
Nanda tersenyum dan menarik nafas nya .
"Aku sangat bahagia bisa bertemu dengan kedua orang tua ku yang sudah lama aku rindukan walaupun hanya di dalam mimpi tapi rasa pelukan mereka sangat terasa , jujur mas aku kangen banget sama mereka dan tuhan mengabulkan doa ku untuk bertemu mereka dan di peluk mereka pelukan yang sangat aku rindu kan" Jelas Nanda
Alex tersenyum dan haru mendengar nya , gadis yang selama ini selalu tersenyum di depan nya menyimpan kesedihan yang sangat dalam .
"bahkan aku bertemu dengan mereka di sebuah danau yang sangat indah , mereka sangat senang melihat aku bahagia dan ada seorang pria yang sangat sayang sama aku yaitu kamu , mereka sangat rela jika aku bersama kamu tak lupa mereka bilang aku harus bahagia" ucap Nanda lagi
Di kecup nya kening Nanda
"aku akan mewujudkan permintaan kedua orang tua mu sayang , aku akan membahagiakan kamu dan menciptakan keluarga kecil yang sangat bahagia walaupun aku tidak bisa memberikan kamu materi yang berlimpah" ucap Alex tulus
"Materi bisa di cari mas tapi kebahagian susah kita ciptakan , jika memiliki harta berlimpah tapi kebahagian dan kenyamanan tidak kita dapatkan untuk apa mas?" ucap Nanda tulus
Alex meneteskan air mata nya , dia benar-benar tepat memilih Nanda menjadi istri nya .
"Setelah kamu boleh pulang kita akan melangsungkan pernikahan iya sayang pernikahan yang akan menyatukan kita sebagai sepasang suami istri yang saling mencintai aku tidak ingin berlama-lama menjalin hubungan lebih cepat itu lebih baik kan sayang tanpa harus berhubungan lama tanpa pernikahan" ucap Alex
Nanda mengangguk setuju , dia akan menunggu pernikahan itu tiba pernikahan yang sangat di nanti-nanti nya sejak dulu kala .
Pintu pun terbuka Wilson tersenyum saat melihat kekasih tuan muda nya sudah sadar , bahkan ia tersenyum bahagia melihat senyum tuan muda nya kembali lagi .
"maaf .."
"ada apa Wilson , apa bos saya mencari diriku" Potong Alex yang langsung menatap tajam Wilson
Wilson yang di tatap langsung mengerti .
"tidak pak , hanya saja saya ingin berbicara dengan anda boleh" ucap Wilson
"baiklah , sayang aku keluar sebentar iya"
__ADS_1
Nanda mengangguk
Alex pun keluar di ikuti oleh Wilson , dua pria itu tersebut langsung duduk di kursi yang berada di depan ruangan .
"katakanlah" ucap Alex tanpa basa basi
"nyonya besar sudah mencabut tuan dari jabatan sebagai ahli waris , kini perusahaan di ambil alih oleh nyonya besar tuan . apa tuan tidak marah" ucap Wilson
Alex menghembuskan nafas kasar nya .
"Saya tidak akan marah , biarkan mamih saya yang meneruskan nya tolong kamu jaga mami ingatkan beliau untuk istirahat yang cukup dan makan nya yang teratur" ucap Alex
Dia sudah menduga datang nya Wilson ke sini , sudah pasti ucapan mami nya tidak akan main-main .
"Sekarang kamu bersihkan rumah di komplek A karena 2hari lagi Nanda sudah boleh pulang , terus jangan lupa kamu persiapkan pernikahan saya nanti dengan Nanda dan satu lagi taruh asisten rumah tangga 1 saja karena saya tidak mungkin memperkerjakan pelayan di rumah saya nanti bisa-bisa Nanda mengetahui identitas saya" ucap nya yang langsung di angguki Wilson
Setelah mengobrol panjang Wilson pun berpamitan dengan Nanda dan Alex tak lupa Alex menyerahkan semua dokumen-dokumen tersebut ke Wilson , di sudah bukan lagi ahli waris dari keluarga Stroon biarkan mami nya yang menggantikan posisi nya .
Alex duduk kembali di samping Nanda dan mulai mengambil mangkuk yang berisi bubur yang tadi sudah di antarkan oleh pelayan rumah sakit .
"kamu makan dulu iya , abis itu minum obat"ucap Alex yang langsung di angguki Nanda
Alex mulai menyuapinya Nanda dengan sangat lembut , perlakuan lembut yang belum Nanda rasakan selama ini .
Dengan telaten dan hati-hati Alex menyuapin Nanda , bola mata Alex dan Nanda selalu bertemu dan saling menatap satu sama lain tatapan yang menyiratkan cinta yang tulus .
Alex menaruh mangkuk yang sudah habis , tak lupa ia pun memberikan segelas air putih ke pada Nanda yang langsung di terima dengan senang hati setelah itu Alex memberikan beberapa butir obat yang harus di minum Nanda .
Selesai Nanda minum obat Alex menatap bola mata berwarna hitam itu , bola mata yang sangat dia rindukan selama seminggu ini , bahkan ia tidak menyangka mendapatkan seorang gadis yang sangat tulus mencintai nya tanpa melihat harta .
Perlahan mata Nanda terpejam sedikit sedikit mata nya pun tertutup kembali , Alex menyelimuti tubuh Nanda dengan selimut tebal agar Nanda bisa tidur lebih nyenyak lagi .
__ADS_1
Alex pun membersihkan tubuhnya di kamar mandi seharian ini badan nya sudah terasa lengket , pekerjaan nya sekarang tidak harus pulang pergi ke kantor dia akan mencari kesibukan dan menambah uang tabungan nya walaupun dia harus berbisnis dari kecil .
Alex sudah bulat dengan keputusan nya , dia tidak akan mengemis ke pada mami nya untuk mengembalikan jabatan nya lebih baik dia memulai bisnis dari nol tanpa bantuan dari mami nya atau perusahaan peninggalan papa nya .
Lebih baik dia kehilangan semua harta benda nya dari pada dia harus kehilangan wanita yang tulus mencintai nya , karena seperti pepatah yang mengatakan .
Wanita yang di masa lalu nya tersakiti dan hancur apalagi memiliki trauma di masa lalu nya , wanita yang akan mencintai kekasih nya dengan tulus tanpa syarat tanpa memandang materi atau pun fisik .
Selesai membersihkan tubuhnya Alex merebahkan tubuh nya di sofa dekat tempat tidur Nanda , dia tidak ingin meninggalkan Nanda sedikit pun biarkan badan nya yang pada sakit itu lebih baik .
.
.
.
.
.
Cinta itu seperti jalangkung , cinta kapan saja bisa datang dan hilang tanpa harus di jemput atau di antar .
Tapi jika Cinta sudah datang di orang yang tepat cinta itu akan menjadi sempurna , bukan orang yang sempurna kita cari sampai kapan pun kita tidak akan mendapatkan nya kesempurnaan itu ada jika sepasang kekasih saling melengkapi .
.
.
.
Hallo sayang-sayang nya aku , mohon maaf baru update di karenakan sibuk dengan pekerjaan ku di dunia nyata tapi nanti saya akan mengajukan crazy up agar kontrak nya juga cepat di setujuin .
__ADS_1