Gadis Manis Luar Biasa

Gadis Manis Luar Biasa
part 28


__ADS_3

Saat ini mereka sedang berkumpul bersama di ruang rawat Dinda.


Dino dan Dina pun berkenalan dengan Dika, tapi tidak dengan orang tua mereka, karena mereka sudah saling kenal dan bersahabat.


Saat Andi dan Dika mendekat untuk melihat Dinda lebih jelas, bertapa terkejut nya mereka, karena orang yang ada di hadapan mereka yang sedang terbaring koma, dan katanya anak sahabat mamanya itu adalah seseorang yang sangat mereka kenal.


yaitu Adinda Wijaya, pemimpin tertinggi dan sekaligus pemilik perusahaan terbesar tempat mereka bekerja.


ya Dika putra Pratama adalah asisten pribadi Doni, sedangkan Andi Pratama adalah sekertaris Dinda di perusahaan tersebut.


" ya Allah nona bos kenapa anda bisa seperti ini " kata Andi


" Iya nona bos, kami membutuhkan mu sekarang " kata Dika


Bertapa terkejut nya Adi, Ani, Leo, Rina, Dino dan Dina termasuk dari, mereka tahu kalau Andi dan Dika bekerja di perusahaan besar tersebut.


Tapi yang bikin mereka terkejut adalah, Andi dan Dika memanggil Dinda dengan sebutan nona bos dan begitu menghormatinya, begitu pun dengan Doni kemarin yang mereka tahu adalah seorang pemimpin di perusahaan besar itu.


" Ada apa ini pak Andi, pak Dika. apa kalian mengenal anak saya Dinda ?" tanya Adi


" Iya pah, nak kenapa kalian memanggil Dinda dengan sebutan nona bos ?" tanya Sari Juga

__ADS_1


" Dan kenapa kalian begitu menghormatinya ?" tanya Leo


Sedangkan Ani, Rina dan si kembar hanya melihat Andi dan Dika dengan tatapan selidiknya.


" Begini pak Adi, pak leo, mamah dan nyonya - nyonya dan juga kalian Dino , Dina. Sebenarnya ini adalah privasi, dan kami dilarang keras mengatakan nya, karena itu adalah peraturan di perusahaan yang wajib kami patuhi, maka dari itu kami tidak bisa mengatakannya " kata Andi


" Dan yang berhak dan berkewajiban menjelaskan nya hanyalah nona bos, ehh maksud saya nona Dinda saja " jawab Dika


" Tapi kami orang tua nya, kami berhak tahu segalanya tentang anak kami " kata Adi


" Iya kami juga teman-teman nya yang berhak tahu tentang teman kami " kata Dina


" Sekali lagi kami minta maaf " kata Andi dan Dika.


" Dika cepat hubungi pak Doni, kabarkan tentang kondisi dan keadaan nona bos sekarang " kata Andi


" Baik pah, ya sudah saya keluar dulu semuanya " kata Dika


Mereka samua hanya diam dan mengangguk mendengar semuanya.


Setelah menelpon Doni, Dika kembali lagi ke kamar Dinda, dan berkumpul bersama mereka.

__ADS_1


" Gimana Dika sudah kamu hubungi pak Doni ? " tanya Andi


" Sudah pah, dan sebentar lagi pak Doni akan datang kesini " jawab Dika


yang lain hanya mendengarkan ayah dan anak itu bicara, termasuk Santi yang sangat penasaran dengan semuanya.


Tidak lama kemudian Doni pun datang


" Assalamualaikum " salam Doni


" Walaikum salam " jawab mereka semua


" Pak Doni, " kata Adi dan Leo yang langsung berjabat tangan, begitu pun dengan yang lainnya, karena yang mereka tahu, Doni adalah pemimpin perusahaan sekaligus rekan bisnis Adi dan Leo.


" Apa yang terjadi tuan, kenapa nona Dinda bisa koma " tanya Doni


" Nona bos mengalami kecelakaan tiga hari yang lalu pak Doni " kata Andi


" Dan sudah tiga hari juga nona bos koma tuan " balas Dika pada atasannya itu


" Tuan dan nyonya Wijaya, bolehkah saya melihat nona bos, ehh maksud saya nona Dinda " kata Doni

__ADS_1


" Silahkan pak Doni " kata Adi yang sangat menahan rasa penasaran nya.


__ADS_2