
setelah Chiko menjelaskan kebenaran tentang Viona kepada Indri tanpa ada yang di tutupinya, dan entah mengapa Indri merasa ada yang janggal dari penjelasan Chiko. di mana Chiko mengatakan kalau 'semuanya akan baik-baik saja selagi alurnya berjalan sesuai dengan apa yang seharusnya terjadi' namun ia memilih abai dan akan mempercayakan semuanya kepada suami nya Chiko
" mmmm honney, lusa aku akan mengecek proyek tambang di luar kota, dan di sana sedikit minim jaringan jadi mungkin aku akan sulit menghubungi mu ?" ucap Chiko.
" berapa lama ?" tanya Indri
" 3 hari, itu paling lama " ucap Chiko lagi
" huffft mungkin aku akan merindukanmu " ucap Indri membuat Chiko yang mendengarnya mengerutkan keningnya.
" mungkin, kamu bilang. kau tau aku sudah stress membayangkan selama tiga hari tak bertemu denganmu sedangkan kamu berkata mungkin akan merindukanmu. ohh kau sungguh jahat honney " ucap Chiko mendramatis.
sedangkan Indri yang melihatnya begitu gemas dengan tingkah Chiko andai saja mereka saat ini mereka sedang tidak berada di restoran, mungkin Indri akan memeluk dan menggigit Chiko yang begitu menggemaskan di matanya.
" sayang, apa kamu tidak malu banyak mata yang sedang melihat kita " ucap Indri namun Chiko tidak memperdulikan itu semua
" mengapa aku harus berada di tengah tengah pasutri seperti ini, dan lebih parahnya mereka seperti tak menganggap ku ada " batin Chali miris, ia sejak tadi harus menyaksikan kebucinan pasangan di hadapannya itu.
__ADS_1
" tuan nona, saya pamit lebih dulu ada pekerjaan yang harus saya urus " ucap Chali beralasan. karena sungguh ia sudah tak tahan lagi jika harus bertahan lebih lama lagi di sana.
" iya, kamu hati hati ya " ucap Indri yang tengah menahan dirinya untuk tidak tertawa sebab saat ini wajah Chali terlihat memerah menahan rasa kesalnya.
" iya nona terimakasih " ucap Chali dan langsung beranjak dari duduknya
" eummm Chali ...!!" panggil Indri
" iya nona "
" sebaiknya kamu mencari kekasih biar tak menjadi hama lagi " ucap Indri yang lagi lagi membuat Chali kesal.
" honney, " panggil Chiko
" ya "
" aku ingin membayar tiga hari tak bertemu denganmu nanti " ucap Chiko berbisik dan segera menarik tangan Indri berlalu dari sana.
__ADS_1
.
.
.
sedangkan di negara lain terlihat seorang wanita cantik sedang berperang dengan pikirannya sendiri.
" sepertinya untuk pergi jauh darinya adalah keputusan terbaik " gumam Babby final dengan keputusannya. sejak kemarin ia berfikir akan kelanjutan hubungan nya dengan Kenzo. dan pada akhirnya ia memilih untuk pergi jauh daripada mempertahankan pernikahan nya.
karena sungguh Babby tidak ingin menghalangi kebahagiaan Kenzo, sedangkan Babby juga tidak akan mampu melihat pria yang di cintai nya bahagia bersama wanita lain, sebab itu ia memilih pergi jauh tanpa sepengetahuan dari siapapun baik itu Kenzo maupun keluarganya.
walaupun itu terasa sulit untuk menghilang dari jangkauan Kenzo apalagi keluarga nya tapi Babby akan mengusahakan itu semua semampunya.
" aku akan mempersiapkan semuanya dari sekarang " gumam Babby beranjak dan menuju ke walk in closet namun langkahnya terhenti saat ia berfikir.
" kalau aku membawa barang maka dengan mudah aku di temukan, sebaiknya aku mempersiapkan uang kes saja " gumamnya lagi dan tanpa membuang waktu ia langsung pergi menyelesaikan urusannya.
__ADS_1
namun di perjalanan ia kembali berfikir, jika dia mencairkan sejumlah uang maka ia akan dengan mudah pula di curigai.
" apa sebaiknya aku membeli perhiasan saja dan nanti aku bisa menjualnya jika kebutuhkan " gumam nya dan ia berfikir itu adalah pilihan yang tepat.