
" Dika, sejak kemarin perasaan mommy tidak tenang apalagi Indri sampai sekarang tidak menjawab telepon dari mommy " ucap mommy Dika sebab sesampainya ia di Indonesia ia langsung menghubungi anaknya Indri namun sejak kemarin hingga sekarang tak satupun sambungan telepon di respon oleh Indri dan itu membuatnya khawatir.
" mommy, mungkin Indri kemarin sibuk hingga lembur dan sekarang dia masih tidur karena kelelahan atau bisa jadi dia mencoba untuk menghindari kita karena terus menjodohkannya dengan pria tak dikenal nya " ucap Dika agar sang mommy tidak khawatir, sebab sejak meninggalkan adiknya kemarin perasaannya mulai tidak tenang.
" coba mommy telpon lagi, siapa tahu di angkat " ucap Dika lagi berusaha tenang. dan sang mommy langsung menghubungi Indri sekali lagi.
tuutt Tut Tut
" hallo mom " ucap Indri dengan suara khasnya yang baru bangun melalui sambungan teleponnya.
" hallo sayang kamu ada di mana sekarang, apa kamu baik baik saja ? " tanya beruntun mommy Dika.
" Indri baik baik aja mom, udah ya Indri mau tidur lagi, masih ngantuk soalnya " ucap Indri dan langsung sambungan telepon sepihak.
huuffd
mommy Dika menghela nafasnya legah, setelah mendengar keadaan putrinya Baik baik saja,
" tuh kan mom, Dika udah bilang dia pasti masih tidur " ucap Dika dan mendapatkan anggukkan kepala dari sang mommy.
.
__ADS_1
.
.
" apaan shi mommy, dia ada di Indonesia tapi tetap saja masih mengganggu tidurku " monolog Indri yang belum sepenuhnya sadar dengan keadaannya saat ini.
" gila, kenapa mimpi semalam terasa nyata banget ya " gumam Indri lagi sambil menatap langit langit kamarnya membayangkan mimpinya semalam.
" memang semalam kamu mimpi apa ?" Tanya Chiko yang sejak tadi diam mendengarkan gumaman Indri yang membuatnya geli.
" aku semalam mimpi ML " jawab Indri namun ia belum sadar sepenuhnya
" dengan CEO CK. Compan " ucapan Indri terputus saat ia menyadari sesuatu yang janggal di sana dan.
deg
Indri menoleh kesamping nya dan betapa terkejutnya ia saat menyadari ada Chiko di sana tanpa mengenakan baju dan separuh tubuhnya masih terbungkus oleh selimut yang sama dengannya.
Dengan perlahan dia mengintip di balik selimutnya, berharap semua yang terjadi tidak seperti dugaannya, namun saat ia berhasil mengintip keadaan tubuhnya di balik selimut, kini ia sadar bahwa apa yang terjadi semalam bukanlah mimpi tapi nyata.
Aaaaaaaaaaaaa
__ADS_1
hmph
teriak Indri, namun segara di bekap oleh Chiko menggunakan bibirnya membuat Indri melototkan matanya kaget.
" dasar brengsek " ucap Indri marah setelah berhasil mendorong Chiko dan berdiri dari kasur membuat tubuh polosnya terekspos semua, dan itu semua tidak luput dari perhatian Chiko yang membuat Jhoni yang sedang tertidur pulas, kini on kembali dan siap untuk bertempur lagi.
" apa kau sengaja menggodaku " ucap Chiko dengan wajah datarnya tanpa menghiraukan amarah Indri saat ini.
" what !!!, apa kau gila ?" ucap Indri sambil berkacak pinggang
Chiko yang sejak tadi menahan gairah nya yang kembali membuca, berdiri mendekati Indri dengan keadaan tubuh polos sama seperti Indri.
Indri kini terdiam bak patung, dan pandangan nya hanya tertuju pada Jhoni yang siap tempur.
" stop, berhenti di sana kita lupakan saja apa yang terjadi semalam lagi pula saya sama sekali tidak mengingatnya " ucap Indri dengan degup jantungnya yang tidak Aman apalagi di intinya terasa berdenyut. dan dia memilih untuk berdamai karena yang sudah terjadi tidak mungkin bisa di kembalikan seperti semula.
" kalau begitu aku akan mengingatkan mu kembali, dan akan ku pastikan kamu tidak akan melupakannya " ucap Chiko dan segera menarik tangan Indri, Indri yang tidak siap langsung jatuh kedalam dekapannya.
Chiko tidak menyia nyiakan kesempatan itu, ia segera mencium, ******* bibir Indri dengan tangan yang tidak tinggal diam.
Indri sempat menolak dan berusaha mendorong dada bidang Chiko namun itu hanya sebentar sebab sejak tadi tubuhnya juga menginginkan sentuhan itu dan penyatuan keduanya pun tak terhindarkan.
__ADS_1