
" dokter bagaimana dengan istri saya ?" tanya Chiko khawatir.
" istri anda saat ini sudah tidak apa apa, begitu juga dengan bayinya " ucap dokter membuat Chiko terdiam dan sesaat kemudian
brak
Chiko langsung meninggalkan dokter tersebut dan membuka pintu dengan cukup keras, membuat Indri yang baru saja mau memejamkan matanya, terkejut dan menoleh pada sang pelaku.
tanpa mengatakan sepatah kata pun Chiko langsung memeluk dan mencium seluruh wajah Indri.
" stop it " ucap Indri karena Chiko terus mencimnya tanpa henti
__ADS_1
dan akhirnya Chiko menghentikan kegiatannya dan menatap dalam mata wanita nya yang kini sedang mengandung anaknya.
" sejak kapan kamu mengetahui kehamilan mu ?" tanya Chiko dengan suara lembutnya,
" seminggu yang lalu " ucap Indri yang sebenarnya malas menanggapi pertanyaan suaminya itu.
" kenapa kamu tidak mengatakannya padaku, apa aku sungguh tak berarti bagimu, kau pergi meninggalkan aku dan sekarang kau juga menyembunyikan kehamilan mu padaku, sebenarnya kamu menganggap ku sebagai apa ? " tanya Chiko yang mulai emosi mengingat Indri dengan mudahnya memutuskan untuk pergi darinya.
" cih , sepertinya ini kesialanku yang mau memilki hubungan dengan pria seperti mu ?" ucap Indri membuat Chiko menatap tajam dirinya.
" dengarkan baik baik tuan Chiko Sand Rodriguez, disini yang harus merasa tak berarti aku bukan kamu, kau mengatakan sedang menjalankan proyek di luar kota dan di sana sangat minim jaringan, aku hampir gila karena sangat merindukan mu dan karena handphone mu selalu tak pernah tersambung aku memutuskan untuk menyusulmu dan di perjalanan aku memikirkan perjalanan ku yang mungkin memakan waktu yang cukup lama aku memutuskan untuk membeli beberapa makanan di supermarket namun apa yang kulihat. aku justru sedang melihat Pria brengsek yang sedang kurindukan bersama dengan wanita lain."
__ADS_1
" aku bisa menjelaskan semuanya " potong Chiko yang mulai paham akar permasalahannya
" tidak jangan memotong ucapan ku Chiko " teriak Indri karena Chiko menyela ucapannya
" bahkan dengan romantis nya kalian di sana, wanita mana yang akan tinggal diam saat mengetahui suaminya memiliki istri lain dan istrinya itu sedang mengandung anaknya, aku sungguh sangat jijik padamu dan merasa sangat bodoh karena harus berada di tengah tengah rumah tangga orang lain dan karena aku tidak bisa melawan mu maka aku memilih untuk pergi darimu. namun sayangnya kau dengan cepat menemukan keberadaan ku dan kau sama sekali tidak minta maaf padaku justru kau memarahiku seolah akulah sumber masalahnya.
dan karena aku tidak ingin egois dan kau juga berhak mengetahui kehamilan ku, karena tak mau menunggu lama aku menyusul mu ke kantor dan ternyata aku bertemu dengan waniata itu, dia sungguh menyalut emosiku hingga aku ingin membuatnya sedikit terluka namun saat ia mengatakan kalau anak yang ia kandung bukanlah anakmu aku sungguh begitu muak Dengan semuanya termasuk dengan dirimu yang begitu bodoh di manfaatkan oleh nya. dan sekarang kau bertanya aku menganggap mu sebagai apa ?, Ake aku akan menjawabnya bagiku kau adalah pria yang sang... "
cup
" sudah cukup jangan di teruskan, sungguh aku minta maaf , seharusnya aku mengatakan semuanya padamu. aku tahu betul siapa wanita itu dan anak siapa yang ia kandung " Patong Chiko karena ia sungguh merasa begitu bersalah, sebenarnya ia ingin mengatakan semuanya pada Indri, namun Chiko tidak ingin wanitanya terlibat dalam masalah di dunia bawah nya. dan wanita yang bersamanya di supermarket itu adalah istri dari musuh bebuyutannya di dunia bawah. Chiko hanya akan mengikuti permainan musuhnya tanpa melibatkan Indri.
__ADS_1