Gadis Rusak Kesayangan Presedir

Gadis Rusak Kesayangan Presedir
Episode 19


__ADS_3

Nanda tiba di kost nya ia langsung mengganti pakaian tidurnya sejenak ia meregangkan otot-otot nya yang terasa kaku , ia pun langsung menjatuhkan diri nya ke atas ranjang yang berukuran sedang .


"Seperti nya wanita itu sudah lama menjalin hubungan dengan pria itu , tapi kenapa sikap nya dingin sekali dengan Helen" ucapnya sendiri


Nanda terus terbayang tatapan Alex saat Helen masuk kedalam ruangan VVIP , Nanda berusaha melupakan nya namun tetap terbayang hingga ia pun terlelap .


Pagi hari Nanda terbangun dari tidurnya , ia langsung melesat kedalam kamar mandi membersihkan tubuhnya untuk berjalan-jalan ke taman ia ingin sekali bertemu dengan gadis kecil yang kemarin bicara dengan nya .


Selesai bersiap-siap Nanda langsung keluar dari kamar kost nya , terlihat penghuni kost yang sudah mulai keluar dari kamar nya .


Nanda berjalan dengan begitu senang , entalah hatinya terasa senang hanya karena ingin bertemu Cayla gadis kecil yang mungil dan cantik .


Nanda tiba di taman dia melihat sekeliling taman tidak terlihat orang yang sedang ia cari , raut wajah nya yang tadi senang kini memancarkan kekecewaan karena gadis itu tidak ada .


Tempat lain tepatnya di sebuah gedung yang menjulang tinggi , seorang pria sedang berkutat dengan kertas-kertas di depan nya .


Pekerjaan nya semakin hari semakin menumpuk , tiba-tiba suara ketukan dari luar terdengar .


"Masuk" ucap Alex tanpa mengalihkan pandangan nya dari kertas yang ada di depan nya .


Suara sepatu yang begitu nyaring menarik perhatian Alex , ia memicingkan matanya dan mengusap wajah nya dengan kasar .


"Alex , aku ke sini untuk mengajak kamu makan siang" ucapnya yang tak lain Helen


Alex menghembuskan nafas kasar nya .


"tidak , saya sudah ada janji dengan mami saya jadi tolong anda keluar sebelum security menyeret anda dengan paksa" ucap Alex dingin


Alex sudah muak dengan Helen , apalagi mendengar kata-kata manja yang keluar dari wanita di depan nya .


"Lex , aku mohon maaf aku , aku tahu aku salah tapi aku bener-bener masih sayang sama kamu" ucapnya dengan tatapan sedih


"kuburlah perasaan itu , karena di hati ini sudah tertutup untuk wanita seperti anda dan tolong keluar" ucap Alex


"Tapi Lex.."


"Keluar Helen , jangan sampai aku paksa kamu keluar dari sini"bentak Alex


Mau tak mau Helen keluar dari ruangan Alex sambil mengepalkan kedua tangan nya , ia menatap pintu yang sudah tertutup kembali .


Tak lama kemudian pintu pun terbuka kembali , Alex menoleh dan menghembuskan nafas nya dengan kasar nya .


cobaan apa lagi ini tuhan.batinnya

__ADS_1


"Mamih ke sini sama siapa?" tanya Alex


"Sendiri , gimana Lex sudah menemukan calon nya" tanya Melinda


Alex mengusap wajah nya .


"belum mih , Alex belum menemukan yang cocok" ucapnya


Melinda menatap Alex lekat .


"Tadi mamih melihat Helen keluar dari ruangan kamu , apa kamu kembali lagi dengannya" tanyanya


"Tidak mih , Alex menolak untuk kembali dengan nya karena Alex sudah tidak ada rasa dengan Helen"


"Hmm..ingat Lex waktu kamu tidak banyak , jika kamu tidak mendapatkan calon dengan waktu yang Mamih tentukan jabatan kamu di perusahaan ini akan mamih gantikan ingat itu" ucap Melinda yang langsung keluar dari ruangan itu


Alex menatap kepergian Mamih nya dan mengusap wajah nya dengan kasar , ia pun mengambil jas nya dan melesat keluar .


Alex mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh , hari ini ia sudah merasa pusing dengan kehadiran Helen dan Mamih nya .


