
Di gedung pencakar langit tepat nya di mana para karyawan yang sedang berkutat dengan pekerjaan nya , bahkan tak jarang gedung tersebut banyak orang-orang di luar sana berlomba-lomba ingin bekerja di sana .
Stroon Group yang sudah berdiri puluhan tahun sebelum Alex memimpin perusahaan alm.papih nya dia hanya seorang remaja yang hanya bisa menghabiskan uang demi perempuan , namun setelah papih nya telah tiada dirinyalah yang harus memimpin perusahaan tersebut siapa sangka remaja yang sering foya-foya dulu nya kini menjadi seorang remaja yang sukses di masa muda nya dulu .
Semenjak Alex mengambil alih semua nya perusahaan terus meningkat drastis para investor berlomba-lomba untuk bekerja sama dengan nya , bahkan banyak yang suka jika perusahaan tersebut di pimpin oleh Alex para investor selalu memuji kecerdasan Alex dalam hal memimpin tapi tak jarang juga di luaran sana yang iri terhadap Alex yang mampu memajukan perusahaan di deretan angka pertama .
Jelas siapa sih yang tidak iri melihat perusahaan lain yang di kelola oleh remaja yang rumor nya sudah jelek di publik dan kalangan bisnis , tapi dia mampu mengelola perusahaan itu dengan sangat baik dan aman terkendali sampai saat ini .
"pagi tuan , hari ini ada jadwal meting dengan klien dari italia yang akan tiba sekitar 15menit" ucap Wilson yang sambil melihat-lihat tab nya di tangan
"oke , siapkan berkasnya" titah nya dengan segera Wilson langsung menjalankan perintah nya
Beberapa menit kemudian waktu yang di tunggu-tunggu pun tiba Alex dan Wilson langsung menuju ruang meting , karena klien nya satu ini tidak ingin meting di restoran yang akan banyak sekali para pengunjung klien nya lebih nyaman meting di ruangan yang benar-benar sunyi tanpa gangguan dari siapa pun .
Di tempat lain tepatnya di sebuah taman yang sering di kunjungi anak-anak dan dewasa , seorang wanita yang tengah bercanda ria dengan seorang gadis kecil yang sangat dia rindukan siapa lagi kalau bukan Cayla gadis yang teramat imut nan cantik itu bagaikan bidadari yang turun dari langit .
Nanda terus mengajak Cayla bercerita tentang sekolah nya dan teman-teman bermain nya , Nanda memang sengaja ingin ke taman siapa tahu dia menemukan Cayla di sana tapi dugaan nya benar Cayla pun di taman ini yang ternyata sedang menunggu nya bersama beby suster nya .
"sudah beberapa hari ini aku datang ke sini tapi tidak melihatmu , apa kamu sakit cantik" tanya Nanda
ia Nanda sering datang ke sana hanya melihat Cayla ada atau tidak , setelah dia rasa Cayla tidak datang dia pun kembali ke kost nya .
Sudah hampir satu minggu ini setelah dia keluar dari pekerjaan nya dia hanya bisa berjalan-jalan tanpa seorang teman , dia merasa kesepian karena Alex akan datang ke kost jika malam hari saja sedangkan Melisa selalu bangun di siang hari membuat Nanda akhir nya mencari-cari Cayla .
__ADS_1
Saat waktu sudah hampir sore Cayla dan Nanda pun pulang ke rumah nya masing-masing , tak lupa ia juga meminta kontak beby sister itu agar memudahkan dia untuk berkomunikasi dengan Cayla entah kenapa semenjak dia melihat anak kecil itu dia sudah sangat nyaman dia juga sangat rindu kadang kala jika tidak mendengar suara nya yang mungil .
Nanda berjalan menyusuri trotoar di sana , tiba-tiba saat Nanda akan menyebrang jalan sebuah mobil melaju kencang dari arah berlawanan Nanda tidak sadar akan hal itu dia terus berjalan hingga mobil itu langsung menabrak tubuh Nanda tanpa berniat berhenti .
"Ah"
Tubuh Nanda jatuh kepala nya terbentur trotoar dengan sangat kencang darah segar mulai mengalir dengan sangat deras dan Nanda sudah tidak sadarkan diri , orang-orang sekitar yang sedang berjalan kaki langsung berlari ke arah Nanda beberapa orang mulai mengangkat tubuh Nanda ke dalam mobil taksi darah terus mengalir tanpa henti .
Mobil yang menabrak Nanda berhenti sejenak .
"Permainan baru dimulai" ucapnya
Mobil pun langsung melesat pergi meninggalkan lokasi tersebut , saat segerombolan orang-orang mengejar nya namun plat nomor mobil itu di foto oleh salah satu pejalan kaki yang langsung pergi mengikuti orang-orang yang membawa Nanda ke rumah sakit terdekat .
"Dokter suster tolong ada korban kecelakaan"teriak salah satu wanita yang membawa Nanda ke rumah sakit
beberapa orang yang membawa Nanda ke rumah sakit mulai membubarkan diri , tinggal seorang wanita dan seorang laki-laki yang membawa bukti foto plat mobil tersebut .
Saat mereka sedang menunggu korban kecelakaan tiba-tiba suara dering ponsel dari dalam tas Nanda yang memang di pegang oleh seorang wanita tersebut , wanita itu pun langsung mengambil benda pipih tersebut dan menempelkan ke telinga nya karena dia juga ingin mengabari keluarga nya tapi siapa sangka seseorang sudah menelpon nya terlebih dahulu .
"Hallo.." ucap wanita itu
Alex di sebrang sana menghernyitkan dahi nya , suara di telpk jelas berbeda .
__ADS_1
"Hallo tuan"ucapnya lagi
" iya , maaf Nanda nya kemana ? kok anda yang angkat telpon nya"tanya Alex di sebrang telpon
"Maaf tuan , nona yang memiliki hp ini mengalami kecelakaan di jalan xx dan sekarang nona sedang di dalam IGD" ucapnya
"Apa! kiriminkan alamat rumah sakit nya sekarang" ucap Alex
"baik tuan"
wanita itu pun langsung mengakhiri panggilan nya dan langsung mengirimi lokasi rumah sakit , setelah selesai mengirim lokasi nya benda pipih itu pun langsung di masukan ke dalam tas Nanda kembali dan mereka kembali menunggu keluarga dari korban datang .
Sedangkan di gedung pencakar langit Alex yang baru saja selesai dari meting dan ingin mengajak Nanda makan siang , tapi siapa sangka setelah dia menelpon nya Nanda kecelakaan .
"Wilson batalkan rapat hari ini , saya harus pergi" ucap Alex yang langsung melesat meninggalkan kantor dengan buru-buru
Wilson yang bingung hanya bisa mengangguk , dia tidak berani menjawab atau bertanya tuan nya kemana karena wajah tuan muda nya setelah berbicara dengan seseorang di telpon langsung berubah drastis .
Suara sepatu yang menggema di rumah sakit terdengar , seorang pria yang berjalan di koridor rumah sakit langsung mempercepat langkah nya .
"Apa dokter nya belum keluar" tanya Alex yang sudah sampai di depan ruang IGD yang terdapat seorang wanita dan pria yang menunggu di sana yang Alex yakinin wanita itu lah yang mengangkat telpon nya tadi .
"Belum tuan , apa tuan keluarga nona itu" tanya seorang pria
__ADS_1
Alex mengangguk
"Saya calon suami nya , boleh ceritakan kronologi nya" tanya Alex yang langsung di angguki dua manusia di depan nya