
" mohon maaf, saya sama sekali tidak tertarik denganmu " ucap seorang gadis cantik nan seksi saat bertemu dengan pria yang akan dia kencani.
" Nona mengapa berkata seperti itu, bukankah sebaiknya kita kenalan lebih dulu " ucap pria tersebut, teman kencan gadis cantik nan seksi siapa lagi kalau bukan Indri , gadis cantik usia 26 tahun yang sedang menemui pria yang akan di kencaninya, dan seperti biasa itu semua telah di atur oleh sang mommy. dan seperti biasa pula dia akan menolaknya secara langsung tanpa harus berkenalan jika pria itu tak seperti tipe yang di carinya.
" saya tidak ingin membuang-buang waktu berharga saya " ucap gadis seksi tersebut dan langsung melenggang pergi namun tangannya di tahan oleh pria tersebut.
dan hal itu membuat gadis itu menoleh dengan tatapan marah
" beraninya kau !!!"
brakh
Indri langsung membanting pria tersebut dan langsung pergi dari sana. tanpa mempedulikan tatapan mata banyak orang yang ada di cafe tersebut.
" sial, aka akan membalasnya " ucap pria tersebut dan langsung melenggang pergi dengan rasa malu yang amat besar.
sedangkan di sisi lain
" berani sekali dia menyentuhku , ingin sekali kupatahkan tangannya " gerutu Indri setelah sampai di dalam mobilnya.
__ADS_1
" nona, mohon maaf 30 menit lagi kita ada meeting dengan perusahaan CK. Company " ucap sang asisten Chali
" kau wakilkan saja " ucap Indri malas.
" tapi pihak CK. Company hanya mau menjalankan kerja sama kalau nona yang datang " jelas Chali
mendengar hal itu membuat Indri semakin kesal dan mau tidak mau dia harus ke kafe xxxx untuk melakukan meeting dengan CEO CK. Company.
" silahkan nona di sini ruangannya " uca Chali menunjukkan ruangan privasi di mana mereka akan melakukan meeting
" selamat datang Nona Hapsari Maheswara, silahkan Duduk" ucap asisten CEO dari CK. Company
" terimakasih " ucap Indri namun saat melihat sosok pria yang ada di hadapannya saat ini terasa begitu familiar.
" saya rasa ini pertama kalinya " ucap Chiko dingin namun dalam hati ia juga merasa tidak asing dengan wanita yang ada di hadapannya saat ini.
" kalau begitu kita langsung mulai saja " ucap Indri
dan selama berjalannya meeting Chiko terus berfikir siapa wanita yang ada di hadapannya ini, mengapa ia merasa tidak asing.
__ADS_1
" bagaimana dengan tawaran saya tuan apa anda setuju " tanya Indri
" tentu saja, apa lagi proyek yang anda tawarkan sangat menguntungkan untuk kedua belah tanpa mengenal batas waktu , saya rasa ini sangat sempurna." ucap Chiko panjang lebar membuat sang asisten melongo tak percaya dengan pendengarannya saat ini, sang tua berbicara panjang lebar hanya untuk merespon ucap dari nona Hapsari
" kalau begitu terimakasih semoga kedepannya kita dapat bekerjasama dengan baik " ucap Indri sambil berdiri dan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan tanda sepakat ala pembisnis dan angin dari hingga membuat Chiko menyambutnya dengan senang hati, yang mana hal itu lagi lagi membuat sang asisten terkejut tidak percaya dengan sang atasan saat ini.
" dan berhubung urusan kita sudah selesai, maka saya mohon undur diri " ucap Indri sopan, dan di angguki oleh Chiko sebab sebentar lagi ia masih ada agenda di tempat yang sama saat ini,
" Jo saya ingin informasi lengkap tentang wanita itu secepatnya " ucap Chiko dingin berbeda saat ada Indri tadi.
di sisi lain
" Chali, apa kita sebelumnya pernah bertemu dengan CEO CK. Company itu ?" tanya Indri
"belum pernah nona, mungkin saja nona sering melihatnya di situs media atau mungkin poster nona ,sebab CK. Company merupakan perusahaan terbesar untuk di negara ini " jelas Chali dan Indri hanya mengangguk anggukkan kepalanya.
" mmmm nona, tuan Gusdir mengundang nona ke acara ulangtahun putranya" ucap Cha sedikit takut sebab ia tahu betul bahwa putra Gusdir adalah salah satu pria yang mengejar-ngejar nonanya dan ia sangat membencinya.
" owhhh, aku tidak akan ke sana kau wakilkan saja " ucap Indri malas.
__ADS_1
" oh ya, sekarang tolong antarkan saya ke rumah mommyku. " ucap Indri saat teringat dengan sang Abang tampannya yang ada di Indonesia akan datang berkunjung.
" baik nona.