Gadis Manis Luar Biasa

Gadis Manis Luar Biasa
part 40


__ADS_3

Ya mereka adalah Doni dan Alya, yang juga ada di taman yang sama, dan agak jauh dari Dinda dan Dino.


" Begini Alya, sebenarnya saya sudah lama tertarik dan suka kamu, kamu mau kan jadi kekasih saya " kata Doni yang sudah sangat gugup


" Begini ka, sebenarnya saya juga suka sama Kaka, tapi apakah saya pantas untuk Kaka, saya hanya gadis biasa dan dari keluarga sederhana, lebih baik Kaka pikirkan lagi, aku takut kalau Kaka menyesal nantinya " kata Alya


" Insyaallah saya tidak akan pernah menyesal Alya, mau kan kamu jadi kekasih saya ? " tanya Doni lagi yang sudah sangat memantapkan hatinya pada Alya


Dan Alya pun mengangguk, saat ini ia sangat bahagia karena cintanya tidak bertepuk sebelah tangan, dan ternyata Doni juga mempunyai perasaan yang sama dengan Nya


Ya selama bekerja bersama Doni, diam - diam Alya sudah jatuh cinta pada Doni, tapi Alya sadar diri, karena ia hanya seorang gadis biasa dan dari keluarga sederhana, dan itu yang membuatnya lebih memendam perasaan nya sendiri.


Dan sekarang mereka sudah resmi jadi sepasang kekasih


Saat mereka sedang bahagia, karena perasaan mereka bersambut, tiba - tiba saja ada segerombolan orang yang menghampiri mereka.


" Hei siapa kalian? " tanya Doni


" Jangan banyak tanya cepat ikut kami " kata orang itu


" Siapa kalian, dan untuk apa kami ikut kalian ? " tanya Alya

__ADS_1


" Kamu tidak perlu tahu siapa kami, cepat tangkap mereka " kata orang itu sambil berteriak pada anak buah nya


" Jangan coba - coba kalian " kata Doni


Mereka pun berkelahi, sebanyak sekitar dua puluh orang itu langsung melawan Doni dan Alya, pertarungan sangat sengit dan mereka berdua masih kuat untuk melawan.


Karena malam itu sangat sepi, jadi perkelahian mereka terdengar oleh Dinda dan Dino yang masih ada di sana.


" Suara apa itu ka, seperti suara orang berkelahi ?" tanya Dinda


" Iya dan suaranya dari arah sana " kata Dino


" Baiklah, tapi hati - hati ya sebaiknya kita lihat dulu " kata Dino


" Iya " jawab Dinda


Mereka pun menuju kearah perkelahian itu, dan masih berada di balik pohon besar yang tak jauh dari sana.


" Itu seperti Doni dan ka Alya ya.." tanya Dinda pada Dino


" Benar seperti nya memang mereka, kenapa mereka berkelahi, dan seperti nya mereka keroyokan " kata Dino

__ADS_1


" Benar, sebaiknya cepat kita tolong mereka ka, nanti mereka kenapa-kenapa " ajak Dinda


" Nanti dulu sayang, kita lihat dulu dan baca situasi, jangan gegabah " kata Dino


" Kaka benar, kita amati mereka dari sini dulu " kata Dinda


Dinda dan Dino masih berada di balik pohon sambil membaca situasi, sedangkan Doni dan Alya masih berkelahi melawan segerombolan orang itu.


Doni dan Alya menghadapi segerombolan orang, 2 lawan 20 dan ternyata sudah membuat mereka berdua kewalahan, dan akhirnya kalah.


Mereka berdua di bawa ke suatu tempat yang lumayan jauh dari kota.


Di sebuah hutan lumayan luas, di pinggir hutan ada sebuah rumah yang besar, dan di sana mereka berdua di bawa.


Dino dan Dinda pun mengikuti kemana mereka di bawa, dengan menggunakan motor nya


" Kita berhenti di sini saja ka, seperti mereka masuk kedalam hutan itu " kata Dinda


" Kamu benar, dan seperti nya mereka juga berhenti di depan sana, ayo kita ikuti " kata Dino


Dino dan Dinda berhenti dan berjalan mengikuti mereka yang jaraknya lumayan agak jauh, agar tidak ketahuan.

__ADS_1


__ADS_2