
" Tidak apa-apa tuan, biar nona Dinda saja yang menjelaskan, itu bukan hak saya " kata Doni dengan santai nya menjawab
Dinda hanya melotot menatap Doni, lalu Adi dan Anton menatap Dinda dengan serius.
Dinda yang di tatap pun hanya santai, sambil membuang mukanya ke arah lain dengan gaya menggemaskan nya.
" Dinda..." kata Adi yang bertanya serius
" Iya pah, yu pulang kasihan mamah di rumah, dari tadi siang nangis terus lo " kata Dinda mengalihkan pertanyaan papah nya.
Adi dan Anton hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Dinda, begitu pun Doni.
mereka mengerti kalau saat ini, Dinda belum siap bercerita dan menjelaskan semuanya pada mereka, dan sebagai seorang ayah, Adi akan sabar menunggu anaknya siap bercerita.
Dinda, Adi dan Anton pun pulang menggunakan mobil Doni, sedangkan Doni sudah membereskan pelaku, dan ikut ke kantor polisi untuk memberikan keterangan atas perintah Dinda.
" Mobil nya bagus nona " kata Anton dengan maksud tertentu
" Udah deh om, ga usah nyindir, aku tahu maksud om. " kata Dinda
"Tapi beneran, nona sangat hebat, om tidak menyangka, " kata Anton yang sungguh sangat kagum pada anak majikan itu
__ADS_1
" Om bisa aja, makasih atas pujiannya om, tapi jangan di bahas lagi ya Dinda jadi malu hehehe..." kata Dinda tersenyum
Adi hanya diam, sambil tersenyum mendengarkan anak dan asistennya berbicara saat di mobil dalam perjalanan pulang.
Sesampainya di rumah
tok tok tok...
" Assalamualaikum mamah " kata Dinda dan Adi bersamaan
" Walaikum salam" kata Leo dan juga Rina
" Papah, Dinda, mamah bahagia sekali akhirnya kalian pulang dengan selamat. jangan tinggalin mamah lagi ya, mamah ga sanggup tanpa kalian hiks hiks hiks...."
kata Ani yang sangat bahagia bisa berkumpul lagi.
" Iya sayang, maafin papah ya sudah bikin mamah cemas " kata Adi yang masih memeluk dan mencium kepala Ani.
" Iya mamah ku yang cantik, udah ya jangan nangis lagi, nanti cantik nya mamah pindah ke aku Lo " kata Dinda yang masih di pelukan mama nya
" Kamu bisa aja sayang, iya nih mamah sudah ga nangis lagi, alhamdullilah terimakasih ya Allah engkau sudah mengabulkan dan mempersatukan keluarga ku kembali amin..." kata Ani sambil berdoa.
__ADS_1
" Amin..." jawab mereka bersama
" Alhamdullilah kalian tidak apa - apa Adi, Anton, syukurlah kalian selamat. " kata leo sambil memeluk mereka berdua. yang bahagia melihat kedua sahabat nya selamat dan berkumpul bersama keluarganya lagi.
" Alhamdullilah kami tidak apa-apa leo" kata mereka berdua yang langsung membalas pelukan Leo, karena mereka bertiga memang bersahabat.
Mereka pun duduk kembali di kursi bersama keluarga mereka kecuali leo yang masih sendiri, bibi pun datang membawa kan minum dan cemilan kepada mereka.
" Makasih bibi, kebetulan aku haus dan lapar banget nh " kata Dinda
" Sama-sama non, ya udah bibi kebelakang dlu ya buat nyiapin makan malam " kata bibi karena mereka memang belum makan malam sejak kejadian tadi, dan membuat mereka yang di rumah lupa untuk makan.
" Ini anak kamu Adi " tanya Leo karena mereka baru bertemu lagi setelah sekian lama tidak bertemu dan berkumpul seperti ini
" Iya leo, anak kalian mana katanya kembar kan ?" tanya Adi
" Mereka ada di rumah, iya mereka kembar. kayanya anak kita ga terlalu beda jauh ya, cuma selisih beberapa tahun saja. " kata leo
" Siapa namamu sayang " tanya Rina dan leo
" Adinda, panggil aja Dinda, om , Tante " kata Dinda sambil menyalami dan mencium tangan Leo dan Rina.
__ADS_1