Gadis Rusak Kesayangan Presedir

Gadis Rusak Kesayangan Presedir
Episode 26


__ADS_3

Dua orang tersebut menceritakan semua kejadian kecelakaan Nanda dimana Nanda di tabrak oleh mobil yang mereka duga memang di sengaja , tak lupa seorang pria tersebut memberikan foto plat mobil tersebut ke Alex .


Alex yang mendengar mengeras kan rahang nya mata nya sudah tajam memancarkan tanda bahwa dia sangat murka tangan nya mengepal sengat kuat , Alex langsung mengambil benda pipih nya di saku blezer nya dan langsung menelpon seseorang .


"cari tahu siapa pemilik mobil itu dan cari tahu cctv di jalan yang sudah saya kirimin beserta plat mobil itu"ucapnya yang langsung mengakhiri panggilan nya dengan Wilson


Dua orang yang sudah membawa Nanda ke rumah sakit langsung meninggalkan rumah sakit itu , Alex sudah mondar-mandir di depan ruang IGD yang belum ada tanda-tanda dokter di dalam keluar .


Beberapa menit kemudian pintu IGD terbuka sangat lebar , wanita berjas putih keluar di ikuti di belakang nya seorang suster .


"Bagaimana dok keadaan kekasih saya" tanya Alex tenang walaupun hatinya tidak tenang saat ini .


"pasien mengalami kritis karena benturan keras menghantam kepalanya" jelas Dokter wanita di depan nya


Alex mengusap wajah nya kasar


"apa masa kritis nya akan lama dok , apa semua nya normal dok" tanya Alex


"Semuanya baik-baik saja tuan , hanya saja karena benturan itu membuat pasien kritis tuan berdoa saja semoga masa kritis nya tidak lama dan sering-sering tuan ajak ngobrol pasien akan saya pindahkan ke ruang rawat" ucap nya


"tempatkan di ruangan VVIP dok dan Tolong berikan yang terbaik"Ucap Alex yang langsung di angguki dokter wanita tersebut


Nanda sudah di pindahkan ke ruangan VVIP sesuai permintaan Alex , setelah dokter dan para suster memasangkan alat-alat medis ke tubuh Nanda mereka langsung berpamitan keluar .


Alex menatap Nanda sedih dia tidak tega melihat tubuh Nanda kini banyak Alat-alat medis yang terpasang di sana , Alex menggenggam lengan Nanda dengan erat .


"Bangun sayang , sebentar lagi kita akan menikah apa kamu tidak ingin menikah aku" ucap Alex dengan cucuran air mata yang pertama kali nya keluar , hatinya hancur melihat wanita yang baru saja dia labuhkan cinta nya .


Alex tidak sesedih ini saat di tinggal Helen tapi melihat keadaan Nanda seperti ini membuat hati nya langsung hancur berkeping-keping , hati nya benar-benar sakit saat ini .

__ADS_1


*Siapa pun anda wanita atau laki-laki saya tidak akan berbelas kasih , kalian sudah membangunkan macan .


batin nya dalam hati*


Alex terus menggenggam lengan Nanda tanpa melepaskan sedikit pun , dia tidak akan meninggalkan Nanda sampai Nanda sadar kembali .


Suara dering ponsel Alex terdengar secepat kilat dia langsung mengangkat nya setelah melihat nama penelpon yang sudah sejak tadi dia tunggu-tunggu .


"apa kamu sudah dapat siapa yang menabrak Nanda" tanya Alex langsung tanpa menunggu Wilson berbicara


"Sudah tuan , pemilik mobil yang tak lain nona Helen" ucap Wilson


Alex yang mendengar langsung mengeras kan rahang nya , wanita ular itu sudah berani melukai wanita nya .


"cari dia hidup-hidup,jangan sampai dia kabur" ucap Alex dingin yang langsung mematikan panggilan nya


Alex kembali duduk di samping Nanda tak lupa dia menggenggam lengan Nanda kembali , lengan satu nya dia pergunakan untuk menyusuri wajah Nanda yang sangat pucat pasi .


