
Pria yang kini berhadapan dengan Nanda menatap nya lurus , Tatapan dingin yang Nanda lihat dari pria tersebut membuat Nanda sedikit menciut nyalinya dia takut tidak jadi bekerja disini .
ya tuhan , tatapan itu dingin sekali membuat nyaliku menciut kembali.batin Nanda
"apa kamu sudah bekerja di Club' sebelum nya?"Nanda menggelengkan kepala nya pelan .
"saya belum pernah tuan , bahkan menginjakan kaki saya di tempat ini baru"ucap Nanda jujur , membuat pria di hadapan Nanda mblakakan mata nya dia baru bertemu dengan wanita yang polos benar benar polos .
"Baiklah .. kamu tanya langsung dengan Melisa pekerjaanmu dan panggil saya Albert"Nanda langsung bangkit dari tempat duduk nya dan menunduk hormat sebelum dirinya benar-benar keluar dari ruangan ini .
Albert menatap punggung Nanda yang semakin lama semakin menghilang dari balik pintu , Albert menghela nafas panjang nya .
"Gadis yang agak misterius bagiku"Albert langsung membuka laptop nya mengerjakan laporan yang belum tuntas untuk di laporkan ke Wilson .
__ADS_1
Disebuah ruangan yang di penuhi loket dimana-dimana , ruangan yang terang dan luas di lengkapi berbagai perlengkapan wanita tak lain meja rias dan makeup bahkan ada sebagian gaun yang tertapampang di sana .
Nanda dan Melisa tengah duduk di sebuah sofa yang berukuran king size dan empuk , Melisa menjelaskan semua pekerjaan yang akan dilakukan Nanda . Melisa menjelaskan bahwa Nanda harus mengantarkan minuman ke setiap tamu yang memesan sesuai perintah mami di club' , Melisa juga menjelaskan bahwa pemilik Club' akan datang setiap malam Minggu dan malam Jumat seperti malam Minggu hari ini pemilik Club' akan datang Nanda mendengarkan baik-baik saat Melisa menjelaskan nya .
Melisa juga memberitahukan bahwa pemilik Club' orang terkaya yang memiliki kekuasaan dimana-dimana , jika salah sedikit pemilik Club' tidak akan memberi ampun sedikit pun . Melisa juga memberitahukan bahwa pernah ada yang mengantarkan minuman ke tuan muda yang terkenal kejam dan dingin yang tak lain pemilik Club' , seorang wanita yang mengantar minuman ke ruangan nya menumpahkan cairan bening yang sudah dituangkan ke dalam gelas dan setelah melakukan kesalahan tersebut wanita itu langsung di perkosa oleh beberapa bodyguard tuan muda .
Nanda memblakakan mata nya mendengar penjelasan Melisa tentang tuan muda pemilik Club' , dia tidak menyangka ada seorang laki-laki yang begitu kejam bahkan tidak punya hati ingin sekali Nanda bertemu dan melakukan kesalahan di depan tuan muda itu dan membentak nya agar tidak ada lagi yang tersiksa kedatangan dia laki-laki iblis menurut Nanda .
"Mari mba kita keluar"Melisa dan Nanda langsung melangkah keluar ruangan , untuk pertama kali nya Nanda melihat sebuah gedung yang dipenuhi dengan wanita-wanita sexy lampu yang kerap kerlip ditambah wanita-wanita yang sedang bergelanjut manja dengan lelaki hidung belang lelaki yang sudah memiliki keluarga membuat Nanda semakin membenci laki-laki .
Nanda dan Melisa duduk di sebuah kursi bundar yang terdapat di dekat barthender , Nanda dan Melisa tersenyum saat mereka melihat perempuan paruh baya tapi masih awet muda cantik dan elegan .
perempuan paruh baya yang menghampiri Nanda dan Melisa sambil tersenyum yang tak lain Debora mami club' yang sudah mengabdi bertahun-tahun disini , Debora melihat penampilan Nanda dari atas sampai bawah dan tersenyum tipis saat melihat penampilan Nanda begitu terpesona .
__ADS_1
Wanita yang sangat cantik seperti bidadari.batin Debora
"Siapa nama kamu nona"tanya Debora
"Nama saya Ananda Putri Salsa mami"ucap Nanda lembut dan sopan
Debora tersenyum sambil mengeluarkan sebuah kertas dari dalam saku blazer nya , dia memberikan kepada Nanda dan Melisa satu persatu kertas sebuah pesanan minuman yang harus di antarkan mereka berdua .
"ini bagian kalian untuk mengantarkan minuman ke ruangan masing-masing yang sudah tertera di kertas itu"Nanda dan Melisa mengaguk cepat , mereka langsung bangkit dari tempat duduk nya mengambil nampan yang berisi botol minuman alkohol dan beberapa cemilan yang diberikan Barthender .
Nanda dan Melisa melangkah terpisah , Nanda ke bagian kiri Melisa kearah kanan dimana ruangan yang terpisah sedangkan Nanda harus mengantarkan keruangan VIP sedangkan Melisa mengantarkan keruangan Standar .
Nanda melangkah dengan hati-hati sambil berbaca doa dalam hati agar dia bisa melewati para lelaki hidung belang yang sedang bermesraan dengan wanita-wanita sexy , tak jarang selama Nanda melewati nya banyak lelaki dan wanita berciuman dengan sangat nikmat membuat Nanda terkejut hampir nampan yang di tangan nya jatuh ke lantai .
__ADS_1