
.
.
.
Para Reader's tersayang.. tinggalin jejak yahh.. di koment, like, dan dibantu vote yah..
mari lanjut..
.
.
.
.
.
.
🌷🌷🌷🌷🌷
Sasti berpamitan karena hari ini jadwal terbang nya kembali ke indonesia. sasti bercerita kekacauan yang terjadi antara pak reza dan istrinya serta iren.
Nura istri pak reza pulang dengan penerbangan lain setelah mengamuk kemarin. Iren nampak sangat pendiam setelah kejadian kemarin. Belum lagi pemberitahuan dari pihak maskapai tentang hukuman yang akan menantinya ditanah air.
Begitu pun dengan Reza masalah kali ini sepertinya tidak bisa lepas dari sangsi yang berat karena attitude nya serta kelakuan istrinya yang telah berani menampar calon istri dari atasan nya atasan.. Lengkap sudah dia sudah berusaha bertemu Zain tapi ditolak mentah mentah. malah dipermalukan oleh Zain karena ketidakpedulian nya.
Sedang Zain dan dita hendak menikmati Hari terakhirnya di amerika dengan berbelanja oleh oleh untuk adik dan teman teman lain.
"Mas.. Yang ini apa yang ini" Dita memperlihatkan dua topi dengan jenis berbeda.
"Dua dua nya bagus.. ambil dua dua nya saja" Ucap Zain sambil tersenyum, dia terlihat gemas melihat dita berebelanja.
"Ouhh.. Mas kita beli barang buat kita juga yah.. oleh oleh nya udah beres ko"
"Kalo buat kita mas yang pilih.." ucap Zain sambil menggandeng tangan dita. zain membawa dita menuju toko perhiasan.. Zain mencari gelang couple untuk mereka.
"Mas pake in yah.." setelah memilih dengan hati hati akhirnya Zain menemukan gelang yang sesuai keinginan nya.
"ok.. " jawab dita dengan tersenyum.
Sementara Damar dan angel pun sama mereka pun berbelanja dengan senang. karena kedua nya mempunyai kemiripan dalam hal belanja. Damar yang nampak aktip membantu angel memilih barang yang akan dibeli Angel, tidak banyak mengeluh seperti banyak nya laki laki pada umumnya. Damar menyenangkan di ajak berbelanja.
"Your girlfriend,, beautiful" ujar seorang pedagang pada Damar.
"Thank you.." jawab Damar sambil tersenyum.
"Sejak kapan aku jadi pacar kak damar.."
Damar hanya tertawa terbahak mendengar dengusan angel.
"Udah selesai semua kak.. tinggal pulang ke hotel.. tapi mampir dibar dulu yuk" ajak Angel.
Damar menyetujui ide angel. mereka bersantai sejenak menikmati suasana bar malam. mereka nampak minum terlalu banyak sehingga sedikit membuat Damar merasa harus pulang.
"Kita kembali ke hotel sekarang yuk"
"Baik lah.. ayo" Angel sedikit berjalan kelimpungan.
"aku bantu.. " ucap Damar sambil merangkul pinggang angel.
__ADS_1
Damar mengantar angel kekamar nya. Damar membopong tubuh angel dengan sedikit tidak nyaman. karena tubuh angel yang bisa dibilang diluar kata biasa. Damar menaruh badan angel di ranjang tapi rengkuhan lengan angel membuat damar jatuh terseret ke ranjang. tepat berada di atas Angel.
Mata mereka saling tatap perlahan semakin intense. Damar pun lelaki biasa.. bisa bergairah dengan melihat wajah angel dan tubuh angel yang seksi. hingga tidak sadar Damar mengecup bibir angel dan kembali melihat wajah angel. mencari rambu rambu diwajahnya.
"Kak damar.." Ucap Angel pelan dan menggoda.
"i want you tonight ..its that ok?" Angel tidak menolak tidak pula mengiyakan.. batas sadar nya hampir habis dan yang tersisa adalah hasratnya untuk bersama Damar menikmati belaian nya.
Damar kembali mencium bibir angel. semakin lama dan semakin panas . hingga tak bisa menghentikan lagi kegiatan yang panas itu.
****
Pagi hari matahari mulai naik menampakan pagi hari di amerika. Angel mengerjap ngerjapkan matanya. mencoba terbangun dari tidurnya merasakan hawa dingin ditubuh nya..
"Oh my god" Angel tak memakai pakaian sama sekali. melihat sekeliling.. nampak pakaian nya berada disebelah seberang ranjang tergeletak sembaranga. disamping nya masih ada Damar yang nampak tertidur pulas.
Angel berusaha turun dari ranjang dengan menggunakan selimut. "Arrgggg" betapa kaget nya angel seketika mengangkat selimut dan menutupi tubuhnya tapi malah memampang tubuh ***** nya.. Damar terbangun dengan teriakan Angel. "Kenapa.. ada apa.." Angel secepat nya berlari dengan selimut nya ke kamar mandi.
"Auhhh.. gimana nihh. malu gw.." Celoteh angel dikamar mandi.. " Ko bisa gw jatuh gitu aja.. bodoh bodoh.."
"Angel.. buka pintunya.. kamu kenapa" Damar yang bergegas mengejar angel setelah menggunakan celana pendek.
"Gak kenapa napa kak.." Jawab angel supaya Danar berhenti menggedor pintu. Angel secepat nya mandi dan memakai jubah mandi.
