Gadis Manis Luar Biasa

Gadis Manis Luar Biasa
part 16


__ADS_3

Dengan sekali pukul dan tendangan yang sangat cepat, Bimo tidak dapat menghindar dari semuanya. Bimo jatuh tersungkur di lantai dengan darah yang keluar dari mulutnya, karena kerasnya pukulan dan tendangan Dinda.


" Ih, sakit ya paman, maaf aku tidak sengaja " kata Dinda dengan nada mengejek nya


" Kenapa kalian diam saja, serang dia sekarang " kata Bimo yang sudah tidak sanggup bangunan karena serangan Dinda tadi


" Kurang ajar kau gadis cupu, serang..." kata anak buah Bimo yang menyerang secara bersamaan.


Adi dan Anton sangat tegang dan kagum melihat semuanya


Buk buk buk a a a...


Tidak butuh waktu lama, dengan gerakan lincah dan gesit, Dinda langsung melumpuhkan anak buah Bimo, yang berjumlah 5 orang itu dalam sekejap.


Mendengar keributan di dalam, 5 anak buah Bimo yang diluar pun masuk, dan terkejut melihat bos serta teman-teman nya sudah tidak berdaya


Dengan sangat marah mereka juga langsung menyerang Dinda secara bersamaan, dan dalam sekejap juga, mereka jatuh tersungkur tidak berdaya, sama seperti yang lainnya.


" Bagaimana paman mau coba lagi " kata Dinda dengan santainya

__ADS_1


Bimo dan anak buah nya sudah tidak sanggup menjawab Dinda lagi, karena sudah tidak berdaya, karena ulah Dinda tadi yang main - main tapi begitu keras, sehingga membuat lawan langsung K.O.


Untung mereka tidak langsung mati, karena ada Adi dan Anton, sehingga Dinda tidak melakukan nya, kalau tidak, mungkin mereka hanya tinggal nama, karena sudah membuat Dinda sangat marah.


( Hi serem juga Dinda ya) 🤣🤣 halu tingkat dewa 😁😁😁


lanjut...


" Am... Ampun nona " kata Bimo dan anak buah nya yang mengeluarkan suara Ter bata - bata


" Makanya, jangan coba berani bermain dan berbuat ulah dengan keluarga Wijaya, untung kalian masih bernafas " kata Dinda yang sudah meredam emosi nya


Lalu Dinda berjalan mendekati Adi dan Anton untuk melepaskan ikatannya, Adi dan Anton masih tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, mereka masih Ter bengong saat Dinda melepaskan ikatan mereka.


" Tidak apa-apa sayang, kamu kenapa bisa... Sejak kapan...?" kata Adi yang baru sadar dari keterkejutan nya.


" Iya non, ko bisa...?" kata Anton yang juga baru sadar dari keterkejutan nya sama seperti Adi.


" Ada deh, rahasia hehehe..." kata Dinda sambil tersenyum kepada papah nya.

__ADS_1


" Dasar kamu ya, kamu hutang penjelasan sama papah " kata Adi yang gemas, dan bangga pada anak kesayangan nya itu


" Pada om juga. " kata Anton yang juga ikut menimpali


" Iya kapan - kapan ya pah, om hehehe... " kata Dinda sambil tertawa


Adi dan Anton hanya geleng-geleng kepala, sambil tersenyum gemas pada Dinda


Tak lama kemudian polisi pun datang bersama Doni, yang langsung masuk melihat keadaan di dalam.


" Anda tidak apa-apa nona ?" kata Doni yang hanya basa basi, karena dia sudah tahu apa yang terjadi sebelum polisi datang, karena posisi Doni tidak jauh dari sana, dan hanya melihat Dinda, yang baginya hanya bermain main.


" Tidak apa-apa, selesaikan semuanya Doni. " kata Dinda


" Iya baiklah nona " kata Doni


Adi dan Anton tambah terkejut melihat pemimpin perusahaan terbesar di Indonesia itu ada disini, dan nampak hormat pada Dinda.


" Pak Doni, kenapa bisa anda ada disini ?" kata Adi yang nampak sangat penasaran, begitu pun Anton

__ADS_1


" Tidak apa-apa tuan, biar nona Dinda saja yang menjelaskan, itu bukan hak saya " kata Doni dengan santai menjawab.


hayo Dinda 🤣🤣🤣👍👍🙏🙏


__ADS_2