
Ruangan yang bau anyir sangat menusuk kedalam indra penciuman ruangan yang banyak tumpukan senjata-senjata tajam di sekitar nya darah segar yang mengalir di tanah , dengan gagah Alex mendekati wanita di depan nya yang tengah menangis histeris .
Dengan kasar Alex membuka penutup mulut wanita di depan nya .
"Alex aku mohon lepaskan aku , aku tidak melakukan itu" ucapnya Helen
Iya dia Helen , wanita yang sudah mencelakai Nanda hingga kritis Helen di temukan di negara A saat dia sedang bermain dj .
Helen yang biasa terlihat cantik dan bersih kini wajah nya penuh darah segar pakaian nya yang sudah berantakan , kedua tangan nya di ikatkan dengan rantai .
Alex menatap nya tajam
"sudah ketahuan masih saja mengelak ha ? dasar wanita licik" ucap Alex
Helen menggelengkan kepala nya lemah
"aku berani sumpah Alex , aku tidak melakukan itu aku memang ada niatan untuk menjauhkan Nanda tapi bukan untuk membunuh nya"ucap Helen
Tanpa basa basi Alex langsung menunjukan sebuah foto plat mobil yang pemilik nya adalah Helen , Alex juga memperlihatkan rekaman CCTV di lokasi Helen menabrak nya .
Helen membulatkan bola mata nya besar-besar dengan cepat dia menggelengkan kepala nya .
"itu memang mobil ku , tapi bukan aku pelaku nya dan sudah sebulan mobil itu hilang" ucap Helen
Alex menatap nya tajam
"tidak usah banyak alasan Helen , akuilah kalau memang itu kamu"Bentak Alex
Alex tidak habis fikir dengan mantan kekasih nya sudah jelas-jelas itu terlihat mobil Helen yang menabrak Nanda tapi Helen mengelak bahwa itu bukan dia , yang lebih parah nya lagi dia bilang mobil nya sudah hilang selama sebulan itu tidak mungkin .
__ADS_1
"Sumpah Lex , mobil aku benar-benar hilang sebulan lalu kalau kamu tidak percaya tanyalah dengan polisi aku sudah membuat surat kehilangan" ucap Helen
Alex terdiam dia berfikir sejenak tak lama dia pergi meninggalkan Helen yang terus memanggil nya , dia duduk di dalam dengan keheningan tanpa suara apapun yang terdengar .
"apa benar mobil nya hilang ? tapi aku tidak boleh termakan omong kosong Helen dia sudah tidak percaya dengan Helen"
Alex langsung meninggalkan tempat yang menjadi penyiksaan bagi orang-orang yang berani dengan dirinya , jika sudah masuk kedalam sana sudah di pastikan nyawa seseorang akan hilang tidak akan ada yang keluar keadaan masih hidup .
Alex sudah tiba di rumah sakit dimana Nanda di rawat sudah 2hari Nanda di rumah sakit begitu pun dirinya , dia akan keluar jika ada keperluan mendadak tak lupa dia juga menaruh dua bodyguard nya di depan dan dua lagi dia tugaskan di dalam Alex takut suatu saat terjadi yang tidak dia inginkan .
Alex memerintahkan bodyguard yang bertugas di dalam untuk pulang ke rumah nya dan beristirahat , Alex kembali menatap wajah pucat wanita di depan nya .
Alex tidak tahu dengan dirinya yang mudah melabuhkan hati nya di wanita ini , wanita yang belum lama dia kenal bahkan dari sekian wanita yang dekat dengan dirinya saja tidak mampu menarik hati nya apalagi cinta satu malam nya tidak ada yang mampu sedikit pun .
Tapi dengan wanita di depan nya begitu cepat dia melabuhkan nya tanpa berkenal lebih lama hanya perlu beberapa hari , bahkan Alex lebih nyaman di samping Nanda berbeda waktu dulu dia bersama Helen nyaman nya tidak seperti ini .
