberapa rekaman cctv gedung lain yang dekat dengan apartemen dalam pengamatan nya dia menemukan ada kejanggalan yang terjadi


terlihat ketika mobil milik Zoe terparkir didepan apartemen ada sebuah mobil Rolls Royce hitam berhenti tidak jauh dari apartemen itu, pemilik mobil mewah itu seperti sedang mengamati gerak gerik zoe dia tidak melajukan mobil sampai ketika zoe masuk kedalam gedung.


beberapa menit setelah mobil Rolls-Royce itu pergi datang kendaraan lain ke apartemen tersebut terlihat dia memarkirkan nya di sebelah apartemen, terlihat pria berjaket kulit tebal dan pakaian yang serba hitam dia memasuki apartemen sambil menutupi wajahnya dari sekitar.


"itu stefan"


Stefan sampai di apartemen pukul 12.45 dia memasuki apartemen dengan tergesa-gesa setelah beberapa jam tidak ada tanda-tanda dia keluar apartemen, "sudah terlihat seperti nya stefan memang datang untuk membunuh zoe dan dirinya sendiri" ujar yuma


namun rivaldi melihat ada yang aneh dengan rekamannya "bisma kau putar kembali rekaman dari apartemen" terlihat perbedaan waktu disana dalam rekaman milik apartemen stefan datang mengetuk pintu Zoe pukul 13.45, tapi dari rekaman gedung lain terlihat stefan memasuki gedung pukul 12.45


"ada kejanggalan disini, perbedaan waktu satu jam"


"mungkin saja dia bersembunyi di tempat lain selama satu jam sebelum masuk kekamar zoe, mungkin saja stefan melakukan pengamatan hingga sampai waktu nya tepat baru dia mendatangi Zoe"


Yuma menyimpulkan dari presepsi nya namun rivaldi merasa ada yang aneh karena terlihat tidak begitu banyak penghuni di apartemen itu jadi tidak akan ada yang memperhatikan stefan untuk masuk kamar Zoe, "bisma apakah ada cctv di depan gedung apartemen"


"ada komandan tapi mereka bilang cctv nya mati jadi kita tidak bisa menemukan petunjuk dari sana, karena itulah aku menyuruh Yuma mengambil cctv dari gedung sekitar yang mengarah ke parkiran apartemen"


dari sini rivaldi semakin yakin bahwa memang ada yang aneh dengan rekaman cctv nya "komandan memang benar ada yang aneh dengan rekaman nya, coba lihat. rekaman ini menunjukkan pukul 12.44 kemudian dia berubah ke waktu 13.40" Ja'far menunjukkan rekaman cctv apartemen terlihat ada potongan dalam rekaman itu selama kurang lebih satu jam.


" pukul 13.45 pria misterius datang kekamar zoe, benar begitu kan Ja'far"

__ADS_1


"iya disini terlihat pria yang diduga stefan itu datang pukul 13.45"


"jadi ada sekitar 56 menit rekaman cctv itu hilang, sepertinya memang ada yang sengaja menghapus rekaman itu"


mendengar penjelasan bisma rivaldi paham bahwa ada dua orang pria yang masuk kedalam kamar Zoe di waktu yang berbeda, semua anggota semakin bingung dengan teka teki itu mereka harus bekerja ekstra untuk memecahkan kasus ini tanpa ada kesalahan.


"bisma apa kamu sudah memeriksa jenis kedua pistol tersebut"


"sudah komandan dan ternyata keduanya berbeda dari yang terlihat sepertinya satu pistol adalah milik stefan dan satu lagi itu ada yang aneh"


"apa maksud nya"


"jenis pistol itu hanya akan dimiliki oleh seseorang yang mempunyai jabatan tinggi"


"siapa komandan, letnan, mayor, sersan, irjen, komisaris, atau jedral" Ujar rivaldi menyebutkan setiap pangkat tertinggi dari kepolisian dan TNI, bisma terdiam dia tidak melanjutkan presepsi nya


"kenapa bisma lanjutkan apa yang kamu ketahui dari penyelidikan mu, ungkapan saja kau mencurigai siapa dari semua petinggi yang saya sebutkan tadi"


