Gadis Rusak Kesayangan Presedir

Gadis Rusak Kesayangan Presedir
Episode 41


__ADS_3

Hari ini Melinda sudah di perbolehkan pulang , tentu Alex membawanya ke rumah nya agar identitas nya tidak di ketahui istrinya dan memberikan mami nya ketenangan fan kenyaman saat di rawat oleh Nanda .


Tidak mungkin jika nanti Nanda harus pulang pergi ke mansion utama dan pulang lagi ke rumah nya apalagi istrinya sedang mengandung , Alex tidak mau mengambil resiko .


Beberapa menit mereka sudah sampai di rumah , Melinda melihat sekeliling rumah Alex yang sederhana tapi elegan dan megah , tentu membuat Melinda berfikir dan bertanya-tanya kenapa anak nya tinggal di rumah seperti ini ? .


"Mami , sekarang istirahat dulu ya jika ada sesuatu yang mami inginkan panggil Nanda saja" ucap Nanda dengan lembut


Nanda tahu mertua nya seperti membenci nya tapi Nanda tidak menggubris nya dan menganggap angin lalu , lebih baik ia seperti ini dari pada harus bertengkar .


Melinda menatap kamar yang ia tempatkan sekarang , kamar yang tidak terlalu besar namun perabotan yang lengkap dan bermerek desain yang unik warna cat yang mencolok Melinda seperti nyaman dan tenang .


"wanita itu sudah berkali-kali saya tolak tapi dia tidak protes atau marah , tapi aku tidak boleh tertipu dengan kepolosan nya" ucapnya dalam hati


Nanda membersihkan tubuhnya badanya terasa pegal-pegal , hari ini dia berniat untuk berendam sebentar sebelum jam makan Melinda tiba . Mungkin dengan berendam sebentar pegal nya akan hilang sedikit .


Alex kembali di sibukan dengan urusan kantor , yang kemarin sempat pending karena mami nya masuk rumah sakit , pertemuan dengan kolega-kolega nya pending pekerjaan Alex benar-benar numpuk .


Alex sibuk dengan laptop dan tumpukan kertas , di tambah dia kemarin kekurangan tidur dan lelah berjaga di rumah sakit membuat Alex tertidur di sofa ruang tv .


Nanda turun ke lantai bawah melihat sang suami yang tertidur pulas di sofa dengan tumpukan kertas dan laptop , Nanda membereskan kertas-kertas tidak sengaja ia melihat tulisan yang sangat aneh . "tumpukan kertas ini seperti bukan pekerjaan supir ? Tapi ini dokumen-dokumen penting dokumen investasi , dokumen penaikan saham apa jangan-jangan mas Alex membohongiku?" ucapnya sambil melihat lihat tulisan di kertas dengan teliti .


Alex terbangun seperti ada orang di samping nya , Alex menatap istrinya dengan tatapan bingung istrinya sedang membaca dokumen-dokumen yang ia tanda tanganin .


"Seperti nya mas Alex bukan supir , tetapi dia seorang Ceo tapi maksud nya apa membohongi ku ? Apa mas Alex takut aku memanfaatkan uang nya ? Atau takut aku minta segala sesuatu ?" ucapnya

__ADS_1


Alex mengusap wajah nya kasar , kenapa istrinya sampai berfikir seperti itu .


"sayang" panggil Alex


Nanda menatap suaminya dengan tatapan beda , Alex mengetahui istrinya meminta penjelasanya .


"emm.. Anu sayang mas bukan ingin... " ucapan Alex terpotong saat Mami nya memanggil


Nanda menatap nya tajam dan langsung berlalu pergi meninggalkan suaminya , dia akan meminta penjelasan nya setelah mengurus mertua nya karena memang jadwal makan dan minum obat mertua nya .


Nanda tersenyum "maaf mi , Nanda tadi baru beres mandi" ucap Nanda bohong tidak mungkin kan dia ngomong sejujurnya kalau dia lagi marah sama suaminya karena suaminya berbohong


Melinda hanya mengangguk dan menerima makanan yang di berikan Nanda , Melinda menatap bola mata Nanda dengan tatapan yang susah di artikan . Melinda sebenarnya ingin bertanya banyak hal kepada wanita di depan nya tapi gengsi nya terlalu besar .


