
13.30
" nona kita sudah sampai " ucap Chali membangunkan Indri yang tertidur di dalam mobil karena kelelahan, walau Indri menggunakan pesawat pribadi sudah menjadi kebiasaannya jika sendiri dia akan sulit tidur dalam pesawat.
" eummm, terimakasih Chali, kau bisa kembali " ucap Indri dan langsung turun dari mobil.
bugh
Indri melempar tubuhnya di atas tempat tidur.
" baru juga beberapa jam tidak melihatnya, aku sudah sangat merindukan nya " gumam Indri yang sedang merindukan Chiko.
" sepertinya aku memang sudah mulai menyukainya " gumamnya lagi sambil tersenyum memikirkan wajah tampan nan seksi Chiko.
" apa dia juga merindukan ku atau mungkin saat ini dia sedang dalam perjalanan menuju ke sini " gumamnya lagi
" aaaaa, aku bisa gila memikirkan nya, " ucap nya sambil berteriak.
lama memikirkan tentang Chiko sampai akhirnya ia tertidur kembali tanpa mengganti pakaian nya terlebih dahulu.
__ADS_1
sedangkan di sisi lain, terlihat Chiko yang baru saja turun dari pesawat pribadi nya, ia menjadi sorotan orang orang yang ada di bandara karena ketampanannya yabg tidak ada tandingannya di sana
" kalian tidak perlu mengikutiku, " ucap Chiko dan langsung menacap gas mobilnya menuju mansion Indri.
setelah ia sampai di sana , Chiko segera masuk ke dalam mansion namun segera di tahan oleh salah satu penjaga keamanan yang ada di sana.
" maaf tuan, ada yang bisa saya bantu ?" tanya penjaga tersebut dengan hati hati sebab dia tau betul siapa orang yang ada di hadapannya ini
" saya ingin bertemu dengan nyonya kalian " ucap Chiko yang merasa tidak suka sebab ia di cega untuk menemui wanitanya yang sudah sangat ia rindukan itu.
" apa tuan sudah membuat janji ?" tanya penjaga itu lagi
" mohon maaf tuan, apa tuan memiliki bukti jika tuan adalah kekasih nyonya saya " tanyanya lagi yang membuat Chiko menarik napasnya dalam dalam
hufff
dan dengan terpaksa Chiko memperlihatkan foto yang diam diam di ambilnya saat mereka berdua selesai bercinta dengan keadaan Indri hanya memakai selimut samapai leher dan Chiko yang memperlihatkan wajah hingga dadanya.
" apa itu sudah cukup " tanya Chiko dingin sedangkan penjaga tersebut hanya diam karena belum kembali dari keterkejutannya hingga Chiko memutuskan untuk meninggalkan penjaga tersebut dan langsung pergi menuju tempat di mana wanitanya tertidur.
__ADS_1
ceklek
" sepertinya kau begitu kelelahan hingga mengganti pakaian mu saja tidak sempat " ucap Chiko dan langsung menuju lemari mencari pakaian yang pas untuk Indri kenakan saat ini.
saat Chiko mulai membuka pak aian atas Indri, dan Indri sama sekali tidak terganggu membuat Chiko gemas dan langsung mengecup singkat bibir Indri.
cup
" oh ****, kenapa aku justru menginginkan yang lain " ucap Chiko saat melihat dua gunung kembar Indri yang menye mbul di balik kain kaca matanya.
di ciumnya kembali bibir Indri, dan sedikit melu matnya hingga Indri melenguh dalam tidurnya, hingga otomatis bi bir Indri sedikit terbuka dan Chiko tidak menyia-nyiakan kesempatan itu di ek-spor nya mulut Indri namun tidak lama karena ia tidak ingin mengganggu tidur wanitanya.
jadi ia berpindah ketempat favoritnya yaitu gunung kembar Indri
dia mulai memb-uka kain kacamata itu dan mulai menc-iumya dan bahkan memberikan nya tanda kepemilikan nya di sana. ia mulai mempermainkan salah satu puncak gunung dengan lid-ahnya , dengan tangan yang mulai mer emas gunung yang lainnya.
ia terus melakukannya sampai ia merasa puas di sana.
dan langsung menghentikan aksinya tanpa menyentuh bagian baw ah wanitanya, takut mengganggu tidurnya dan dia melanjutkan aksinya sendiri di dalam kamar mandi setelah memakaikan pak aian yang lebih nyaman pada Indri.
__ADS_1