Gadis Manis Luar Biasa

Gadis Manis Luar Biasa
part 45


__ADS_3

Di kamar Alya


" Wah ka Alya cantik dan beda banget " kata Dinda


" Iya cantik banget" sambung Dina


" Kalian kapan nih nyusul, jangan lama-lama entar karatan Lo " kata Alya


" iih ka Alya apaan sih, emang besi bisa karatan " kata Dina


" Iya ka Alya ini ada - ada aja deh " kata Dinda


" Iih benar Lo, apalagi sekarang, pelakor dimana - mana, jadi mau tunggu apa lagi, entar keburu basi Lo" kata Alya


" Ka Alya iih... Bikin takut aja " kata Dina


" Iya nih ka Alya, emang makanan ya bisa basi " kata Dinda


" Iih... Jangan salah ya hubungan pun bisa basi kalau kelamaan dan ga ada kemajuan, karena salah satu pihak sudah jenuh. " kata Alya


Dinda dan Dina pun terdiam dengan pikiran masing-masing, menurut mereka apa yang Alya katakan benar juga.


Tiba - tiba Widya masuk


" Sayang sudah siap nak ?" tanya Widya


" Sudah Bu " jawab Alya


" Ya sudah sekarang kita keluar ya, calon suamimu sudah menunggu " kata Widya

__ADS_1


" Iya Bu kami akan keluar sekarang " kata Alya lagi


" Ya sudah ibu duluan ya " kata Widya


" Iya Bu" jawab mereka bertiga


Setelah Widya keluar, mereka pun bersiap dan keluar.


Dengan hati-hati Dinda dan Dina menuntun Alya menuju tempat ijab Kabul, sampai di sana samua tamu undangan, serta para pria terkagum dan terpanah dengan penampilan pengantin wanita Dinda dan juga Dina.


Apa lagi Dino , Dika dan termasuk pengantin pria, mereka hampir tidak percaya kalau para perempuan itu adalah wanita yang mereka cintai selama ini.


Acara ijab Kabul pun di mulai, sampai penghulu mengatakan


" Bagaimana saksi sah? " tanya penghulu


" SAH..." jawab mereka semua


Doni dan Alya pun resmi menjadi suami istri, setelah melaksanakan ijab Kabul, mereka pun langsung mengadakan resepsi di tempat yang sama.


Saat ini, Doni dan Alya sudah ada di atas pelaminan dan menyalami para tamu undangan.


dan giliran Dino dan Dinda yang bersalaman dengan mereka


" Selamat ya ka Doni dan ka Alya, semoga samawa dan cepat dapat momongan " kata Dino dan Dinda


" Terimakasih kasih, semoga kalian cepat menyusul ya, jangan lama-lama" kata Alya dan Doni


" Siap " Jawab Dino

__ADS_1


Sekarang giliran Dika dan Dinda yang menyalami kedua pengantin


" Selamat tuan, semoga samawa, dan cepat dapat momongan " kata Dika


"Iya terimakasih Dika, semoga kalian cepat menyusul juga " kata Doni


" Selamat ka Doni ka Alya semoga bahagia selalu " kata Dina


" Terimakasih Dina, cepat nyusul ya dan jangan lupa undangan nya " kata Alya


" Iya dong ka pasti, tunggu saja tanggal mainnya " kata Dina


Mereka pun tertawa bersama, dan penuh kebahagiaan di sama.


Acara pun berjalan dengan lancar dan selesai sesuai dengan apa yang mereka rencanakan.


Ke esok kan paginya mereka semua sudah berkumpul di ruang makan untuk sarapan, kecuali pengantin baru yang sampai saat ini belum keluar dari kamarnya.


Mereka sarapan dengan nyaman, dan setelah sarapan mereka berkumpul di ruang keluarga untuk membicarakan kelanjutan hubungan anak - anak mereka


" Bagaimana Adi, Andi tentang hubungan anak - anak kita, apa kalian sudah punya rencana ?" tanya leo


" Menurut ku sih, sudah cukup lama mereka semua bertunangan, ada baiknya kalau kita halalkan saja mereka, biar tidak jadi pitnah " kata Andi


" Benar mau nunggu apa lagi,l sekarang kan mereka sudah lulus sekolah, kalau untuk kuliah setelah menikah kan masih bisa " kata Adi


" Benar, bagaimana anak - anak, apa kalian mempunyai pendapat sendiri ? " tanya leo


Dino, Dinda, Dina, dan Dika masih terdiam.

__ADS_1


sedangkan Ani, Rina, dan Sari mengikuti saja dulu apa yang mereka mau.


__ADS_2