
Di tempat lain di sebuah rumah sederhana di pinggir kota itu, dan di jaga oleh beberapa orang, di dalam kamar rumah itu, Adi Wijaya dan asistennya yang bernama Anton terikat di kursi, dengan mulut tertutup lakban yang baru sadar karena di bius tadi saat di culik.
( plash back on)
Setelah berpamitan pada istrinya, Adi Wijaya pergi ke kantor, bersama asisten sekaligus supir pribadinya. Di dalam perjalanan mobil mereka di ikuti oleh mobil yang bewarna hitam di belakang, sampai di jalan yang sepi, mobil yang mengikuti itu ke depan dan menggadang mereka.
" Ada apa Anton, kenapa berhenti ...?" tanya Adi
" Ada mobil di depan tiba-tiba berhenti, dan seperti nya memang menghadang kita tuan. " kata Anton
" Kita lihat dulu, mau apa mereka. " kata Adi
" Baik tuan " kata Anton
Seketika orang yang ada di mobil hitam di depan itu keluar, yang berjumlah 10 orang, menghampiri, dan memukuli mobil Adi pakai kayu, dan menyuruh pemilik mobil keluar.
" Keluar kalian, cepat..." kata orang berbaju hitam itu
Adi dan Anton pun merasa takut dan cemas berada di dalam, mau tidak mau mereka pun keluar.
__ADS_1
" Ada apa ini, siapa kalian ? " kata Anton
" Mau apa kalian ? " kata Adi
" Cepat ikut kami " kata mereka
" Tidak, kami tidak ada urusan dengan kalian " kata Adi
" Cepat tangkap mereka " kata mereka
" Jangan macam - macam kalian " kata Adi dan Anton bersamaan
Perkelahian pun terjadi, 2 lawan 9 dan yang satu, ketua penjahat itu hanya diam melihat mereka berkelahi.
( plash back off)
Setelah ingat apa yang terjadi, Adi Langsung mencari Anton di sekelilingnya, dan menemukan Anton yang juga terikat sama seperti nya.
Tidak lama kemudian orang yang menculik mereka berdua pun masuk, dia adalah Bimo mantan asisten pribadi Adi yang tidak terima di pecat.
__ADS_1
Adi terpaksa memecatnya karena Bimo berkhianat, dan mencoba mengambil alih perusahaan milik Adi.
" Halo tuan Adi Wijaya, bagaimana kabar anda, bagaimana suka dengan kejutan nya ?" kata Bimo yang sambil berjalan dan membuka perban di mulut Adi
" Kau, apa yang ingin kau inginkan ?" kata Adi
" Yang aku inginkan, hahaha... Mudah saja " kata Bimo yang sambil tertawa dan berjalan mengelilingi Adi.
" Cepat tanda tangani surat pengalihan nama pemilik perusahaan itu atas namaku, sekarang, kalau tidak kau akan tahu sendiri akibatnya, dan bukan hanya kamu, keluarga mu pun akan merasakannya " kata Bimo
" Awas kamu Bimo, jangan coba macam - macam dengan keluarga ku, kalau tidak, akan ku balas kau " kata Adi yang sangat marah pada Bimo
" Hahaha... coba saja kalau kau bisa, aku mau lihat bagaimana kau bisa menyelamatkan keluargamu, dengan keadaan mu seperti ini sekarang, hahaha..." kata Bimo sambil tertawa puas
" Hei kau cepat sini, culik dan bawa istri dan anak Adi Wijaya kesini, malam ini dan aku mau besok mereka sudah ada disini, kau mengerti " kata Bimo pada anak buah nya
" Siapa bos, kami pergi dlu " kata anak buah nya tadi.
" Hem pergi lah, selesaikan tugas kalian dengan benar. " kata Bimo
__ADS_1
" Jangan macam - macam kau Bimo " kata Adi marah mendengar anak dan istrinya yang akan di culik juga.
" Hahaha..." tawa Bimo sambil keluar meninggalkan mereka..