"Udah mandinya.. kak Damar mau mandi juga.. kak damar udah pesenin sarapan.. kita sarapan dikamar yah.. dita dan zain juga sarapan dikamar.." ucap nya panjang lebat tanpa ada sedikitpun rasa malu dan canggung. eits.. bohong.. Damar sama sama merasa canggung beserta kaget. Dikamar mandi dia mengingat kembali aktipitas malam nya. tapi senyum mesum yang terpancar diwajah nya.
"Kak.. sarapan nya udah dateng.. beres belum mandi nya."
"Eum udah" Damar keluar dengan jubah mandi juga. Mereka asyik sarapan ketika pintu diketuk. Angel membuka pintu dan nampak dita membawa jus ditangan nya.. sambil nyelonong masuk walau sudah susah oayah ditahan angel.
"Apa an sih.. minggir.. ini gw bawain jus.. enak banget ampe gw pesen lagi buat lo.. lo kan......."
Dita mendadak berhenti bicara ketika melihat Damar berada di sana dengan hanya menggunakan jubah mandi.. Dita berbalik kepada angel menyerah kan jus nya dan berlari keluar. " Mas Zainnn....." teriak nya..
"Ahh.. gimana nih kak.."
"Gimana apa nya.."
"Kita.."
"Mau nya kamu gimana.. aku ikut aja.."
"yang semalem.. apa kak damar mau minta maaf" ucap angel "kalo kakak mau minta maaf aku maafin.. itu jiga sebagian salah aku ko"
"Gak.. aku gak bakal minta maaf.. toh bukan kesalahan soal minum. itu masih didalam batas sadar. jadi kemarin bukan kesalahan jadi untul apa minta maaf" Damar menatap wajah angel yang nampak merona.
"Terus.."
"Terus apa nya.. "
"Ah tidak" Angel tampak kecewa dia menduga bahwa damar hanya melakukan one night love
berharap lebih padahal. Damar nampak tersenyum melihat raut wajah angel. dia beranjaka duduk disamping angel. mengecup pipi nya.
"Aku tidak terbiasa merayu wanita.. tapi tindakan ku harus nya bisa sangat dimengertikan angel." Angel terkejut.. tersenyum dan mengangguk kecil. tanda menyetujui pemikiran damar.
Siang hari mereka bersiap siap kembali ketanah air. Zain nampak sedang berbicara denga dita di sofa yang terletak ditengah lobby sambil menikmati coffe.
"Mas.. gimana.. kak damar tadi ada dikamar angel.. pake jubah mandi.. kaya nya mereka nginep disana barengan deh"
"Mereka udah dewasa dita. sama kaya kita juga kan.."
"Tapi kan mereka gak ada dalam hubungan."
__ADS_1
"Sekarang mungkin mereka dalam hubungan siapa yang tau "
"Beneran kak Damar belum punya pacar.. masih single. kak Damar orang nya baik kan sama cewe.. gak usah kaya mas lah baik nya.. minimal setengah nya aja.. atau seperempatnya aja.. soal nya kan kak Damar sering ganti pacar.. atau malah pacar nya banyak.." cericisan dita ditanggapi dengan tertawa oleh Zain.. menurut nya itu lucu. tapi juga membuat nya senang. karena menurut dita dirinya lelaki yang baik. itu poin yang ia tangkap.
"Iya sayang.. Damar single.. kita lihat aja nanti" Damar dan angel nampak bergandengan ketika berjalan menuju dita dan Zain.
"Haii.. maaf lama nunggu yah.." ucap angel malu malu..
"tidak apa apa" Zain menjawab dengan tenang.
"itu.. mas mereka pegangan kan.. dan tunggu.. angel kesini.." Dita menarik tangan angel dan merapikan kerah bajunya sehingga dapat menutupi kissmark yang terpangpang disana.
"Jadi karena itu kalian terlambat " Zain menimpali dengan manggut manggut kecil ke arah Damar. damar meninju pelan perut zain dan tertawa. Angel hanya tersenyum genit ke arah dita.
"Yahh.. sudahlah jelas sudahh.. ayo.. gw jadi kesel lama lama.." gerutu dita sambil menarik tangan zain.
****
"Gimana sit.. hasil nya.." tanya abel
"eum beasiswa nya berhasil gw keterima.."
"wah selamat yah.." abel memeluk sita karena senang
"Heumm tapi bantuin gw ngomong sama dita donk.. rasanya jadi bingung nih.. gak yakin bakal diizinin.."
"Kan kamu bareng sama aku sayang" kata robbin..
"nah itu apa dia bisa percaya sama kamu."
"ya ampun.. aku punya jaminan ko.."
"Apa.."
"urie shamchon... Lucas Shamchon.. lagian kan kamu disana gak tinggal sendiri bisa ikut keluarga aku.."
"Apalagi kalo lo ngomong kaya gitu"
"ya ampun.. gak dirumah gw.. tapi rumah nenek gw.. disana banyak kamar.. pasti diijinin tinggal sama nenek ko.."
"Ya udah lah yah kita bicara sama mbak dita aja besok.. kita lihat besok"
"ok.. sekarang beres beres yuk sit.. malu udah berantakin rumah gw sama mbak dita" Beberpa hari ini memang abel menginap di apartment sita. yang tentu saja selain abel.. robbin dan pak badri menengok sita disana..
.
.
.
.
.
.
.to be continued..
.
.
.
__ADS_1
.Maaf yah teman teman episode ini agak pendek.. soal nya authornya lagi sakit pinggang..