
" aku akan merebut kembali Chiko darimu " ucap Viona menatap remeh pada Indri
" keluarkan semua kemampuan yang kau miliki untuk merebut Chiko dariku, dan satu hal yang harus kamu tahu apapun yang sudah menjadi milikku maka akan tetap menjadi milikku terkecuali aku sendiri yang membuangnya " ucap Indri santai sambil merapikan rambut dan riasannya dan hal itu membuat Viona mengeram kesal dan dia segera mencari akal untuk memanasi Indri.
" oh ya, apa kau tau saat ini Chiko di tempat ini. ia menyempatkan waktu nya untuk makan siang bersama di tempat favorit kami berdua " ucap Viona lagi, namun semuanya sia sia karena Indri justru tersenyum mengejek dirinya.
" ciihh, aku sungguh kasian melihat dirimu. " ucap Indri kini beralih menatap Viona. dan hal itu membuat Viona marah dan langsung keluar dari sana meninggalkan Indri.
" aku membeci situasi ini " gumam Indri dan langsung keluar dari sana.
saat Indri akan menuju ke arah Chali berada, Indri tak sengaja melihat Viona berusaha untuk menyuapi Chiko, walaupun Chiko menolak terlihat Viona terus memaksa sampai Chiko menerima suapan darinya.
" cihh dasar ulat bulu kutet " gumam Indri dan langsung menghampiri meja Chiko dan juga Viona.
" sayang, kau di sini ???" tanya Indri pada Chiko dan sungguh hal itu membuat Chiko kelabakan sebab Indri terlihat manis memanggilnya sayang namun tatapan matanya terlihat begitu marah padanya.
" honney, ka. ka.mu" ucap Chiko terpotong.
__ADS_1
" astagah sayang kamu makan ajha belepotan seperti ini " ucap Indri lagi sambil membersihkan sisa makanan di ujung bibir Chiko. dan hal itu sengaja di lakukan nya untuk memenasi wanita yang diketahuinya sebagai wanita yang dijodohkan dengan Chiko.
" sial, aku tahu dia sengaja melakukan itu semua untuk memanasi ku, tapi aku tidak boleh kalah dari dia " batin Viona bersmirik.
" Hay, kenalkan aku..." ucap Viona terpotong.
" oh ya sayang wanita ini siapa ?" tanya Indri sok manja.
" mmmm dia.."
" aku sahabat kecilnya Chiko, Viona " ucap Viona dengan smirk di wajahnya.
Chiko yang menyadari bahwa kedua wanita yang ada di depannya ini tidak bersahabat ia egera mengalihkan perhatian Indri.
" oh ya honney, kamu sedang apa di sini ? " tanya Chiko asal.
" aku sedang memergoki kekasih saya selingkuh " ucap Indri menatap tajam kearah Chiko.
__ADS_1
glek
chio menelan Saliva nya susah payah saat Indri menatap dirinya.
" bercanda, aku tadinya melakukan meeting disini bersama Chali tapi meeting nya udah selesai kok " ucap Indri dengan tersenyum
namun hal itu tidak membuat Chiko tenang sebab tatapan matanya tidak tersenyum sama sekali.
" ya udah kamu lanjut saja acara makannya bersama sahabat kecilmu, kasian Chali sudah menunggu ku di sana " ucap Indri lagi namun Chiko segera menolaknya.
" tidak honney aku. ingin makan bersama kamu saja " ucap Chiko
" tapi bagaimana dengan SAHABAT mu ini ? tanya Indri dengan senyum mengejek ke arah Viona.
" Jo yang akan menemaninya " ucap Chiko dan langsung membawa Indri ke Meja di mana suda ada Chali di sana tanpa mempedulikan Viona yang ingin protes dan Indri tidak lupa menoleh kebelakang menjulurkan lidahnya mengejek Viona.
" ahhhh sial, ternyata wanita itu juga sangat licik, aku harus memikirkan cara lain " ucap Viona menatap tajam punggung Chiko dan Indri.
__ADS_1
" Chiko, aku tidak suka ada wanita yang mendekati dirimu sekalipun itu sahabat kecilmu itu " ucap Indri sambil menatap tajam kearah Chiko