
2 bulan sudah kandungan Nanda dan 2 bulan juga Alex di buat pusing dengan permintaan Nanda , kadang Alex kesal tapi mau gak mau dia harus memenuhi nya karena ada nyawa didalam perut istrinya .
Nanda juga semenjak hamil entah kenapa badanya selalu kuat , dia merasa bosan atau lelah jika tiduran saja namun tentu Alex tidak memperbolehkan Nanda mengerjakan pekerjaan rumah , yang pada akhirnya Nanda menyibukan diri dengan merajut .
Ke hamilan Nanda pun sudah di ketahui oleh Melinda , Melinda yang mendengar tentu ia ingin menyingkirkan kandungan Nanda karena ia tidak sudi jika harus memiliki cucu dari seorang perempuan tidak benar .
Melinda tentu sudah merencanakan segala hal nya agar bayi dalam kandungan Nanda mati termasuk Nanda nyawa Nanda sendiri akan ia lenyapkan .
Tapi sebelum Melinda menjalankan rencana nya , Alex sudah menggagalkan nya terlebih dahulu dia menemui Melinda dengan tenang .
"mami , Alex mohon jangan lakukan hal bodoh itu darah daging Alex sendiri mih" ucap Alex
Melinda menatap putra nya dengan sendu , dulu putra nya sangat patuh terhadap nya semenjak putra nya mengenal Nanda putra nya selalu melawan .
"mami tidak sudi mengakui bayi itu sebagai cucu mami , apalagi bayi itu di rahim wanita kotor" ucap Melinda
Alex tidak terima dengan perkataan sang mami , bagaimana pun Nanda lah yang sudah mengajarkan dirinya segala hal .
"jangan pernah sesekali mami sebut istri Alex dengan wanita kotor , Alex benar-benar benci" bentak Alex
Alex yang berbicara dengan keras tentu membuat jantung Melinda sakit , tiba-tiba Melinda jatuh tak sadarkan diri .
Alex panik segera memanggil asisten nya untuk membantu nya membawa Melinda ke rumah sakit , Alex menghubungi dokter kelurga nya dan meminta menyiapkan segala sesuatu nya .
Alex menyesal telah berbicara sangat keras , dia hilang kendali .
"lakukan yang terbaik untuk mami saya" ucap Alex
Alex dan tangan kanan nya menunggu Melinda di luar , Alex yang terus mondar mandir hati nya benar-benar sakit dan menyesal dia tidak ingin kehilangan sang mami sudah cukup dia kehilangan nenek dan papi nya .
Pintu IGD pun terbuka Alex menghampiri dokter dengan wajah yang panik
__ADS_1
"bagaimana keadaan mami saya ? Apa mami saya baik-baik saja ? " tanyanya
"nyonya Melinda baik baik saja tuan , tapi nyonya mengalami struk"jelasnya
Alex mematung , mami nya terkena struk ? Alex benar-benar menyesali perbuatan nya .
Alex langsung menerobos masuk , dia benar-benar tidak tega melihat tubuh sang mami yang sudah susah bergarak untuk berbicara pun maminya ke susahan .
"maafkan Alex mam , Alex benar-benar menyesal" ucapnya dengan lembut
Melinda mengusap wajah putra nya , air mata nya jatuh begitu saja .
"Ma-mi ya-ng mi-nta ma-af"ucapnya terbata-bata
Alex mencium lengan mami nya , siapa yang akan merawat mami nya yang sudah seperti ini , walaupun ia bisa mencari kan mami nya suster tapi Alex takut jika mami nya tidak di urus dengan baik .
Suara dering ponsel Alex membuyarkan lamunan nya , istri nya memanggil ia pun pamit kepada sang mami untuk mengangkat telfon .
"emm.. Anu sayang mas masih ada pekerjaan"ucap Alex berbohong
Nanda yang merasa aneh tentu tidak percaya , Nanda merasa ada yang di tutupi oleh sang suami .
" katakanlah mas , aku tidak suka kamu berbohong"ucap Nanda tegas
Alex mengintip wajah sang mami , dia bingung menjawab nya apa yang harus dia katakan jika ia mengatakan nya semua indentitas nya akan di ketahui .
