
Dino pun menjelaskan kepada Adi dan Ani tentang keadaan Dinda sebenarnya, yang hilang ingatan.
Dan Maria pun menceritakan semuanya kepada Ani dan Adi yang sebenarnya, seketika Adi dan Ani sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Maria, yang sudah menyelamatkan dan menolong serta menjaga anaknya selama ini.
Adi dan Ani pun menerima keadaan Dinda yang masih belum mengingat apapun tentang mereka, dan mereka pun tidak mempermasalahkan hal itu, mereka juga akan membantu agar Dinda bisa mengingat kembali masa lalunya.
Saat ini mereka sedang makan malam bersama di kediaman Wijaya, mengobrol bersama tentang masa lalu Dinda, dan Dinda pun sangat senang mendengarnya, meskipun ia tidak mengingat nya, tapi ia sudah mengetahui tentang masa lalunya dari mereka semua.
Saat mereka berkumpul bersama di ruang keluarga, tiba- tiba Laura merasakan sakit di kepalanya, dan itu membuat mereka sangat cemas, saking sakitnya Laura tidak bisa menahannya sampai akhirnya ia tak sadarkan diri.
" Laura kamu kenapa sayang, apa kepala mu sakit lagi " tanya Maria
" Iya Bu, kepala Laura sakit banget, sakit Bu aaahhh... " jerit Laura
" Kamu kenapa sayang, pah ayo kita bawa Dinda ke rumah sakit sekarang Dinda kesakitan pah " kata Ani yang panik melihat Dinda yang sangat begitu kesakitan memegangi kepalanya.
__ADS_1
" Dinda, Dinda kamu kenapa sayang, ada apa denganmu? " tanya Adi yang juga sangat panik
" Sakit, sakit kepala Laura sakit banget " jerit Laura, dan Laura pun langsung tak sadarkan diri
" Sayang bangun sayang, ayo kita ke rumah sakit sekarang " kata Dino yang langsung mengangkat Dinda ala bridal style dan membawanya kedalam mobil, Maria, Ani Adi pun langsung mengikutinya dalam mobil itu, dan mereka pun langsung berangkat ke rumah sakit sekarang.
Begitu juga dengan yang lain Doni Alya, Dika dan Dina serta Melisa pun langsung pergi menggunakan mobil mengikuti mereka.
Setibanya di rumah sakit, Dinda langsung di tangani dokter kepercayaan keluarga Wijaya yang sudah di telpon Adi di jalan tadi, dan dokter itu pun langsung siap menunggu kedatangan mereka dan langsung menanganinya.
" Iya baiklah pak, kami akan memeriksa keadaan anak bapak, sebaiknya bapak dan kalian semua menunggu di luar, kami akan memeriksanya " kata dokter yang langsung membawa Dinda ke ruangan UGD dan menanganinya
Mereka pun menunggu di depan ruangan dengan keadaan cemas dan sangat khawatir dengan keadaan Dinda.
" Bagaimana ini pah, anak kita kenapa pah, hiks hiks hiks..." kata Ani
__ADS_1
" Tenang mah, semoga Dinda baik - baik saja " kata Adi yang menenangkan istrinya
" Apa yang terjadi pada Laura, selama ini saya tidak pernah melihat Laura sampai kesakitan seperti itu, Laura kamu kenapa sayang " kata Maria
" Tante tenang ya Dinda orang nya sangat kuat, ia pasti bisa menghadapi semua ini, percayalah Tante Laura pasti baik - baik saja " kata Dino yang menenangkan Maria
Mereka pun menunggu dokter keluar dari ruangan, sambil mondar mandir dengan keadaan cemas dan sangat khawatir terhadap Dinda.
Setelah menunggu selama satu jam akhirnya dokter yang menangani Dinda pun keluar, dan langsung di sambut mereka dengan banyak pertanyaan.
" Bagaimana keadaan anak saya dok ?" tanya Adi
" Anak saya baik - baik saja kan dok ? " kata Ani
" Iya dok kenapa ia bisa seperti itu? " tanya Maria
__ADS_1
" Begini pak Bu, kalian tenang dulu, sebenarnya anak kalian sudah baik - baik saja, hanya butuh istirahat untuk memulihkan semua, seperti nya Ia sempat hilang ingatan akibat benturan keras di kepalanya, dan saat ia berusaha keras untuk mengingat kembali, otak nya pun bereaksi dan menimbulkan rasa nyeri yang sangat luar biasa, oleh sebab itulah tolong jangan di paksakan dan biarkan ia beristirahat dulu, kami akan memindahkan nya ke ruang rawat, permisi pak Bu " kata dokter