Gadis Manis Luar Biasa

Gadis Manis Luar Biasa
part 22


__ADS_3

" Benar ga ada pemaksaan pah ?" tanya Dinda lagi


" Iya sayang kami janji, gimana kamu bisa kan " tanya Ani


" Ya udah insyaallah Dinda bisa ko " jawab Dinda


" Ya udah Dinda sudah selesai sarapan nya, Dinda berangkat sekolah dulu ya mah, pah " kata Dinda


" Iya sayang hati - hati ya " kata Adi dan Ani


" Iya mah , pah. Assalamualaikum. " pamit Dinda sambil mencium tangan kedua orang tuanya


" Walaikum salam" jawab Adi dan Ani


Dinda pun berangkat sekolah masih dengan menggunakan sepeda kesayangan nya.


Di kediaman afandra pun sama , mereka sedang sarapan bersama sekarang


" Dino, Dina rencananya papah mau menjodohkan Dino sama anak sahabat papah gimana menurut kalian " kata Leo pada anaknya.


" Dino masih ingin sekolah pah, belum siap berkeluarga " kata Dino yang sangat keberatan


" Iya pah, kita kan masih sekolah, masa mau di jodohkan sih " kata Dina juga


" Kan ini baru rencana sayang, setelah kalian lulus sekolah baru di laksanakan " kata Rina


" Iya sayang, makanya nanti malam kita makan malam bersama dengan keluarga sahabat papah sama mamah itu, biar kalian bisa bertemu dulu " kata Leo


" Kamu bisa kan sayang, kami janji tidak akan memaksa kalian, kalau kalian cocok bisa kita teruskan, kalau tidak ya kita batalkan, yang penting kalian bertemu dan saling kenal dulu ya " kata Rina


" Kenapa ga Dina aja sih pah mah, kenapa harus Dino ?" tanya Dino lagi

__ADS_1


" Karena anak sahabat kami ini perempuan, jadi buat Dino " jawab Rina


" Gimana kalian bisa kan malam ini ? " tanya leo


" Tapi janji ya, kalian ga maksa kalau Dino ga cocok " tanya Dino lagi memastikan


" Iya sayang kami janji " jawab Adi


" Ya sudah kita berangkat sekolah dulu ya pah, mah " kata Dina yang dari tadi cuma jadi pendengar.


" Iya kalian hati - hati ya sayang " kata Rina dan Adi


" Iya pah , mah assalamualaikum " pamit Dino dan Dina bersamaan, sambil mencium tangan kedua orang tuanya.


Setelah selesai berpamitan si kembar juga langsung berangkat ke sekolah menggunakan mobil mereka bersama.


Sesampainya di sekolah si kembar memarkirkan mobilnya, begitu pun dengan Dinda yang baru juga sampai.


" Hai juga. " jawab Dinda


" Kamu kemana aja kemarin ko ga masuk ?" tanya Dina


" Ga kemana - mana ko di rumah aja lagi ngumpul sama keluarga " jawab Dinda santai


" Oh aku kira kamu sakit ?" tanya Dina lagi


" Ga ko aku baik - baik aja " jawab Dinda


" Syukurlah, yu kita masuk " kata Dina


" Yu " jawab Dinda

__ADS_1


Dino hanya mendengarkan saja mereka berdua bicara, lalu mereka bersama masuk ke kelas mereka. tidak lama guru mereka pun datang, dan memulai pelajaran mereka.


Jam istirahat pun tiba, semua siswa pergi ke kantin sekolah, begitu pun dengan Dinda dan si kembar.


" Ke kantin yu Dinda, " ajak Dina


" Yu " jawab Dinda


" Yu ka " kata Dina pada Dino


" Yu " balas Dino juga


Mereka pun pergi ke kantin sekolah bersama


Sesampainya di kantin, semua siswa menatap kagum pada si kembar, tapi tidak dengan Dinda.


" Eh itu si kembar, cantik dan tampan banget " kata yang lain dan hanya di kembar yang mereka bicarakan.


Tapi tidak dengan geng Nia, mereka menatap sangat tidak suka pada mereka.


Si kembar dan Dinda pun tidak perduli dengan mereka semua, yang penting bagi mereka, mengisi perut yang lebih penting, sambil bercerita bersama.


" Dinda pulang sekolah nanti kita jalan yu " ajak Dina


" Kemana ?" tanya Dinda


" Kemana saja yang penting hepi " jawab Dina


" Ka Dino ko diam aja sih" tanya Dinda


Jangan lupa tinggalkan jejak ya 🥰🥰🥰🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2