Air mata Nanda mengalir membasahi pipi nya , dia mendengar semua yang di ucapkan Alex tapi dia belum bisa membuka ke sadaran nya saat ini .


Alex yang melihat Nanda menjatuhkan air mata nya dia tersenyum , ternyata Nanda merespon nya .


Di tempat lain sebuah Danau yang indah di sekeliling danau terdapat bunga-bunga yang bermekaran sangat indah , seorang wanita tengah duduk di pinggir danau .


Seorang wanita yang berpakaian serba putih wajah nya yang sudah pucat pasi seperti mayat , dia menatap danau indah di depan sana danau yang tidak dia dapatkan luaran sana samar-samar dia mendengar seorang pria tengah menangisi dirinya dan memanggil nya .


Waktu sudah menunjukan tengah malam Alex masih setia menunggu Nanda tanpa meninggalkan nya sedikit pun , ia juga sedang menunggu Wilson membawa pakaian ganti nya .


Alex benar-bener tidak menyangka dengan tindakan Helen yang terbilang sangat kejam , dulu dia mengenal Helen baik wanita yang dulu dia kenal baik dan tidak pernah bermain kasar kini wanita baik itu menjadi jahat .

__ADS_1


"Apa ini sifat mu yang sebenarnya Helen , ternyata dulu aktingmu sangat baik Helen kamu hanya berpura-pura baik di samping ku tapi karena ambisi mu ingin kembali dengan ku kamu berani berbuat seperti iblis" ucapnya sendiri , Alex akan benar-benar membuat perhitungan terhadap Helen


Seketika lamunan Alex buyar saat pintu ruangan sudah terbuka sangat lebar menampakan sosok pria dengan gagah dan elegan masuk , Wilson menundukan kepala nya dan menyerahkan paper bag ke tuan muda nya .


"Wilson , tolong jagain dulu Nanda sebentar saya ingin membersihkan tubuh saya" ucap Alex yang langsung melesat pergi ke kamar mandi yang sudah tersedia di dalam .


Wilson menatap Nanda dengan rasa iba , dia tidak menyangka mantan kekasih tuan muda nya mampu melakukan nya sungguh di luar dugaan Wilson .


Wilson duduk di samping tempat tidur Nanda sambil menunggu tuan muda nya membersihkan diri , dia memesan makanan dan menghubungi para anak buah nya untuk mempertanyakan perkembangan hasil pencarian Helen .


Sudah hampir tengah malam anak buah nya belum bisa mendapatkan Helen , mau gak mau setelah dia keluar dari rumah sakit dia harus membantu mencari Helen agar tidak membuat tuan muda nya murka .


Alex sudah selesai membersihkan dirinya , dia meminta Wilson untuk pindah ke sofa agar menjauh dari Nanda .


"Bagaimana perkembangan pencarian Helen , apa sudah dapat" tanya Alex yang sudah duduk di kursi


Wilson menarik nafas panjang


"masih dalam pencarian tuan , setelah dari sini saya akan bantu cari" ucapnya Wilson


Alex mengusap wajah nya kasar


"Wanita licik , cari dia sampai dapet saya tidak mau tahu" ucapnya dingin


Wilson menghembuskan nafas nya kasar dan memijat pening nya yang terasa pusing , kini pekerjaan nya akan terlalu banyak .


Wilson pun bangkit dari duduk nya dan berpamitan , baru saja dia sampai pintu suara Alex menghentikan langkahnya .


"dan satu lagi Wilson , untuk beberapa hari tolong handle semua nya sampai Nanda sadar" ucapnya

__ADS_1


Wilson hanya bisa mengangguk pasrah , mau tidak mau dia harus melakukan nya karena dia hanyalah bawahan nya .


__ADS_2