Gadis Manis Luar Biasa

Gadis Manis Luar Biasa
part 29


__ADS_3

Ya memang keluarga nomor 1 adalah keluarga afandra, dan nomor 2 adalah keluarga Wijaya.


Tapi perusahaan terbesar di Indonesia sekarang adalah HDR company, yaitu perusahaan milik Dinda. nomor 2 adalah perusahaan afandra grup, milik leo. dan yang ke 3 adalah perusahaan Wijaya grup milik Adi.


Dan mereka semua tidak ada yang tahu, kalau pemilik perusahaan terbesar itu adalah seorang Dinda gadis SMA, yang berpenampilan cupu dan sangat sederhana.


Karena yang mereka tahu, pemilik perusahaan itu sangat misterius dan menyembunyikan identitas nya, dan hanya di pimpin oleh Doni, kecuali seluruh karyawan perusahaan, yang memang sudah di beritahu, dan peraturan wajib karyawan untuk tutup mulut siapa sebenarnya pemilik perusahaan nya.


" Kalau pemikiran ku benar, aku adalah orang tua paling bangga di dunia ini, karena mempunyai anak seperti Dinda " kata Adi dan Ani dalam hati nya


" Kalau pemikiran ku benar, berarti aku memang tidak salah memilih menantu untuk Dino " kata Leo dan Rina dalam hati


" Kalau pemikiran ku benar, pantaskah diriku yang biasa dan bukan apa - apa ini untuk mu Dinda " tanya Dino dalam hati juga


" Kalau pemikiran ku benar, aku sangat bangga bisa berteman dengan mu Dinda " kata Dina dalam hati


" Kalau pemikiran ku benar, aku sangat bangga dengan anak sahabat ku ini, gadis manis yang sangat luar biasa " kata Sari dalam hati nya.

__ADS_1


Begitulah pemikiran mereka masing-masing, yang memandang dan menatap Dinda yang saat ini sedang terbaring lemah di sana.


" Bangun Dinda, kami semua menunggu mu " kata mereka semua dalam hati.


Saat mereka terdiam dengan pikiran masing-masing tanpa mereka sadari, jari tangan Dinda mulai bergerak, dan pelan - pelan Dinda membuka mata nya.


" Haus... " kata Dinda yang baru saja sadar


Mereka yang ada di situ, terkejut dan sekaligus sangat bahagia melihat Dinda yang sudah sadar


Dengan segera Doni langsung memanggil dokter untuk memeriksa di Dinda


"Iya sayang, ini minum dulu ya " kata Mama Ani yang sangat bahagia anak kesayangan nya sudah sadar.


Dokter pun datang dan langsung memeriksa Dinda


" Keadaan pasien sudah baik - baik saja sekarang, dan tinggal menunggu masa pemulihan saja. dan biarkan pasien tetap berada di rumah sakit selama masa pemulihan, agar lebih mudah memantau perkembangan nya " kata dokter itu menjelaskan

__ADS_1


" Baik dokter kami mengerti " kata Adi


" Sekali lagi terima kasih banyak dok " kata leo


" Dinda akhirnya kamu bangun sayang, mamah sangat bahagia " kata Ani yang langsung memeluk dan mencium anak semata wayangnya itu


" Papah juga sayang, papah tidak menyangka kamu bisa sampai seperti ini " kata Adi


" Syukurlah kamu selamat sayang, Tante sangat panik dengan keadaan kamu kemarin " kata Sari


" Terimakasih banyak Tante, Tante sudah menolong Dinda, kalau tidak Dinda tidak tahu lagi apa yang akan terjadi " kata Dinda pada sari


" Sama-sama sayang, kamu adalah anak sahabat Tante, berarti kamu juga anak Tante ya " kata Sari lagi yang langsung di anggukan oleh Dinda


" Ka Dino, Dina bagaimana keadaan kalian , syukurlah kita semua selamat " kata Dinda


" Iya syukurlah, kami baik - baik saja Dinda, kamu cepat sembuh ya " jawab Dina

__ADS_1


" Bagaimana dengan keadaan kamu sekarang, maafkan aku, karena tidak hati - hati kita semua jadi seperti ini sekarang " kata Dino yang sangat merasa bersalah.


__ADS_2