
dua bulan kini telah berlalu, hubungan Chiko dan juga Indri kini sudah di ketahui oleh publik, dan keduanya berencana untuk segera menikah dalam waktu dekat ini.
" no Chiko, aku tidak ingin menikah di negara orang lain, aku hanya ingin menikah di negara kelahiranku INDONESIA " Ucap Indri menolak keras ajakan Chiko menikah di Amerika.
" baiklah kalau itu mau kamu, tapi ada satu syarat !" ucap Chiko
" apa syaratnya ?" tanya Indri
" aku ingin hari ini kita menikah walau hanya hitam di atas putih" ucap Chiko dan tanpa banyak berfikir Indri menytujui semua itu sedangkan Chiko sendiri ia tidak tahu mengapa dia ingin mengikat Indri dalam hubungan pernikahan hari ini juga dan ia merasa begitu khawatir akan kehilangan wanita yang di cintai nya.
setelah menandatangani surat pernikahan, Indri memilih untuk kembali ke mansion nya, untuk membereskan semua barang nya untuk pindah ke mansion Chiko sementara Chiko kembali ke kantor sebab tiba tiba ada meeting mendadak dengan rekan bisnisnya yang sudah empat tahun menjalani kerjasama tapi belum juga mengetahui wajahnya karena setiap kali ada pertemuan bisnis maka tangan kanannya lah yang akan mewakili nya dan hari ini tiba-tiba la meminta untuk melakukan pertemuan pribadi khusus mereka berdua tanpa membawa sekertaris.
" akhirnya selesai juga, " ucap Indri sambil melihat barang barang yang sudah ia siapkan untuk ia bawah.
drrt drrt drrt
" hallo Chali, ada apa ?" tanya Indri saat mengangkat telpon dari sekertaris nya Chali.
" kau jahat sekali nona dan aku sedang marah padamu " ucap Chali di balik telponnya
" hey apa yang kau katakan, aku tidak mengerti ?" tanya Indri bingung
__ADS_1
" nona apa kau sudah tidak membutuhkan ku lagi, sampai sampai hal yang begitu penting nona tidak meminta bantuan dariku bahkan tanpa memberitahu padaku " ucap Chali yang bisa Indri pastikan saat ini Chali sedang menangis .
" ohh astagah, baiklah Chali katakan apa yang harus aku lakukan agar kau tidak marah lagi padaku " ucap Indri saat mengetahui di mana arah pembicaraan Chali.
" tidak banyak, aku hanya ingin nona mentraktirku makan yang paling enak " ucap Chali dan sebenarnya Indri juga sudah tahu apa yang di inginkan sekertaris sekaligus temannya itu, yaitu makanan.
" baiklah, dengan senang hati, katakan makanan apa yang kamu inginkan ?" tanya Indri.
" aku ingin kita makan di resto xxxiz bintang lima, di sana ada menu baru dan aku ingin mencicipinya " ucap Chali semangat.
" oke, kita ke sana dan kamu tidak perlu menjemputmu, kita bertemu di sana saja." ucap Indri dan langsung di iyakan oleh Chali.
###
" Chiko, " ucap Chiko menerima uluran tangan Viona.
" uhmmm, tuan Chiko saya tidak suka berbasi basi jadi saya akan mengutarakan poit utama dari pertemuan kita ini " ucap Viona
" hmmm, katakan " ucap Chiko dingin saat menangkap ada sesuatu yang tidak beres dari pertemuan mereka ini.
" tuan Chiko, aku hanya ingin mengatakan kalau kita sudah di jodohkan..." ucap Viona terpotong saat seseorang mengantarkan makanan.
__ADS_1
" permisi tuan nyonya, ini pesanan nya " ucap seorang pelayan mengantarkan makanan
" terimakasih, kau bisa pergi " ucap Viona tanpa mengalihkan perhatian nya pada Chiko.
" apa aku bisa melanjutkan apa yang harus saya katakan ?" tanya Viona
" sebaiknya kita makan terlebih dahulu " ucap Chiko dan Viona menyetujui hal itu karena rasanya ia butuh energi yang cukup sebelum berbicara mengenai perjodohannya dengan Chiko sejak 4 tahun yang lalu.
" apa sekarang aku sudah bisa melanjutkannya ?" tanya Viona kembali setelah selesai makan
" maaf aku harus ke toilet dulu " ucap Chiko dan langsung beranjak dari sana
toilet
" aku rasa ini kerjaan mommy lagi, baiklah hari aku harus mengakhiri semua nya " gumam Chiko dan langsung keluar.
namun saat ia akan masuk ke dalam ruangan di mana ada Viona di sana Indri yang baru saja sampai di sana melihat Chiko dan karena ruang itu berdindingkan kaca jadi Indri melihat dengan jelas kalau Chiko sedang bersama dengan seorang wanita.
Indri diam diam mengikuti Chiko dan mencuri pendengaran apa yang Chiko bahas dengan wanita itu di dalam ruangan.
dan karena pintu yang tidak tertutup rapat sehingga Indri bisa mendengar apa yang di katakan mereka berdua di dalam.
__ADS_1
" jadi bagaimana dengan perjodohan kita " to the point Viona saat melihat Chiko masuk dan duduk di sana.
" aku sama sekali tidak keberatan dengan perjodohannya " ucap Chiko dan al itu di dengar jelas oleh Indri.