
" sudah cukup jangan di teruskan, sungguh aku minta maaf , seharusnya aku mengatakan semuanya padamu. aku tahu betul siapa wanita itu dan anak siapa yang ia kandung " Patong Chiko karena ia sungguh merasa begitu bersalah, sebenarnya ia ingin mengatakan semuanya pada Indri, namun Chiko tidak ingin wanitanya terlibat dalam masalah di dunia bawah nya. dan wanita yang bersamanya di supermarket itu adalah istri dari musuh bebuyutannya di dunia bawah. Chiko hanya akan mengikutil. permainan musuhnya tanpa melibatkan Indri.
" kalau begitu jelaskan semuanya padaku tanpa ada yang haru kau tutupi " ucap Indri menatap manik mata Chiko.
" dia Hellen, dia adalah istri rivalku George "
" sebelum aku bertemu denganmu, aku pernah di jebak oleh mereka dengan memberikan ku obat tidur, dan mereka mengaturnya seolah aku sudah melakukan hubungan dengan Hellen. tapi aku tahu betul, aku sama sekali tidak menyentuh dia walaupun saat itu tak sadarkan diri. dan saat aku pergi keluar kota, Hellen datang padaku dan mengatakan kalau dia sedang mengandung anakku, dan aku tahu betul dia berbohong dan menyuruh Jo untuk menyelidiki apa motif dia sebenarnya. dan tak membutuhkan waktu lama Jo mengirimkan informasi dan sesuai dugaan ku kalau semua ini merupakan rencana George untuk menyerang ku dari dalam."
" sudah cukup, aku sudah paham sampai di sini " ucap Indri memotong ucapan Chiko.
" peluk aku " ucap Indri manja dan tentu Chiko melakukan nya dengan senang hati.
" i Miss you, i Miss you so much" bisik Chiko
" me to " balas Indri mengencangkan pelukannya. Indri merasa bersalah karena tidak percaya dengan cinta suami nya.
__ADS_1
" tapi aku belum memaafkan mu " ucap Indri lalu melepas pelukannya.
" ohh honney, aku rasa aku sudah menjelaskan nya semua padamu" ucap Chiko
" keluar lah, aku masih malas melihat mu " usir Indri
" honney " panggil Chiko dengan wajah memelasny
" keluarlah, tapi jqngn coba coba kamu kamu pergi dari sini, kamu cukup keluar dan stand by di depan pintu sampai aku memanggil mu " ucap Indri lagi.
Chiko hanya menghela napasnya dan pergi di luar sesuai yang di inginkan wanitanya, dia tidak ingin Indri stres hanya karena keberadaan nya di sana, maka dari itu ia akan menuruti semua keinginan Indri selama ia bisa melakukannya.
" kau sungguh tidak mencintai ku lagi Chiko " gumam Indri terisak dan masih dapat di dengar oleh Chiko
sedangkan Chiko yang baru saja membuka pintu kini kembali lagi ke sisi ranjang Indri.
__ADS_1
" honney qpa maksudmu ? aku sungguh sangat mencintai mu dan kau tidak bisa menyangkalnya karena kamu bisa melihat nya sendiri sebesar apa cintaku padamu " ucap Chiko sambil menangkap wajah Indri yang sedang menangis.
Indri tidak menjawab Chiko sama sekali, dia hanya menangis bahkan sampai kejer.
" ohh honney, ini tidak akan bagus untuk bayi kita " ucap Chiko namun bukannya berhenti Indri malah mengeraskan suara nya.
huwaaaaa,
" kau sudah hiks tidak peduli hiks lagi dengan ku. hiks hiks kau hanya peduli dengan bayiku " ucap Indri lagi sambil tersesat karena ia sedang nangis kejer.
" ohh no honney, itu tidaklah benar. kalau begitu katakan apa yang harus aku lakukan agar kau senang dan percaya kalau aku begitu peduli dengan mu dan juga calon bayi kita " ucap Chiko dan benar saja Indri Langsung berhenti menangis
" temukan aku dengan kedua orang tuamu " ucap Indri menatap mata Chiko.
" hmmm apa itu perlu honney " tanya Chiko karena sejujurnya Chiko sedang perang dingin dengan mommy nya sebab mommynya lagi lagi menjodohkannya tanpa sepengetahuan dirinya dan untungnya wanita yang di jodohkan terakhir kali adalah sahabat kecilnya sehingga untuk membatalkan nya tidak susah. tapi tetap saja itu membuat Chiko marah.
__ADS_1
" hiks huwaaaaa, kau bohong " ucap Indri lagi kembali menangis'
" huffft baiklah, setelah keluar dari sini kita akan bertemu dengan mereka " ucap Chiko pada akhirnya mengalah dan tentunya Indri senang dengan hal itu