Alex menggenggam erat tangan Nanda , saat dia akan mencium lengan Nanda suara ketukan pintu terdengar dan masuklah seorang wanita berjas putih menampakan senyum nya .
"Selamat siang tuan , saya ingin memeriksa kembali keadaan nona" ucap Dokter wanita tersebut yang bernama Dina
Alex mengangguk tanda dia mempersilakan Dokter memeriksa keadaan Nanda , Dokter Dina pun langsung memeriksa keadaan Nanda sedangkan Alex berdoa dalam hati agar Nanda akan segera sadar mata Alex terus memperhatikan gerakan Dokter Dina yang sedang memeriksa keadaan Nanda .
"hasilnya masih sama tuan , nona belum ada tanda-tanda akan sadar teruslah ajak nona berbicara tuan agar ada pergerakan yang lebih cepat" ucap Dokter Dina setelah memeriksa keadaan Nanda
"baik Dok" ucapnya singkat
Dokter Dina pun pergi meninggalkan ruang rawat Nanda setelah kepergian Dokter , Alex kembali duduk di samping Nanda dan menggenggam tangan Nanda dengan erat .
Alex hanya bisa bersabar menunggu Nanda sadar dan bisa melewati masa kritis nya , jujur hati Alex sangat sakit melihat wanita di depan nya terbaring lemah dengan bantuan alat rumah sakit .
__ADS_1
Ponsel Alex berdering dengan cepat dia mengangkat nya walaupun enggan dia mengangkat nya yang sudah pasti nanti Mami nya akan terus memaki nya .
"Hallo" ucap Alex
"Kamu dimana Lex , kenapa sudah 2hari tidak pulang dan tidak ke kantor" tanya Melinda di sebrang yang kini sedang panik dan khawatir sang anak tidak pulang
"Alex lagi di rumah sakit mih , Nanda kecelakaan dan sekarang sedang kritis" ucapnya
Melinda yang mendengar mengembangkan senyum nya , senyum yang sangat merasa puas .
"biarkan dia di sana Lex , tidak usah kamu repot-repot mengurusi wanita itu" ucap Melinda
Alex langsung mengeras kan rahang nya setelah mendengar ucapan sang mami yang membuat dirinya murka .
"Sudah cukup mih , Alex tidak akan meninggalkan Nanda sedikit pun" Alex langsung mematikan ponsel nya setelah mengatakan itu .
Alex sudah tidak ingin berdebat dengan mami nya karena dia sudah merasa pusing dengan permasalahan kecelakaan Nanda di tambah Nanda belum sadar , membuat hatinya tambah hancur lebur mendengar mami nya berkata begitu .
Suara ketukan pintu pun kembali terdengar perlahan pintu terbuka , Wilson masuk dengan beberapa berkas di tangan nya dan paper bag pesanan tuan muda nya .
"Tuan , ini ada dokumen yang harus tuan tanda tanganin dan ini pesanan tuan" Wilson menyodorkan berkas-berkas nya dan paper bag yang langsung di terima oleh Alex .
Alex menaruh berkas nya di meja dan membuka paper bag yang tak lain sebuah kotak perhiasaan , Alex membuka kotak berwarna biru yang berbentuk love dia ambil sebuah kalung dengan permata yang sangat indah dia pasangkan kalung tersebut di leher Nanda yang nampak putih dan halus .
Setelah Alex memasangkan kalung di leher Nanda kini dia kembali memasangkan sebuah cincin berlian yang berkilau sangat indah di lanjut dengan pemasangan gelang , setelah selesai dia tersenyum melihat Nanda yang sudah cantik dengan berlian yang dia belikan walaupun yang membeli nya adalah Wilson tapi dia senang .
"Wilson , cepat cari tahu tentang mobil itu apa benar sudah hilang selama sebulan" ucap Alex yang menatap tangan kanan nya di sofa
"baik tuan , akan saya cari secepat mungkin" ucap Wilson
__ADS_1