
Suara adzan berkumandang jam menujukan pukul 04:00 Nanda yang baru memejamkan mata selama 2jam terbangun , dia langsung membersihkan diri di kamar mandi .
Selesai membersihkan tubuh Nanda mengambil wudhu dan melaksanakan sholat subuh , selesai sholat tak lupa Nanda mendoakan kedua orangtua nya yang sudah tenang di sana tak lupa juga dia berdoa agar di beri kebahagian .
Nanda melipat mukenah dan sajadah nya , sejenak dia memeriksa ponsel nya yang belum dia periksa sehabis pulang kerja . Nanda melihat tidak ada pesan apapun mungkin karna dia mengganti nomer lama nya dengan yang baru , Nanda meletakan ponsel nya menatap langit-langit kamar dengan pikiran kosong tiba-tiba dia terbayang pria yang semalam di ruangan itu pria yang tidak memiliki hati dan perasaan memainkan wanita seenak nya saja membuat Nanda semakin jijik dan benci .
Nanda memejamkan matanya kembali , mata nya sudah terasa lengket saat dia baru tidur selama 2jam .
Berbeda di sebuah mansion yang mewah dan indah bak istana , mansion yang di jaga ketat dengan beberapa pria yang bertubuh kekar wajah seram dan baju serba hitam .
Mansion yang sangat di kagumi setiap orang yang melihat indah dan mewah namun pemilik mansion yang terkenal kejam dan dingin membuat mansion mewah itu seperti neraka , di pagi-pagi buta seperti ini dimana semua orang yang masih terlelap dan sebagian ada yang sudah mencari nafkah tapi berbeda di mansion mewah suasana yang mencekam dan tegang tak jarang suara tangisan terdengar begitu jelas .
"Tiap hari kamu keluar bersenang-senang dengan wanita , inget nak kamu mempunyai seorang adik perempuan bahkan kamu mempunyai seorang mami yang sudah melahirkan kamu tolong jangan seperti ini"ucapnya Melinda yang tak lain mami Alex stoon
Alex menatap kesembarang arah dia tak ingin melihat air mata yang jatuh dari sang mami , dia ingin menuruti keinginan mami nya tapi dia sudah mencoba tidak bisa sehari tanpa wanita sexy .
"Lupakan masa lalu mu nak , kasian adik mu nanti kalau dia mendapatkan laki-laki seperti kamu!"Melinda langsung meninggalkan Alex yang mematung di ruang keluarga , dia tidak ingin salah mendidik anak-anak nya karna itu tugas dirinya menggantikan alm.suami nya yang sudah lama meninggalkan mereka .
Alex melangkah menaiki anak tangga membersihkan diri untuk bersiap-siap ke kantor , Alex yang harus menjadi kepala rumah tangga dan Kaka yang baik untuk adik nya tapi harapan sang mami tidak sesuai .
__ADS_1
Selesai membersihkan tubuhnya Alex keluar dan menuruni anak tangga satu persatu-satu dia melihat mami nya yang sedang bersantai di meja makan sambil menikmati teh hangat dan biskuit , Alex melangkah menghampiri sang mami salam dan berpamitan berangkat .
"Aku pergi mi"Alex langsung pergi meninggalkan meja makan tanpa menunggu jawaban sang mami yang masih marah terhadap diri nya .
Didepan Wilson sudah menunggu , Wilson yang melihat tuan muda melangkah langsung membuka pintu belakang kemudi tak lupa dia menyapa di pagi hari dan menunduk hormat .
"Selamat pagi tuan!"
"hmm" Wilson menutup kembali pintu mobil dan mulai melajukan mobil nya .
Jalan raya yang di padati kendaraan roda empat dan dua sedikit macet , Alex menatap arloji nya jam sudah menujukan pukul 07:00 dia harus segera sampai untuk meting .
Tak berselang lama jalan kembali lancar Alex bernafas lega , dia tidak akan terlambat sampai ke kantor meting yang tidak bisa Alex batalkan karna meting ini sangat penting untuk membahas produk yang akan dia luncurkan tahun ini .
Selesai memarkirkan mobil Wilson keluar dan membukakan pintu belakang kemudi dan membungkuk hormat , Alex keluar dari mobil gagah dan berwibawa karyawan mulai berbaris saat Alex memasuki gedung .
Tak jarang karyawan kantor menikmati pemandangan yang sangat indah mahluk ciptaan Tuhan yang sangat sempurna , Alex sangat di gemari wanita mana pun mulai dari kalangan atas sampai kalangan bawah .
Alex masuk kedalam ruangan meting terlihat karyawan mulai memasuki ruangan untuk meting pagi ini , Alex yang memiliki sifat dingin dan kejam tak merubah wanita yang ingin memiliki mundur justru mereka akan semakin maju .
__ADS_1
Karyawan yang akan mengikuti meting hari ini sudah hadir semua , Alex mulai membuka lembaran yang akan dia sampaikan di meting hari ini .
Disebuah kamar kos yang sederhana Nanda mulai membereskan kamar kos nya dan memasak untuk makan siang nya hari ini , jam menujukan pukul 10:00 dimana waktu perut Nanda mulai keroncongan .
Selesai memasak makanan siang Nanda melahap nya dengan tenang sambil menonton televisi , ketukan pintu terdengar Nanda menghentikan aktifitas nya dan melangkah membuka pintu nampak seorang wanita yang berdiri di depan pintu dengan pakaian yang sudah rapih .
"Ada apa mba!"Tanya Nanda
"mba , kita jalan-jalan yuk biar engga bosan di kamar"ajak Melisa
Nanda berfikir sejenak sebenarnya dia memang bosan selama di Jepang dia belum pernah pergi kemana-mana , tanpa pikir panjang lagi Nanda mengaguk menyetujui ajakan Melisa .
"Yasudah mba nanti kita berangkat iya agak siangan"Melisa langsung pergi meninggalkan kos Nanda .
Nanda masuk kembali ke kamar kos nya dia melanjutkan makan siang nya yang belum selesai , selesai makan siang Nanda bersiap-siap sebelum Melisa menghampiri nya .
Dering ponsel Nanda terdengar dia langsung menggeser warna hijau terdengar suara wanita dari sebrang sana .
"aku sudah siap , kamu dimana mba"
__ADS_1
"Baiklah , aku turun sekarang mba"
Nanda langsung keluar dan menuruni tangga , Melisa menunggu di bawah bersama taxi online yang sudah Melisa pesan .