Di tengah kebingungan nya Cantika datang menghampiri sang kaka , Alex memberi tahu ke Cantika bahwa Nanda menyatakan dimana dirinya .
"Hallo kaka ipar , ka Alex sedang di rumah sakit mami struk ka" ucap Cantika dengan Lantang
Alex menepuk jidat nya , adik nya akan membuat masalah .
__ADS_1
"kaka akan kesana , kasian mami dimana rumah sakit nya" tanyanya
"rumah sakit teratai ka" ucapnya
Nanda langsung mematikan panggilan nya .
Alex menatap tajam adik nya , bagaimana nanti indentitas nya di ketahui . Cantika yang mengerti hanya tersenyum dan meninggalkan kaka nya .
Cantika memang sengaja , agar sang mami mau menerima kaka ipar nya mungkin dengan keadaan begini kaka ipar nya mau membantu merawat sang mami dengan begitu mami nya akan menerima kaka ipar nya .
Nanda tiba di rumah sakit dia langsung menerobos masuk ke dalam , di sana ada suami nya dan adik ipar nya . Nanda langsung menghampiri mertua nya walaupun mertua nya tak ingin melihat nya , tapi Nanda tidak menyerah begitu saja apalagi melihat kondisi mertua nya yang benar-benar menyedihkan .
"mami , biarkan Nanda merawat mami sampai sembuh" ucap Nanda tulus
Melinda memalingkan wajah nya dan mengangkat tangan nya meminta Nanda pergi , penolakan yang di berikan Melinda tidak menggetarkan Nanda . Nanda pun mengupas buah-buahan untuk Melinda , tak lupa ia membersihkan tubuh Melinda dengan kain basah agar tubuh Melinda segar , Melinda terus-menerus berusaha menyingkir kan tangan Nanda dari tubuh nya tapi Nanda hanya tersenyum dan tetap melakukan nya .
Alex dan Cantika hanya menatap mami nya dan Nanda , mereka tak ingin menganggu apa yang dilakukan Nanda . Tentu perhatian Nanda kepada mami nya membuat Alex semakin jatuh cinta kepada wanita nya , Cantika pun senang dan sangat menyayangi kaka ipar nya .
Alex fikir Nanda tidak akan mau merawat mami nya yang sudah tidak bisa apa-apa , bahkan dari segala kebutuhan mami nya Nanda yang mengatur nya semua tanpa ada merasa lelah atau jijik .
Nanda yang merawat mertua nya sangat senang , mungkin ini kesempatan dia untuk berbakti kepada mertua nya dulu dia tidak memiliki orangtua yang harus di rawat nya , apalagi dia menantu yang seharus nya merawat mertua nya dengan baik .
"mami makan buah dulu ya , supaya mami cepat sembuh" ucap Nanda
Nanda memberikan suapan pertama buah nya , Melinda hanya pasrah dan menerima nya dengan wajah cemberut nya . "dasar wanita tidak tahu diri , jika saya sehat tidak sudi saya di rawat kamu" ucap Melinda dalam hati .
Nanda sangat telaten merawat Melinda , makan yang teratur , obat-obatan yang sesuai jadwal nya . Nanda juga yang membersihkan pup mertua nya tanpa ada rasa jijik sama sekali .
Alex yang melihat benar-benar terharu , wanita nya mau merawat mami nya yang sudah di pastikan mami nya terus saja menolak apapun yang di berikan Nanda tapi Nanda tidak kesal atau marah itulah yang membuat Alex mencintai wanita nya .
Waktu pun terus berputar , selesai mengurus Melinda . Nanda merebahkan tubuh nya di atas kasur yang ada di dalam kamar rawat mertua nya , Alex memang meminta mami nya di rawat di kamar VIP agar dia dan istrinya bisa istirahat dengan nyenyak dan nyaman .
__ADS_1
Tanpa menunggu lama akhirnya Nanda pun sudah pulas , Alex yang melihat istrinya sudah pulas dia langsung merebahkan tubuhnya di samping istrinya karena esok hari mami nya sudah boleh pulang sedangkan Cantika sudah kembali ke mansion karena dia baru saja pulang dan tidak mungkin Cantika tidur di rumah sakit .