Gadis Manis Luar Biasa

Gadis Manis Luar Biasa
part 30


__ADS_3

" Bagaimana dengan keadaan kamu sekarang, maafkan aku, karena tidak hati - hati kita semua jadi seperti ini sekarang " kata Dino yang sangat merasa bersalah.


" Ka Dino tidak salah, semua adalah musibah dan takdir yang harus kita hadapi dan jalani " kata Dinda


" Dan kita wajib bersyukur karena masih di beri kesempatan " kata Dina lagi


Dan para orang tua sangat senang mendengarnya, terutama Adi dan Leo mereka saat ini saling pandang dan tersenyum penuh arti, begitu juga dengan Ani dan Rina.


Berbeda dengan Dika, dari tadi tatapan dan pandangan nya hanya tertuju pada Dina.


dan itu tak luput dari pandangan Andi dan sari, yang dari tadi sudah memperhatikan anaknya.


Sedangkan Doni hanya diam tapi juga merasa sangat bahagia, karena nona bos nya yang di anggap seperti adiknya sendiri, yang begitu dia sayangi dan hormati itu sudah sadar dari komanya.


Sudah sebulan setelah kejadian kecelakaan yang menimpa Dinda dan juga si kembar, selama itu juga si kembar meminta orang tuanya untuk memindahkan dan di rawat di rumah sakit yang sama dengan Dinda.


Agar mereka tidak merasa bosan berada di rumah sakit saat masa pemulihan, apalagi Dino yang sejak awal sudah tertarik dan mempunyai perasaan untuk Dinda itu, sangat bahagia bisa selalu bersama dengan Dinda.

__ADS_1


Dan karena keadaan mereka sekarang sudah benar - benar pulih, mereka di ijinkan pulang oleh dokter.


Dinda pulang bersama kedua orang tuanya, begitu juga dengan si kembar, dan karena Dino meminta untuk pulang bersama kerumah Dinda, karena ada yang ingin di bicarakan dan di bahas, orang tua mereka pun setuju.


Sesampainya di rumah Dinda, saat ini mereka sedang berkumpul bersama di ruang keluarga karena ada yang akan di bahas.


" Papah, om apakah sudah ada keterangan dari polisi, apa penyebab rem mobil Dino blong saat itu ?" tanya Dino


" Belum ada Dino, dan polisi masih menyelidiki nya " kata Adi


" Iya, dan menurut anak buah kita, saat itu mobil kamu rem nya memang sengaja di rusak, dan yang anehnya sangat sulit untuk mengetahui siapa pelakunya " jawab Leo


" Tunggu saja pembalasanku " kata Dinda dalam hati


" Ya sudah kita akan urus semuanya nanti, berani - beraninya mereka sudah menyakiti keluargaku " kata leo


" Dan kita akan membalas semua perbuatan mereka " kata Adi yang kelihatan sangat marah

__ADS_1


" Ya sudah sekarang mumpung semuanya berkumpul, bagaimana kalau kita lanjutkan rencana kita yang sudah tertunda " kata Ani yang tersenyum pada Rina, dan Rina pun mengerti


" Benar bagaimana kalau kita bahas rencana yang sudah kita rencanakan dahulu " kata Rina


Dinda dan Dino hanya diam dan saling pandang, sedangkan Dina langsung tersenyum lebar, karena sudah paham dan mengerti apa yang di maksud mamah dan tantenya itu.


" Kalian benar mungkin sekarang adalah saat yang tepat " kata leo


" Tapi sebelum itu, papah ingin bertanya dan mendengar penjelasan dari Dinda langsung" kata Adi yang sudah tidak bisa menahan rasa penasaran nya.


" Benar kami butuh penjelasan langsung nak " kata Ani


" Penjelasan dan pertanyaan apa yang harus Dinda jawab dan jelaskan pah ? " tanya Dinda yang sudah mulai paham dengan apa yang mereka maksud


" Sejak kapan kamu kenal dengan Doni, Andi dan Dika yang bekerja di perusahaan besar itu ?" tanya Adi


" Dan kenapa mereka sangat menghormati mu ?" tanya leo

__ADS_1


Sedangkan Rina dan si kembar hanya diam mendengarkan dan sangat penasaran dengan jawaban Dinda


__ADS_2