
hari ini adalah hari di mana keluarga Rodriguez akan berangkat ke Indonesia untuk mempersiapkan pernikahan Chiko dan juga Indri, namun di perjalanan menuju bandara mobil mereka di hadang beberapa mobil dan Chiko sudah tahu pasti siapa mereka.
untungnya Chiko sudah mengintisipasi dengan pengawalan ketat, dan saat ini mereka menggunakan 5 mobil dan yang menyerang mereka cukup banyak sekitar 15 mobil.
dor
dor
dor
mobil Chiko di tembak beberapa kali, untuk saja kaca mobil Chiko menggunakan anti peluru.
" Jo, lindungi mobil tengah " ucap Chiko pada Jo saat mereka menghentikan mobilnya di tempat yang jarang di lewati orang.
dan aksi baku tembak pun tak terelakkan, musuh yang begitu banyak membuat beberapa bawahan Chiko terluka, namun musuh pun sudah tumbang dari seperdua mereka semua.
" tuan, mereka memiliki persiapan yang sempurna untuk menyerang kita sedangkan kita saat ini sudah tidak memiliki persiapan senjata " ucap Jo membuat Chiko berpikir kembali untuk mengubah rencana awal untuk menyerang mereka dengan tangan kosong.
" Jo arahkan sebagai anak buahmu untuk menembak mobil kedua dari belakang, sepertinya di sanalah mereka menyimpan senjata " ucap Chiko lagi dan segera di laksanakan oleh Jo.
dor brog.
senjata yang di gunakan Jo untuk menembak mobil yang berisi senjata dan membuat apapun meledak hangus terbakar dan senjata itu di rancang oleh tuan Rodri sendiri sebagai lambang mafianya Black Fire.
dan benar saja saat peluru itu tepat mengenai sasaran, langsung meledak dan terbakar
__ADS_1
dengan saat yang sama pasukan musuh sudah kehabisan peluruh, dan saat itulah Chiko mulai memukul mereka dengan tangan kosong walau sebenarnya mereka masih memiliki beberapa peluruh lagi namun Chiko memilih untuk tidak menggunakan nya,
" Dika mommy tidak mau tahu, kamu harus menjemput secara langsung di bandara keluarga tuan Rodri calan mertua adikmu " ucap mommy Dika yang diakhir katanya ada senyum bahagia juga mengejek kearah Dika yang kembali menjomblo setelah pertunangannya di batalkan.
" ck.. mommy tidak perlu mengejekku, karena aku yakin sebentar lagi jodoh aku bakalan datang sendiri di sini " ucap Dika dan berlalu dari sana dengan hati dongkolnya.
mendengar putrinya mau menikah, mommy Dika tidak membuang-buang waktu nya ia langsung menyetujui nya dan mempersiapkan pernikahan putrinya dengan megah,
" mom, Indri baru saja menelpon. katanya mereka mungkin akan tiba di malam hari karena keberangkatannya di tunda beberapa jam " ucap Dika dengan tenang, namun jauh di lubuk hatinya ia merasakan kekhawatiran dan bertanya tanya, apa terjadi sesuatu dengan adiknya. namun pikirannya segera ia tepis jauh jauh.
" Dika, kenapa perasaan mommy tiba tiba tidak enak seperti ini, aku tiba-tiba mengkhawatirkan Indri sekarang. coba kamu telpon balik apa yang membuat mereka menunda keberangkatan nya " ucap mommy Dika
" di pagi hari Indri akan mual-mual maka dari itu mereka memutuskan untuk berangkat di siang hari, " jelas Dika dan mommy Dika langsung merasa tenang setelah mendengar nya dan dia memaklumi itu.
kini musuh di hadapan Chiko tinggal hitungan jari dan Chiko memberi kesempatan kepada siapapun yang mau bergabung dengan mereka makan akan di ampuni. dan semua sekutu yang tersisa memilih untuk bergabung dengan Chiko apalagi mereka sudah tidak yakin untuk memenangkan pertarungan ini bahkan sejak awal boss mereka tidak keluar dari mobil.
" kami akan ikut bersamamu, tapi apakah ucapan mu bisa di pegang ?" ucap salah satu musuh.
" tuan kami tidak pernah bermain main dengan ucapannya " ucap dingin Jo, ia sungguh tidak menyukai ada seseorang yang meragukan atasannya.
" baiklah kami akan bergabung dengan kalian" ucap mereka lagi sedangkan Chiko kini tersenyum miring .
" bodoh " gumam Jo bersmirik
black fire tidak pernah sekalipun mengampuni musuhnya apalagi memberikan kesempatan dengan bergabung dengan kelompok mereka.
__ADS_1
" George !!! sampai kapan kamu akan bersembunyi " teriak Chiko pada rivalnya.
" siapa yang bersembunyi ?" tanya George yang baru saja keluar dari salah satu mobil dengan angkuhnya.
" aku hanya sedang mempersiapkan kejutan untuk mu " ucap George lagi dengan senyum di wajahnya.
" apa kau sengaja mengulur waktu untuk memikirkan cara bagaimana kau akan lari dari sini ?" ejek Chiko karena ini bukan pertama kalinya George menyerang Chiko dan akan selalu berakhir George akan lari tanpa memperhatikan batang hidungnya.
" ck.. sepertinya kau sudah tidak sabar dengan kejutan nya. baiklah kalau begitu dalam hitungan ketiga kau akan melihatnya."
" 1....2..., apa kau siap ?" tanya George lagi sambil tersenyum menyebalkan ke arah Chiko
" kau sungguh cocok menjadi wanita George " ucap Chiko membuat George emosi dan
BOMM
BOOM
BOMM
BOOM
BOOM
kelima mobil milik Chiko meledak dan hal itu cukup membuat Chiko terkejut namun hanya sesaat.
__ADS_1
wuahahahahaahaha wuahahahahaahaha