
Dengan perasaan aneh dan bingung Laura tetap bersikap biasa di hadapan mereka, begitu juga dengan mereka semua.
Setelah berkenalan Maria mempersilahkan mereka untuk beristirahat di kamar yang sudah ia dan Laura persiapkan.
Malam pun tiba sekarang mereka sedang berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama, setelah makan malam mereka berkumpul bersama di ruang keluarga sambil bercanda dan mendengarkan ocehan Melisa yang sangat lucu bagi mereka.
Dino selalu memandangi Laura dan sesekali tertawa melihat tingkah laku Laura yang sedang asik bercanda bersama Melisa.
Sedangkan Doni dan Alya juga asik berbicara pada Maria begitu juga dengan Dina dan Dika mereka bertanya banyak hal tentang desa ini pada Maria
Tidak terasa waktu pun menunjukkan pukul sepuluh malam, dan mereka pun langsung pergi ke kamar masing-masing untuk istirahat.
Di kamar nya Laura belum bisa tidur jadi ia pun kembali keluar dan duduk di teras rumah menikmati sepinya malam.
Begitu juga dengan Dino ia pun merasakan hal yang sama, lalu ia juga pergi keluar dan melihat Laura yang duduk sendiri di teras rumah, ia pun langsung mendekatinya.
" Hai Laura, kenapa belum tidur dan apa yang kamu lakukan sendirian disini ?" tanya Dino
__ADS_1
" Eh ka Dino, aku belum bisa tidur ka jadi duduk saja di sini sambil menikmati pemandangan malam, Kaka sendiri ngapain kesini dan kenapa belum tidur juga ?" tanya Laura balik
" Iya aku juga sama seperti mu, makanya aku kesini juga " jawab Dino
" Ya sudah mari duduk di sini ka " ajak Laura
Dino pun langsung duduk di sebelah Laura, ia merasakan perasaan yang nyaman dan tenang saat bersama Laura, seakan kerinduan yang selama ini ia rasakan pada Dinda sirna begitu saja.
tapi Dino belum berani bertanya iya masih ingin mencari tahu dulu dan menyelidiki tentang Laura sebenarnya.
Saat sedang asik berbicara dan bercanda bersama tidak terasa waktu pun sudah menunjukkan jam satu malam, mereka pun mengakhirinya dan kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.
" Kenapa aneh ya, seakan - akan aku sudah mengenal dan sangat dekat dengan Nya, mungkinkah ada hubungannya dengan masa lalu ku" kata Laura yang bingung sendiri saat berbaring di tempat tidurnya.
Lama mengingat - ingat, Laura masih belum dapat jawabannya dan itu membuat kepalanya sangat sakit dan lama kelamaan ia pun tertidur sambil memegang kepalanya.
Di dalam mimpinya Laura kembali melihat kecelakaan yang sangat tragis, tapi tidak jelas siapa orang yang ada dalam kecelakaan itu, selama bertahun-tahun Laura selalu bermimpi seperti itu, tapi iya tidak menceritakan kepada ibunya, karena tidak mau membuat Maria khawatir.
__ADS_1
*
Pagi pun tiba saatnya ini mereka sedang berkumpul di meja makan untuk sarapan bersama
" Tante Laura, Tante janji kan akan mengajak Melisa jalan - jalan, sekarang ya Tante " aja Melisa yang begitu sangat antusias.
" Ia sayang karena Tante sudah berjanji, maka hari ini akan pergi berjalan - jalan dan bersenang - senang oke, tapi Melisa ijin dulu Sama papah dan mamah ya " kata Laura
" Asik, mamah papah boleh ya Melisa pergi jalan-jalan bersama Tante Laura " tanya Melisa pada orangtuanya.
" Iya boleh sayang, tapi kamu harus hati-hati ya " kata Doni
" Dan jangan nakal serta merepotkan Tante Laura ya sayang " kata Alya yang langsung di anggukan oleh Melisa dengan antusias nya.
Setelah sarapan Laura dan Melisa pun langsung pergi jalan - jalan, sedangkan Doni Alya Dino Dina dan Dika pun masih di rumah bersama Maria.
Setelah kepergian Laura dan Melisa, mereka langsung mendekati Maria untuk menjalankan rencana mereka.
__ADS_1
Sedangkan Maria pun terlihat biasa saja dan tidak merasa curiga apa pun pada mereka, karena masih sangat senang bisa kedatangan tamu dari kota.