Gadis Rusak Kesayangan Presedir

Gadis Rusak Kesayangan Presedir
Episode 43


__ADS_3

5 Tahun sudah berlalu kini Justin dan Jesica sudah besar , selama 5 tahun ini juga Alex dan Nanda menjaga nya dengan baik dan penuh kasih sayang .


Melinda juga sudah sehat kembali seperti dulu , semenjak kehadiran Justin dan Jesica di mansion membuat Melinda sangat bahagia . Melinda pun sangat senang jika mansion nya sudah ramai dengan suara cucu-cucu nya yang sangat menggemaskan .


Mansion yang dulu kembali berwarna dan cerah , Melinda yang dulu keras kepala dengan ego nya kini ia bisa kendalikan dan selalu mendengarkan nasehat menantu nya dan putra nya .


"Justin Jesica cepat makan siang" teriak Nanda di meja makan


Justin dan Jesica yang sudah bisa berjalan sendiri selalu saja menghilang dan selalu membuat Nanda naik darah dengan kelakuan mereka yang super jail dengan penghuni mansion , seperti sekarang wajah putra nya dan putri nya sudah kotor dengan makanan pakaian nya di penuhi dengan coklat .


"Kalian membuat mamah sakit kepala" keluh nya


Nanda langsung mengendong kedua anaknya ke atas , dia harus memandikan nya sehari bisa 5 x dia memandikan kedua anaknya yang super lincah .


Setelah membersihkan kedua anak nya , dia langsung kebawah menuntun anak-anak nya ke meja makan untuk makan siang yang tertunda beberapa jam .


Hari semakin sore , Alex sudah kembali ke mansion dengan senang dia masuk ke dalam mansion sambil menenteng paper bag mainan kedua anak nya tentu itu sudah rutinitas Alex setiap pulang ke mansion akan membelikan kedua anak nya mainan .


Nanda yang melihat suami nya pulang dengan membawa paper bag mainan hanya bisa menepuk jidat nya , ia heran dengan suami nya yang hobi menghambur-hamburkan uang . Melinda yang asik makan buah hanya bisa tersenyum melihat menantu nya , dia sudah tahu jika menantu nya tidak suka jika putra nya membelikan mainan terus .

__ADS_1


"papa" teriak Jesica dan Justin


Justin dan Jesica langsung turun dan berlari kepelukan Alex , Alex dengan senang hati memeluk kedua anak nya .


Jarang sekali Alex bisa pulang sore hari , ia biasanya akan pulang di malam hari dan kedua anak nya sudah terlelap . tentu karna perusahaan nya sekarang semakin melesat , entah keburutungan atau memang Alex hebat dalam dunia bisnis setelah kedua anak nya lahir perusahan semakin meningkat drastis dan tentu itu yang membuat Alex sangat sibuk .


Nanda tersenyum melihat kedua anak nya di dalam pelukan suami nya , Nanda tahu jika anak-anak nya merindukan papa nya . Nanda sebenernya merasa kasihan dengan suami nya yang terlihat cape dengan pekerjaan nya jika saja suami nya memperbolehkan nya membantu , ia dengan senang hati membantu nya namun berkali-kali dia di tolak dan tidak di perbolehkan .


"sudah-sudah ayo selesaikan makan kalian biarkan papa bersih-bersih dulu" ucap Nanda


"nanti papa akan main sama kalian sekarang kalian selesaikan dulu makan kalian" ucap Alex


Malam hari nya Alex dan Nanda menemani kedua anak nya bermain di ruang Tv , Alex sangat senang bisa bermain dengan kedua anak nya biasa nya mainan yang ia bawa selalu ia simpan dan tinggalkan tapi hari ini ia bisa bermain dengan puas dengan anak nya .


Di sebuah rumah yang mewah lampu yang terang menderang , Melisa dan Wilson bersantai di balkon kamar nya menikmati hembusan angin malam yang sejuk .


Melisa dan Wilson sudah memiliki seorang putri yang cantik dan mungil , hanya beda beberapa bulan dengan kedua anak nya Nanda .


Melisa benar-benar sangat bahagia memiliki keluarga yang sangat sayang terhadap dirinya , keluarga Wilson yang benar-benar menerima kehadiran nya . Melisa tidak sia-sia menjaga dirinya dan kehormatan nya untuk seorang suami seperti Wilson , Wilson yang terlihat garang dan cuek pada orang lain tapi akan menjadi kucing yang manja jika bersama nya .

__ADS_1


Melisa benar-benar tidak menyangka jika sekarang ia memiliki suami yang dulu nya sangat Melisa benci , sikap suami nya dulu yang membuat ia tidak menyukai nya bahkan melamar nya saja datar tidak ada romantis-romantis nya Melisa fikir itu semua hanya mimpi atau lelucon namun menjadi kenyataan dan menghasilkan sebuah putri yang cantik .


Pagi hari tiba , Nanda bangun lebih awal untuk menyiapkan pakaian suami nya dan memandikan kedua anak nya tak lupa menyiapkan sarapan untuk keluarga nya . Alex dan Melinda yang melihat Nanda setiap hari sibuk terkadang ingin mencarikan suster untuk kedua anak nya namun Nanda selalu menolak ia selalu berkata jika dia bisa melakukan nya semua nya sendiri .


Alex kasian melihat istri nya sibuk ke sana kemari , belum istri nya harus mengantarkan kedua anak nya sekolah siang hari nya menjemput dan menyiapkan makan siang . Istirahat istrinya berkurang semenjak mengurus kedua anaknya , kadang waktu dia dan Nanda untuk bersantai atau bermesraan tidak ada karena Nanda selalu tidur lebih awal karena terlalu lelah .


"Sayang , lebih baik aku carikan suster ya biar ada yang bantu kamu" ucap Alex


Nanda berhenti dari sarapan nya dan menatap suami nya dengan sendu .


"tidak usah mas , aku bisa mengerjakan nya jika nanti mereka di urus sama orang lain aku takut mereka tidak dekat dengan aku" ucap Nanda tegas


Alex hanya menghela nafas nya , sudah percuma ia membujuk istrinya .


Alex berangkat kekantor nya , Nanda mengantar kedua anak nya ke TK . Kecerdasan anak nya membuat anak nya cepat masuk TK dan tahun depan bisa masuk sekolah dasar , di usia 5 tahun Jesica dan Justin sudah bisa pelajaran sekolah Dasar tentu membuat Alex dan Nanda bangga namun mereka tetap akan sekolahkan anak nya dengan usia nya ia tidak mau anak nya melompat kelas terus nanti nya lebih baik seperti murid-murid lain .


Justin yang tampan dan pintar Jesica yang cantik dan pintar mereka selalu menjadi bahan rebutan murid-murid lain nya , tak jarang guru-guru menyukai nya .


Nanda kembali ke mansion nya setelah mengantarkan kedua nya , tugas nya sedikit berkurang ia akan melakukan memanjakan tubuh nya yang sudah sangat lelah . Sudah hampir 1 bulan dia tidak memanjakan tubuhnya di salon , waktu luang nya sangat jarang dia dapatkan walaupun salon nya tersedia di mansion tapi Nanda tidak ada waktu .

__ADS_1


Siang hari nya seperti biasa dia akan menjemput kedua anak nya , hari ini dia sengaja tidak masak makan siang dia akan mengajak kedua anak nya ke restoran dan tak lupa ia mengajak Melinda sudah lama juga mereka tidak jalan-jalan .


__ADS_2