Selesai memberikan makan malam , Nanda langsung memberikan obat kepada mertua nya dan menyelimuti mertua nya agar mertua nya istirahat kembali . Nanda pun keluar dan langsung menghampiri suami nya yang sudah ada di dalam kamar .


Nanda menatap nya dengan sinis"tidak usah mengalihkan topik mas"ucap Nanda


Melinda yang belum tertidur mendengar percakapan Nanda dan Alex karena kamar mereka berdekatan dan tidak ada suara peredam suara , di tambah pintu kamarnya Alex dan Nanda terbuka tentu Melinda mendengarnya .


"Jelaskan semuanya mas atau kamu tidur di luar" ancam Nanda


Alex pasrah sebelum berbicara dia menarik nafas nya terlebih dahulu .


"emm .. Maafkan aku sayang , bukan maksud aku ingin berbohong sebenarnya ingin mas katakan tapi nanti tunggu anak kita lahir dan kenapa aku menutupi semuanya karena mas pernah di tipu wanita karena wanita yang mendekati mas biasanya hanya ingin harta mas saja nah makanya mas menguji kamu sayang maafkan mas" jelas Alex

__ADS_1


Nanda mengangguk paham "Tapi mas maaf , sepertinya mas juga menganggap aku wanita yang mandang harta bukan ? Kalau begitu aku tidak terima lebih baik aku jadi gembel mas sekalian" ucap Nanda dengan nada keras


Alex mengusap wajah nya kasar , tadi dia sudah minta maaf dan menjelaskan alasannya kenapa istrinya jadi begini ? .


Nanda menangis sesegukan , hal itu membuat Alex pusing tujuh keliling tadi marah-marah sekarang menangis .


"Sayang , jangan menangis maafin mas kamu boleh hukum mas sepuas kamu asal jangan nangis dan pergi ya kasian anak kita sayang" bujuk Alex dengan lembut


Di kamar sebelah yang mendengar ada rasa senang dan ada rasa kaget , Melinda kaget ternyata istri putra nya tidak tahu jika putra nya memiliki perusahaan dan sebagai Ceo senang ternyata wanita yang sering ia hina dan maki-maki ternyata wanita yang tulus mencintai anaknya .


"Maafkan mami Nanda , mami salah menilai kamu" ucapnya dalam hati


Nanda mendorong suami nya"kamu jahat mas , pantas saja kamu bisa membeli toko kue , rumah bagus , kamar VIP untuk mami kamu jahat mas bener-bener jahat"ucapnya lagi


Alex langsung memeluk istrinya , mungkin istrinya shock atau karena hormon dia lagi hamil jadi sering gampang nangis dan berfikir positif .


Alex mengendong istrinya ke kasurnya , Alex menciumin seluruh tubuh istrinya membuat Nanda menjadi tertawa .


"diam mas , aku marah sama kamu"


Alex pura-pura tidak mendengar nya dia terus menggoda istrinya dan menaikan gairah istrinya , sudah lama juga dia tidak melakukan ritual nya semenjak hamil istrinya jarang mau di ajak . Mungkin karena hormon kehamilan nya .


Suara decit tempat tidur suara ******* yang menghiasi kamar mereka terdengar syahdu , Alex membuka semua busana yang di pakai istrinya kini mereka tidak memakai busana sama sekali . Nanda yang tadi menangis dan marah kini gairah nya mengalahkan tangis dan amarah nya , Nanda benar-benar menikmati sentuhan suami nya dari kepala hingga ke bawah .


Sensasi yang sangat jarang mereka lalui , di saat Nanda hamil baru malam ini lagi mereka melakukan ritualnya mereka sama-sama merindukan sentuhan sentuhan dari salah satunya .

__ADS_1


Melinda yang mendengar suara aneh langsung tertawa dan menutupi telinganya , waktunya dia tidur tidak baik jika mendengarkan nya .


__ADS_2