Gadis Manis Luar Biasa

Gadis Manis Luar Biasa
part 52


__ADS_3

" Ya sudah kita berangkat sekarang " kata Doni yang langsung di anggukan oleh mereka.


Mereka pun berangkat menggunakan 3 buah mobil, dan masing-masing memakai mobil mereka sendiri.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh, akhirnya mereka sampai di desa, Alya dan mereka pun berhenti untuk bertanya kepada warga dimana rumah Laura.


Warga desa pun memberi tahu dan menunjukkan tempat tinggal Laura, tapi sebelum pergi Alya sempat bertanya tentang Laura sedikit pada warga itu.


Warga desa pun menceritakan tentang Laura dan ibunya, yang awalnya hanya seorang janda miskin dan hidup serba kekurangan, sampai akhirnya bertemu Laura dan mengangkatnya menjadi anak, dan karena kerja keras mereka selama ini, sekarang mereka menjadi orang paling sukses di desanya, dan sekarang siapa yang tidak mengenal Laura seorang pengusaha perkebunan yang sangat sukses saat ini, dan itu membuat mereka semua sangat kagum pada Laura.


Setelah bertanya, dan warga pun menceritakan semuanya, mereka semua semakin yakin kalau Laura itu sebenarnya adalah Dinda, tapi yang membuat mereka bingung kenapa Laura atau Dinda itu tidak kembali dan tidak mengenali Alya, apakah Dinda hilang ingatan, batin mereka.


Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju rumah Laura yang di beri tahu warga tadi, sesampainya di sana.


" Wah suasananya masih segar sekali ya di sini " kata Dina


" Benar Dina, memang cocok buat berlibur " kata Alya


Para lelaki hanya senyum mendengarkan, Alya pun langsung mengetuk rumah Laura

__ADS_1


Tok tok tok...


" Assalamualaikum, permisi " kata Alya


" Walaikum salam, sebentar " jawab dari dalam rumah itu


Cekklek... Pintu pun terbuka


" Eh nak Alya, ada apa ya, mari masuk " kata Maria


" Terimakasih Tante, maaf saya langsung datang kemari, karena Melisa ingin bertemu Laura, jadi sekalian saja saya berlibur bersama keluarga saya, boleh kan Tante " kata Alya dengan alasan anaknya


" Oh tentu boleh sayang, mari semua masuk, sebentar ya Melisa sayang nenek panggilkan Tante Laura nya dulu " kata Maria yang sangat senang kedatangan tamu


" Tante Laura nya lagi masak di dapur sayang, sebentar ya. ya sudah mari silahkan duduk dulu semua, saya panggil anak saya dulu " kata Maria


" Iya Tante terimakasih " jawab mereka semua.


Maria pun langsung pergi ke dapur untuk memanggil Laura, sedangkan mereka semua duduk dan melihat - lihat kediaman Laura yang lumayan besar dan sangat nyaman bagi mereka.

__ADS_1


Tidak lama Maria pun datang bersama Laura yang sambil membawakan minuman untuk mereka semua.


Mereka semua terkejut melihat Laura, kecuali Alya dan Melisa yang memang sudah bertemu kemarin


" Nenar - benar mirip " kata Dino, Doni, Dika dan Dina


" Eh nyonya Alya, ada apa kesini ? " tanya Laura


" Wh iya ini Laura, Melisa ingin bertemu dengan mu jadi sekalian saja kami berlibur kesini, jangan panggil nyonya dong, berasa tua banget aku, panggil Kaka aja ya " kata Alya


" Oh iya ka Alya, Melisa ingin ketemu Tante ya, sini nanti Tante ajak Melisa jalan - jalan ya " kata Laura yang langsung di anggukan oleh Melisa yang kelihatan sangat antusias


Sedangkan Dino, Doni, Dika dan Dina masih diam dalam keterkejutannya.


" Oh ya, Laura, Tante kenalkan ini keluarga ku mereka katanya ingin ikut berlibur juga makanya aku ajak ke sini, boleh kan Tante, Laura " tanya Alya


" Oh iya boleh dong ka, silahkan kalau mau berlibur disini " kata Laura


" Iya dan kalian boleh menginap di sini , selama berlibur " kata Maria

__ADS_1


Mereka pun sangat senang dan mereka pun berkenalan, saat Laura menjabat tangan Dino, ada perasaan aneh yang ia rasakan, dan saat menjabat tangan mereka semua ada perasaan yang seperti sudah lama mengenal mereka, tapi Laura tidak tahu apa itu.


Begitu juga dengan mereka, mereka merasakan hal yang sama dengan Laura, dan ada kerinduan yang sangat besar di hati mereka.


__ADS_2