Gadis Manis Luar Biasa

Gadis Manis Luar Biasa
part 41


__ADS_3

Dino dan Dinda berhenti dengan jarak lumayan agak jauh dari mereka, agar tidak ketahuan


" Ayo ka kita ikuti mereka, seperti nya di bawa ke rumah besar itu " kata Dinda


" Iya ayo, awas hati-hati, " kata Dino


Mereka berdua mengikuti segerombolan orang yang membawa Dino dan Alya ke rumah besar itu


Kembali pada Doni dan Alya


Sesampainya mereka di rumah besar itu, mereka berdua langsung di bawa masuk


" Lepaskan kami, tempat apa ini, kenapa kalian bawa kami kesini ?" tanya Alya


" Jangan banyak tanya, cepat masuk. di dalam kau akan tahu sendiri jawabannya " kata salah satu orang itu


" Tenang Alya, kita ikuti saja apa mau mereka " kata Doni yang menenangkan Alya


Mereka pun langsung di bawa masuk, sesampainya di dalam.


" Hahaha... Selamat datang Doni dan Alya, apa kalian senang bertemu dengan ku..." jawab orang misterius itu

__ADS_1


" Kau... Apa tujuan mu melakukan semua ini ?" tanya Doni


" Aku... Aku hanya ingin kau... Keluar dari jabatan mu sekarang. Dan kau juga Alya, aku sudah memperingatkan mu kemarin, dengan menculik dan menyiksa ayah mu kemarin, tapi kau masih dalam posisi mu, keluar kalian dari perusahaan itu. " kata orang itu


" Kau tidak berhak, siapa kau yang menyuruh kami keluar " kata Doni


" Aku, hahaha... Aku adalah Raka Dinata, yang pantas memimpin perusahaan besar itu dan bersanding dengan Dinda hahaha..." kata Raka


Ya orang misterius itu adalah Raka Dinata, ia adalah salah satu orang kepercayaan Dinda di perusahaan, dan menjabat sebagai manajer pemasaran.


Raka tidak puas dengan kedudukan nya saat ini, ia ingin menduduki jabatan sebagai asisten dan sekaligus pemimpin di perusahaan dan menjadikan Dinda sebagai pendampingnya.


Dan semua itu terancam gagal karena Alya mengetahui hal itu, itu sebabnya Raka menculik dan menyiksa ayah Alya, untuk memperingati nya agar tidak buka mulut dan mengadukannya pada Doni dan dinda, dan Alya pun terpaksa tutup mulut.


" Dan jika itu terjadi, kalian akan selamanya berada di sini, dan mungkin hanya tinggal nama hahaha... " kata Raka yang sambil tertawa


" Kurang ajar kau Raka, aku tidak akan pernah memaafkan mu " kata Alya yang juga sangat marah


" Jangan macam-macam kau Alya, kalau tidak orang tua mu akan kembali merasakan akibatnya hahaha..." kata Raka


" Iblis kau Raka, hanya karena kedudukan dan kekuasaan, kau melakukan segala cara, bajingan... " marah Doni

__ADS_1


" Hahaha... Pengawal cepat ikat mereka, dan kalau perlu siksa mereka hahaha... " kata Raka sambil tertawa puas


Dinda sangat marah melihat dan mendengar penghianatan di perusahaan nya itu, dan ia pun segera keluar untuk menyelamatkan Doni dan Alya.


Yah dari tadi Dinda dan Dino bersembunyi di bawah jendela di pojok rumah itu, dan mendengar serta melihat semuanya.


"Hati - hati sayang, mereka sangat banyak dan berbahaya " kata Dino


" Kaka tenang saja " kata Dinda lembut dan mulai tenang, setelah mendengar kata sayang dari Dino


" Kita hadapi bersama " kata Dino


Mereka pun keluar, Dinda menahan amarahnya dan tenang karena ada Dino di sampingnya.


Prok..prok ...Prok...


Dinda bertepuk tangan, sambil berjalan dengan Dino dan menghampiri mereka.


" Hebat, bagus ku akui cara mu lumayan hebat tuan Raka Dinata " kata Dinda senyum sinis nya


" Nona Dinda, ke... Kenapa ka..Kamu bisa ada di sini " tanya Raka terbata-bata karena sangat terkejut melihat Dinda ada di situ.

__ADS_1


Begitu pun dengan Doni dan Alya, mereka berdua sangat terkejut dan tidak menyangka kalau Dinda berada di sini.


__ADS_2