Di pertengahan jalan Alex mengerem mendadak , hampir saja ia menambrak seseorang dengan cepat ia keluar dan melihat nya dengan raut wajah marah .


"Apa kamu tidak memiliki mata" Bentak Alex


"Maaf tuan , harusnya anda tidak kebut-kebutan di jalan raya yang banyak kendaraan yang melintas bisa membahayakan pengendara lain dan juga diri anda" ucapnya , yang tak lain Nanda


"hmm .. naiklah biar ku antar" ucap Alex


Nanda berpikir sejenak dan ia melihat raut wajah pria itu memancarkan kekesalan , kekecewaan dan kesedihan dengan cepat Nanda mengangguk .


Alex membukakan pintu sebelah untuk Nanda setelah Nanda masuk ia langsung masuk ke dalam mobil dan menjalankan nya dengan kecepatan sedang .


Di dalam mobil tidak ada suara yang keluar dari bibir mereka masing-masing , hanya terdengar suara mesin mobil .


Alex menoleh ke sebelah melihat gadis yang di sebelahnya memandang keluar jendela , Alex pun menghembuskan nafasnya .


"Dimana tempat tinggal mu , biar ku antar" ucap Alex


"Antar aku saja ke danau"ucap Nanda


Alex mengerutkan dahi nya , tujuan Nanda dengan dirinya sama .


Alex keluar dari kantor nya untuk menenangkan pikiran nya , ia selalu pergi ke danau jika ia memiliki masalah di saat seperri ini masalah yang datang begitu rumit di tambah Helen ada di sini membuat dirinya merasa pusing untuk memecahkan semua masalahnya .

__ADS_1


Beberapa menit Alex dan Nanda tiba di danau yang selalu ramai pengunjung nya , dari pasangan muda mudi dan anak-anak remaja yang berkumpul bersama teman-temannya .


Alex dan Nanda berjalan beriringan membuat Nanda heran dan mengerutkan dahi nya , Nanda pun berhenti sebentar .


"kenapa tuan mengikuti saya" tanya Nanda


"Saya tidak mengikuti kamu , saya sering ke sini" ucap Alex santai yang langsung pergi meninggalkan Nanda yang diam mematung .



Nanda langsung mengikuti langkah kaki Alex yang langsung berhenti di pagar , Nanda dan Alex menikmati suasana danau yang sejuk .


"Apa tuan ada masalah" tanya Nanda sambil menatap lurus memperlihatkan gunung yang indah


"Hmm..lalu kamu untuk apa ke sini" tanya Alex


"saya hanya ingin menikmati wisata di negara jepang , karena saya belum tahu indah negara jepang" ucap Nanda jujur


Alex mengangguk , banyak orang luar yang hanya ingin mengunjungi danau ini danau yang selalu menjadi pelampiasan amarah seseorang , kesedihan , kekecewaan dan kebahagian .


"apa kamu sendirian ?" tanya Alex


"hmm" ucapnya


Alex mengangguk ia sudah tidak tahu harus membahas apa , ia kehabisan kata-kata menghadapi wanita di samping nya .


"apakah tuan selalu ke sini sendirian?" tanya Nanda


"saya ke sini dulu dengan seseorang , tapi setelah ia pergi saat itu saya ke sini akan sendiri" ucap Alex lesu


Nanda menatap pria di samping nya , terlihat jelas bahwa pria di samping nya sedang sedih .


"apakah seseorang itu wanita yang semalam menghampiri tuan" tanya Nanda


"iya , dulu saya sangat mencintai nya tidak pernah sedikit pun saya berpaling dari nya tapi dia meninggalkan saya demi pria yang baru saja dia kenal" ucap Alex jujur


"maksud tuan , kekasih tuan selingkuh" ucapnya


"tepat sekali , tapi saya terima kasih sama tuhan untuk menunjukan sikap aslinya ternyata dia hanya wanita yang gila harta" ucap Alex bohong ia ingin tahu reaksi Nanda .


"Memang tuan bukan orang kaya ? dari penampilan tuan sudah terlihat tuan orang kaya"tanyanya


Alex terdiam sejenak sebelum ia menjawab pertanyaan Nanda .

__ADS_1


__ADS_2