
Setelah di hubungi Dinda, Dino dan Dina langsung meluncur ketempat yang sudah Dinda katakan.
Di depan rumah sederhana yang di jaga banyak pengawal itu, Dinda sudah menunggu Dina dan Dino datang.
" Kamu sudah datang Dinda, maaf ya kalau lama nunggunya " kata Dina
" Ga papa ko, aku juga baru sampai nh" kata Dinda
" Oh ku kira udah lama nunggunya " kata Dina
" Yu masuk " ajak Dinda
Dino masih terpaku melihat penampilan Dinda yang beda saat ini, ya saat ini Dinda sedang duduk di atas motor nya, dan tidak berpenampilan cupu, tapi berpenampilan biasa sama seperti mereka.
Dan itu membuat Dinda kelihatan sangat cantik dan manis, membuat jantung seorang Dino afandra' yang terkenal berhati es, berdegup kencang dan berhasil melelehkan hati dingin nya.
Melihat Dino hanya diam Dinda pun memanggil
" Yu masuk ka Dino " kata Dinda lagi
" Ah... Iya yu " jawab Dino yang menahan rasa gugupnya
" Yu, eh ko banyak sekali penjaganya, dan rapi - rapi semua lagi, kaya kelompok mafia saja " kata Dina
__ADS_1
" Emang " jawab Dinda enteng dan itu membuat Dina dan Dino sangat terkejut
" Apa jadi kamu ketua mafia Juga ? " tanya Dino
" Engga , aku bukan ketua mafia, atau pun anggotanya. Aku cuma bayar mereka untuk mengungkap dan menangkap pelaku yang sudah membuat kita celaka kemarin " jawab Dinda
" Oh kirain kamu ketua mafia Juga " kata Dino
" Aku cuma menggunakan uang yang ku punya " kata Dinda dengan santainya
" Kamu benar Dinda, dengan uang semua urusan jadi lancar, kamu memang cerdas banget Dinda " kata Dina
" Iya dong hehehehe..." jawab Dinda
Mereka pun langsung masuk, menemui Nia dan orang suruhan nya di dalam ruangan yang di gunakan untuk menyekap mereka.
Setelah melihat Nia yang terikat di kursi, Dina langsung marah begitu dengan Dino dan Dinda.
" Sebenarnya apa sih tujuan dan maksud mu, kami tidak pernah mengganggu dan bermasalah padamu, kenapa kamu berbuat seperti itu pada kami " kata Dina yang masih menahan emosi nya
" Aku melakukan ini semua karena kalian, kalian sudah membuat Gio di keluarkan dari sekolah, dan mendekam di penjara, jadi kalian harus mendapatkan balasan nya . " kata Nia
" Itu bukan salah kami, dia sendiri yang membuat masalah dan mengganggu kami, jadi terima sendiri akibatnya, dan begitu juga dengan mu. " kata Dina yang sudah sangat marah
__ADS_1
Dinda dan Dino hanya diam melihat, dan membiarkan Dina mengintrogasi Nia.
Setelah selesai mengintrogasi, Dinda, Dina dan Dino pun langsung membawa Nia dan orang suruhan nya ke kantor polisi dan melaporkan nya.
Setelah urusan di kantor polisi selesai, mereka langsung pergi mencari tempat makan, karena harinya memang sudah malam.
" Akhirnya selesai juga, aku tidak menyangka kalau pelakunya adalah Nia " kata Dinda
" Iya dan setelah mengintrogasi tadi, kayanya aku langsung lapar nih hehehe... " Kata Nia sambil tersenyum memperlihatkan gigi nya, dan memang sudah sangat lapar.
" Iya aku juga " kata Dinda
" Ya sudah yu kita cari tempat makan " ajak Dino yang langsung di anggukan oleh kedua nya.
Mereka pun langsung pergi menuju lestoran untuk makan malam, setelah makan mereka pun langsung pulang.
Dino dan Dina pulang menggunakan mobil, sedangkan Dinda menggunakan motornya.
" Kamu ga papa pulang sendiri, ini sudah malam, bagaimana kalau kamu pulang bareng kami saja Dinda " kata Dina
" Ga papa ko, kalau aku ikut kalian bagaimana dengan motorku " kata Dinda
" Biar minta pak Ujang nanti yang ambil, gimana " kata Dino
__ADS_1