
di sebuah apartemen terdapat dua manusia yang sedang duduk saling berhadapan dan saling menatap bsatu sama lain.
" sampai kapan kamu akan diam ?" tanya Babby yang akhirnya membuka percakapan mereka. namun kenzo tetap diam dan masih menatap wajah yang amat ia sangat rindukan.
" baiklah, kalau begitu kamu tidak perlu menjelaskan apa apa " ucap Babby lagi yang sebenarnya ia begitu takut dan deg deg kan dengan apa yang akan di katakan Kenzo padanya.
" apa kamu benar-benar mencintai ku ?" tanya Kenzo saat melihat Babby akan beranjak dari duduknya.
deg
" a.aku. aku... eh apa maksud mu ?" tanya Indri terbata
" aku membaca surat yang kau tulis sebelum kau pergi " ucap Kenzo lagi dengan tenang.
" euhmm, itu itu "
grep
Kenzo langsung memeluk Babby tanpa menunggu jawaban dari wanitanya lagi.
" i love you " bisik Kenzo
deg
" apa aku tidak salah dengar " gumam Babby nyaris tak terdengar
__ADS_1
" I love you so much " ucap Kenzo lagi di dengar begitu jelas di telinga Babby.
" kau bohong " ucap Babby dengan melepas pelukan Kenzo
" aku serius " Kenzo
" apa kau mencintai dua wanita sekaligus ?" tanya Babby lagi.
" tidak, hanya dirimu " ucap Kenzo
" lalu siapa wanita yang kau sering panggil love ?" tanya Babby lagi dengan suara yang mulai meninggi.
" kau akan tahu setelah kita tiba di Indonesia " ucap Kenzo dengan senyum yang menghiasi wajahnya
grep
Kenzo langsung menarik tangan Babby dan membawanya kedalam pelukannya
" i love you, kau tidak perlu menjawabnya karena aku tahu kau juga mencintai ku " bisik Kenzo membuat Babby kini terdiam dengan ungkapan cinta Kenzo yang terdengar begitu tulus.
" Ken, aku emmmm " ucapan Babby terpotong kerna langsung di bungkam oleh Kenzo dengan ciumannya.
ciuman yang begitu lembut untuk menyalurkan semua perasaan cinta dan juga rindu Kenzo pada Babby, dan ini adalah ciuman pertama mereka di saat keadaan sadar tanpa pengaruh alkohol ataupun yang lainnya.
ciuman terus berlanjut dan kini kian menuntut, sampai baik Kenzo maupun Babby menginginkan hal lebih dari sekedar ciuman.
__ADS_1
Kenzo melepas ciumannya dan menatap dalam mata Babby seolah berkata aku menginginkan mu, dan Babby paham dengan itu namun ia teringat sesuatu hingga ia menolak keinginan suaminya itu sekalipun dia sebenarnya juga menginginkan nya.
'' Ken, aku ingin mengatakan sesuatu padamu " ucap Babby saat Kenzo akan menciumnya kembali.
" bisakah kau mengatakan nya di lain waktu saja, aku sungguh menginginkan mu saat ini " ucap Kenzo dengan suara seraknya ynag terkabut gairah.
" eughh, Ken aku sedang hamil " ucap Babby cepat saat Kenzo mulai mencium lehernya.
" coba katakan kembali " ucap Kenzo speechless dengan yang di dengar nya.
" aku hamil " ucap Babby lagi dan Kenzo langsung bersujud dan merambah perut Babby yang mulai menonjol karena saat ini umur kandungan nya sudah masuk Minggu ke 8
" apa di sini ada bayi kita ?" tanya Kenzo mengusap perut Babby dan Babby hanya menganggukkan kepalanya
" aku minta maaf padamu karena selama ini aku selalu menghindari mu karena takut rasa cinta ku bertepuk sebelah tangan dan karena egoku itu hampir saja aku kehilanganmu kalian berdua " ucap kenzo lagi yang kini air matanya ikut menetes.
" terimakasih, i love you "
cup
Kenzo mengecup perut Babby, sedangkan Babby kini diam dan bergerak pun begitu sulit apalagi sejak tadi Kenzo terus menerus memegang perutnya dan kini di ciumnya.
sungguh Babby masih sangat merasa asing dengan perlakuan Kenzo yang begitu romantis ini.
" malam ini kita kembali di Indonesia " ucap kenzo karena sungguh ia sudah sangat tidak sabar memberi kabar bahagia ini kepada keluarganya dan juga keluarga mertuanya sedangkan Babby hanya menganggukkan kepalanya menyetujui keputusan sang suami, karena sejujurnya ia juga ingin kembali ke Indonesia secepatnya selain ia rindu dengan keluarganya ia juga ingin segera mengetahui hubungan Kenzo dan wanita yang di panggilnya love.
__ADS_1