
Menjelang malam yang panjang investigasi masih dilakukan tim satu terus berusaha menguak fakta dibalik kasus kematian seorang selebgram bernama zoe lusy atau dikenal sebagai zoe, dan seorang mahasiswa kepolisian angkatan kedua stefan Williams sepupu dari tuan gurdiman komandan tim empat
Terlihat rivaldi keluar dari rumah sakit dia pergi membawa hasil otopsi itu ditangannya dengan tergesa-gesa rivaldi menaiki mobil lalu melaju cepat, diperjalanan rivaldi mencoba menghubungi bisma menanyakan tentang perkembangan kasus namun sepertinya rivaldi mengurungkan niat itu dia beralih ke grup chat.
"para anggota yang terhormat terimakasih atas kerja keras kalian beberapa hari ini, sekarang kita harus menghentikan pencarian sampai disini terlebih dahulu setelah kalian menemukan sedikit petunjuk baru itu sudah cukup menambah perkembangan kasus ini, untuk itu saya harap kalian pulang secepatnya memang kita tidak boleh lambat dalam menguak kebenaran tapi kesehatan kalian lebih diutamakan, karena itu pulang lah kita akan ketemu kembali besok pagi di kantor." #salam komandan
"siap komandan laksanakan" ujar yuma membalas pesan
"tanggung komandan sebentar lagi"
"bisma pulang kamu tidak dengar apa kata komandan, jika besok kelihatan mengantuk gue tampol lo ya"
"siap ibu cerewet" meledek yuma
"nggih komandan" ujar Ja'far membalas
"wah, sepertinya kalian bekerja keras hari ini. Maaf teman-teman aku belum bisa membantu" cazim bergabung dalam percakapan mereka
"tidak apa cazim, semoga cepat sembuh teman" ujar yuma, semua anggota lain pun ikut memberikan semangat pada temannya yang sedang dalam masa pemulihan.
Setelah mendapat pesan yang cukup perhatian dari seorang komandan semua anggota memberhentikan pekerjaan mereka lalu pulang kerumah untuk menanti hari esok dengan semangat, sementara orang yang mengirim pesan malah pergi menuju kantor dia berjalan cepat menuju ruangan namun langkah nya terhenti ketika melihat lampu ruangan itu menyala.
__ADS_1
"sudah saya perintahkan kalian untuk pulang tapi kenapa masih... " perkataannya terhenti ketika rivaldi melihat ruangan yang hanya menyisakan satu pegawai keras kepala disana, terlihat dia tengah mengurus beberapa berkas diatas mejanya.
komandan rivaldi menegur bisma yang masih berada di kantor di jam selarut ini tapi dia dengan mudah malah membalikkan pertanyaan itu pada rivaldi, "ya saya harus.. apa namanya.. sudahlah, apa yang sedang kamu periksa dengan berkas sebanyak itu"
bisma menunjukkan beberapa bukti yang telah dia temukan saat menjelajahi beberapa tempat yang pernah zoe kunjungi, terlihat memang beberapa kali zoe pergi berdua dengan stefan mereka mendatangi beberapa kafe dan juga bioskop.
selama hampir satu bulan ini ternyata stefan tidak masuk akademi karena dia dalam masa skorsing dia melakukan keributan di Akademi sehingga kepala akademi memutuskan untuk menskors nya selama dua bulan, zoe sendiri tidak mengetahui tentang masalah yang dihadapi stefan namun yang dia tahu bahwa selama ini sikap stefan berubah dia sering melakukan hal diluar batas.
sikapnya seperti seorang anak nakal dia sering clubbing bersama teman tidak jelasnya bahkan terlihat stefan mabuk beberapa kali ketemu dengan zoe, semua perubahan itu membuat zoe muak dia takut hal itu akan mempengaruhi karir nya sebagai selebgram jika ada orang yang memergoki dia kencan dengan orang pemabuk.
karena alasan itulah tepatnya hari selasa tanggal 20 april 2019 zoe memutuskan hubungan nya dengan stefan di cafe Melati jalan kebayoran, "bisa terlihat dari semua bukti yang ditemukan komandan sepertinya dari sanalah puncak kemarahan stefan meluap dia tidak terkendali sehingga memutuskan untuk membunuh zoe"
"tapi apa kamu sudah mendengar hasil dari penyelidikan Ja'far"
"hehe.. sudah lah kita akan mengetahui nya besok, untuk itu kamu pulang lagipula ini sudah larut malam"
mendengar perintah pulang bisma malah membalikan dia memperpanjang waktu dengan bertanya tentang kedatangan rivaldi kekantor, bukankah dia yang menyuruh semua anggota pulang tapi dia sendiri malah datang ke kantor untuk tetap bekerja "komandan kau ingin jadi pahlawan yah"
"apa maksud kamu bisma"
"iya lagian komandan menyuruh semua anggota pulang tapi kau sendiri malah datang ke kantor, apalagi kalau bukan ingin dipanggil pahlawan, iya tidak" bisma mengajak rivaldi bercanda
__ADS_1
"hehe.. tidak perlu mencari sensasi semua orang sudah tau kehebatan saya"
"aduh dia jadi besar kepala, baik memang komandan saya luuuuaaaar biasa"
mereka berdua membuat sebuah lelucon untuk menghibur diri dari pekerjaan berat sepanjang hari disana juga rivaldi mulai menjelaskan pada bisma mengenai hasil otopsi zoe dan stefan yang telah keluar, dari penelitian mereka terlihat bahawa ternyata ada perbedaan waktu atas kematian keduanya.
sedari awal bisma dan yuma telah mencurigai hal itu "berarti benar stefan memang ingin membunuh zoe lalu karena panik dia ikut bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri" ujar bisma, namun rivaldi membantah pernyataan tersebut dia mengatakan kejadian itu sebaliknya
rivaldi berkata bahwa waktu kematian stefan lebih dulu dari zoe itu bisa terlihat dari hasil otopsi dokter wahyu nugroho juga mengatakan bahwa memang terdapat beberapa bekas luka di tubuh zoe, tapi yang terparah di tubuh stefan terdapat sebuah racun dengan kadar reaksi lama namun racun itu sangat mematikan.
saat mendengar penjelasan itu seketika bisma teringat dengan obat yang ditemukan rivaldi di kamar zoe ternyata orang yang diduga sebagai korban adalah pelaku itu sendiri, tapi yang masih menjadi pertanyaan kenapa stefan datang ke apartemen zoe saat itu apakah memang dia datang sendiri atau zoe yang menyuruhnya.
"kita akan tahu besok, karena informasi itu ada pada yuma dan sekarang mungkin dia sedang tidur lelap dalam mimpi nya" ujar rivaldi
"Aduhh padahal aku ingin menyelesaikan masalah ini secepatnya, ini gara-gara komandan kenapa harus menyuruh mereka semua pulang"
"kamu memarahi saya kamu protes dengan keputusan saya"
"tidak komandan bukan begitu.. tapi, ya saya minta maaf"
"hahaha.. sudahlah bisma tidak perlu dihiraukan aku hanya bercanda, sekarang sudah pukul 03.00 apakah kamu akan pulang atau ikut dengan aku makan lalu kita joging"
__ADS_1
mendengar ajakan itu bisma dengan semangat mengiyakan, mereka pulang bersama untuk melakukan makan di pagi hari dan dilanjut dengan joging disekitar taman.