
" Chiko !!!" teriak Indri saat melihat Chiko akan memukul sekertaris tuan Brown yang terlihat jauh dari kata baik.
" HONNEY " ucapa Chiko saat melihat Indri dan tanpa membuang waktunya ia segera beranjak ingin memeluk istrinya yang sudah sangat ia rindukan.
" STOP di sana " teriak Indri menghentikan langkah Chiko. karena jujur Indri begitu kesal saat melihat Chiko sebab bayang bayang ia jalan dengan seorang wanita hamil.
" kau tau, keluarga Brown sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan aku yang pergi meninggalkan mu " ucap Indri membuat Chiko terdiam di tempatnya.
Chiko kini menatap tajam kearah Indri membuat Indri sulit untuk menelan Saliva nya
" kenapa dia terlihat begitu marah, seharusnya kan aku yang marah " batin Indri Bingung.
" jangan pernah berpikir untuk pergi dariku honney " bisik Chiko dengan penuh penekanan
" dan kau pikir, kau bisa menjeratku ? " ucap Indri menantang wanita walau sebenarnya ia sedikit takut melihat Chiko yang saat ini sedang marah.
" kau tau betul, aku seperti apa honney " ucap Chiko dan langsung pergi dari sana dengan membawa Indri bersamanya.
#
" Babby !!" panggil kenzo yang baru saja masuk
__ADS_1
deg
" Kenzo " gumam Babby saat melihat kanzo
" Babby, ayo kita pulang " ajak Kenzo dengan Suara yang sangat lembut
" tidak, aku tidak mau pulang bersama mu " tolak Babby
" aku akan menjelaskan semuanya padamu, tapi tidak di sini " ucap Kenzo dan langsung menarik tangan wanitanya namun sebelum itu.
" Zio, bereskan semuanya " ucap nya dan berlalu dari sana
" Daddy, maafkan Nana dad " ucap Viona dengan suara tertahan
" , Nana bisa jelasin semuanya, tapi Nana mohon Daddy jangan dendam dengan Chiko sebab semua ini salah Nana " ucap Viona lagi.
" Daddy tau, itu sebabnya Daddy bertanya kenapa kamu menyembunyikan istri tuan Chiko, ?" ucap tuan Brown.
" Daddy, aku menyembunyikan mereka karena ..."
" Viona, aku tahu sebelumnya mommy dan Daddy sudah menjodohkan mu dengan dia, tapi itu sudah di batalkan saat kamu mengatakan tidak ingin di jodohkan dan sekarang ?"
__ADS_1
" Daddy, makanya dengarkan penjelasan Nana dulu " ucap Viona
" kalau begitu ceritakan Daddy akan mendengarkan nya " ucap tuan Brown dan Viona mulai menceritakan semuanya dari awal pertemuan mereka, penyebab Viona masuk rumah sakit sampai Indri dan Babby tinggal di mansion mereka.
" jadi sekarang Daddy tenang saja, semua kekacauan ini akan di selesaikan oleh bawahan tuan Chiko dan tuan Kenzo langsung " ucap Viona dan kini tuan Brown hanya manggut manggut saja.
" sulitnya percintaan anak muda " gumamnya
" oh ya, Nana besok mommy akan pulang bersama adikmu, jadi kita akan melakukan penyambutan untuk kepulangan mereka terutama adikmu yang manja itu " ucap tuan Brown
" ok siap Daddy, tapi Daddy Nana ingin semua masalah yang terjadi hari ini mommy tidak perlu tahu, ok ?" pinta Viona dengan manja membuat tuan Brown gemas dengan putri nya itu.
.
.
.
sedangkan Indri dan Chiko kini berada di dalam mansion milik Indri lebih tepatnya di dalam kamar mereka
" sudah kukatakan sejak awal, kau tidak di izinkan untuk pergi dari ku " ucap Chiko kini menatap tajam Indri
__ADS_1
" dan kau pikir, setelah aku tahu aku bukanlah satu satunya wanita di hidupmu, aku akan tetap setia berada di sisi mu ? hmmm tentu tidak, aku tahu sejak awal aku tidak bisa melawanku maka dari itu aku akan pergi jauh darimu !" ucap Indri dengan nafas yang memburu
" kau memang bukan wanita satu satunya di dalam hidupku " ucap Chiko dengan wajah datarnya.