
" Halo pak, kami di hadang orang tidak di kenal, di jalan x, mohon bantuannya pak segera, terimakasih " kata Dina.
" Baik kami segera ke sana." jawab polisi di telpon.
Sebelum polisi datang Dinda sampai lebih dulu dengan sepeda nya, karena memang mereka searah.
Dinda pun berhenti dan melihat mereka yang sedang berkelahi, dan Dino terkena pukulan lagi dan terpelanting ke arah Dinda.
" Kamu ga papa?" kata Dinda
" Aku ga papa." kata Dino sambil menahan sakit bekas terkena pukulan.
" Hei, siapa kalian, kenapa main keroyokan?" kata Dinda yang masih berusaha membantu Dino.
" Wah ternyata ada gadis yang sok disini " kata preman itu.
" Ikut kami, kalau tidak jangan salah kan kami melukai kalian " kata salah satu preman.
" Coba saja kalau kalian bisa " kata Dinda
" Wah-wah kau berani juga nona , tangkap mereka " kata preman itu
" Coba saja " kata Dinda
__ADS_1
yang langsung menghadapi mereka semua, dengan gerakan lihai dan cepatnya Dinda menghajar mereka semua, dan dalam sekejap mereka berlima tumbang.
Dan bukan hanya itu, Dinda juga mengumpulkan dan mengikat mereka semua jadi satu dengan tali yang selalu di bawa Dinda di dalam tasnya, buat jaga-jaga.
Dino pun kagum, melihat Dinda yang menghadapi semua preman dalam sekejap dan dengan mudahnya, sambil menahan rasa sakit bekas terkena pukulan preman tadi.
Dina pun lega dan senang, melihat Dinda yang lagi-lagi menolong mereka.
Setelah mengikat tali ke semua preman itu, Dinda menanyakan siapa yang sudah menyuruh mereka.
" Mau apa kalian, dan siapa yang sudah menyuruh kalian ?" kata Dinda
" Maaf kan kami nona, kami hanya di suruh menangkap dan memberi pelajaran pada pemuda itu. " kata preman
" Cepat katakan, siapa yang sudah menyuruh kalian ?" kata Dino dengan nada suara yang sedikit keras.
" Ampun kami tidak tahu namanya, kami hanya di suruh dan di bayar setelah berhasil menangkap dan memberi pelajaran pada mu, yang jelas dia juga berpakaian sekolah yang sama seperti kalian. " kata preman itu mengaku.
Polisi pun tiba langsung menangkap, dan membawa semua preman ke kantor polisi.
" Kalian juga ikut kami ke kantor polisi, untuk memberikan keterangan. " kata ketua polis itu.
" Baik pak, kami akan menyusul ke kantor polisi " kata Dino dan di anggukan juga oleh Dinda.
__ADS_1
" Mari " kata polisi
" Iya pak, silahkan. "
kata mereka bersama
Dino meminta Dinda, ikut bersama mereka naik mobil ke kantor polisi.
" Bagaimana dengan sepeda ku ?" kata Dinda
" Biar aku angkat, dan di taruh di atas mobil "
kata Dino yang langsung melakukan nya, tanpa menunggu jawaban Dinda.
Dinda hanya melongo, melihat Dino melakukan nya.
Dengan tali yang dipakai buat mengikat preman tadi, Dino mengikat sepeda Dinda di atas mobil nya, mereka pun langsung naik mobil menuju kantor polisi, untuk memberikan keterangan.
" Kaka ga papa, atau kita kerumah sakit dulu periksa " kata Dina, yang sangat khawatir dengan keadaan Kaka nya.
" Kaka ga papa de, ini tidak terlalu sakit ko " kata Dino
" Kamu ga papa kan Dinda ?" tanya Dina yang juga khawatir melihat Dinda yang berani menghadapi, semua preman seorang diri.
__ADS_1
maaf ya teman-teman kalau ceritanya kurang menarik buat kalian 🙏🙏 aku baru belajar 😁😁 dan ini novel pertama aku 😊😊
mohon dukungannya ya biar aku semangat buat nya🙏🙏♥️♥️🥰🥰🥰🌹🌹🌹