"kamu yakin dia seorang TNI bukan anggota kepolisian dari kantor kita" rivaldi sedari tadi terus membuat anggota nya bingung sebenarnya siapa yang dia curigai dari salah satu petugas kantor disini


"komandan apa kau serius, tidak mungkin. kau mengira komandan gurdiman sebagai pelaku misterius tersebut, hahahah.. serius"


mendengar apa yang bisma katakan membuat semua anggota menatap rivaldi mereka tidak menyangka bahwa komandan nya akan mencurigai komandan dari tim empat, memang hubungan rivaldi dan gurdiman tidak begitu baik mereka selalu bersaing memperebutkan penilaian dan kedudukan.


tapi tidak disangka rivaldi akan berpikir buruk pada gurdiman dia menganggap bahwa pria misterius tersebut adalah dia, "hey siapa yang bilang, saya tidak pernah menyebutkan gurdiman sebagai pelaku pembunuhan Zoe gimana si kamu bisma"


"komandan, jangan bicara seperti itu kalau ada yang dengar gimana" ujar Yuma pada rivaldi, namun komandan nya hanya tersenyum sembari mengulangi perkataan nya


" wah, komandan nggoleki masalah " ujar Ja'far


"heheh.. Ora Ja'far ora masalah"

__ADS_1


"piye to" Ja'far menatap kedua temannya, mereka sudah pasrah dengan kelakuan komandan nya tersebut ketika dia sedang gabrut semua yang diucapkan selalu melontar kemana mana.


"sudahlah terserah apa komandan, sekarang kita harus gimana? " Bisma menanyakan tentang langkah mereka selanjutnya, disana rivaldi membagi tugas sesuai kemampuan anggota nya


rivaldi menyuruh bisma untuk mendatangi setiap tempat yang pernah zoe kunjungi dua hari sebelum zoe pindah ke apartemen, "Ja'far kamu bantu bisma dalam hal ini kamu cek melalui cctv lalulintas, dan lihat apakah selama ini mobil Rolls-Royce selalu mengikuti nya atau tidak"


sementara Yuma akan pergi ke tempat tim IT (Information AND Technology) untuk mengetahui siapa saja yang pernah Zoe hubungi beberapa hari terakhir ini, namun mereka masih tetap buntu karena ponsel stefan tidak ada pada dirinya mungkin dia tidak membawa nya karena itu Yuma akan pergi ke tempat orang tua stefan untuk menggeledah kamarnya.


"mungkin kita bisa mendapatkan petunjuk baru dari sana, dan bisma jangan lupa kamu pergi ke akademi cari tau tentang aktivitas stefan selama di sekolah"


"baik komandan"


rapat dibubarkan semua anggota pergi sesuai dengan tugas mereka masing-masing rivaldi akan pergi ke rumah sakit untuk memeriksa hasil otopsi Zoe dan stefan, sebelum berangkat rivaldi sempat menelpon Siska karena akhir akhir ini dia sibuk jadi belum bisa pulang untuk melihat kondisi adiknya.


tidak ada jawaban dari Siska panggilan itu selalu dialihkan Seakan-akan dia sedang telponan bersama orang lain, selang beberapa menit ponsel rivaldi berdering terlihat panggilan masuk dari ibunya.


"hallo mah"


"kak kapan kamu pulang"


"sepertinya hari ini rivaldi akan terlambat karena banyak urusan yang harus diselesaikan, mah bagaimana keadaan Siska"


"Siska baik, sekarang dia sedang maraton anime kesukaan nya, aduhh mamah pusing harus bagaimana dengan adik mu itu tidak ada henti nya nonton kartun" mamah mengeluh melihat Siska yang selalu menghabiskan harinya dikamar menonton anime


"heheh.. ya udah lah biarin dari pada dia main keluyuran tidak jelas lebih baik dirumah"


"iya sih tapikan tidak baik kalau dia hanya diam sepanjang hari dikasur, keluar hanya ingin makan dan kekamar mandi terus balik lagi, aduhh.. udah perawan juga tapi kelakuannya masih seperti anak kecil, sudahlah kamu hati-hati ya dalam menjalankan tugasnya jangan lupa sholat"


"iya mah pasti, kalau gitu rivaldi kerja dulu assalamu'alaikum"


"waalaikumsalam"

__ADS_1


__ADS_2